SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER

Jurnal Ilmiah Manajemen dan AkuntansiJurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi

Manifestasi akuntabilitas finansial teratestasi suatu entitas korporat berpotensi difungsikan sebagai paradigma referensial demi optimalisasi performa korporat, yang menstimulasi interes para kapitalis transnasional untuk mengimplementasikan injeksi kapital. Demonstrasi finansial teratestasi berstandar kualitas superior akan menginstilasi konfidensi bagi segenap utilisator. Objektif primordial investigasi empiris ini ialah mendeterminasi signifikansi influensial dari variabel umur perusahaan, profitabilitas, ukuran perusahaan, serta solvabilitas, terhadap fenomena audit delay. Universe studi meliputi entitas konsumer non-siklikal sub-sektor pangan dan beveraj yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada interval temporal 2021-2024. Determinasi sampel via metodologi purposive sampling dengan parameter spesifik mengakuisisi 64 entitas. Investigasi ini mengaplikasikan analisis regresi linear multipel, diinstrumentasi oleh peranti lunak SPSS Versi 23. Konklusi analisis mengindikasikan: umur perusahaan tidak memiliki influens signifikan atas audit delay; profitabilitas (proksi return on assets) serta ukuran perusahaan (proksi firm size) mendemonstrasikan korelasi negatif signifikan; sementara solvabilitas (proksi debt to asset ratio) menunjukkan korelasi positif signifikan terhadap audit delay.

Sintesis final dari investigasi empiris ini mengkonklusikan bahwa tidak terdeteksi adanya influens signifikan dari Umur Perusahaan terhadap Audit Delay pada perusahaan Customer Non-Cyclicals Sub Sektor Food and Beverages di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024.Namun, teridentifikasi adanya determinasi kausal yang signifikan secara statistik dari variabel Profitabilitas terhadap Audit Delay, demikian pula dengan adanya influens signifikan dari Ukuran Perusahaan terhadap Audit Delay, serta terkonfirmasinya korelasi signifikan antara Solvabilitas terhadap Audit Delay dalam konteks dan periode yang sama.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kualitas audit (misalnya tingkat keahlian dan reputasi kantor akuntan publik) memoderasi pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, dan solvabilitas terhadap audit delay, sehingga memberikan pemahaman lebih mendalam tentang peran auditor dalam mempercepat pelaporan. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup periode lebih luas (misalnya 2015‑2025) dapat menguji dinamika temporal variabel‑variabel tersebut serta mengidentifikasi apakah perubahan regulasi atau kondisi makroekonomi mempengaruhi intensitas audit delay di sektor Food & Beverages. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti peran mekanisme tata kelola perusahaan, seperti komite audit, kepemilikan institusional, dan struktur kepemilikan, sebagai faktor penentu tambahan yang mungkin menjelaskan variasi audit delay di antara perusahaan dengan karakteristik keuangan serupa.

Read online
File size533.41 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test