STPI PAJAKSTPI PAJAK

Journal of Tax and BusinessJournal of Tax and Business

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 62 responden dan teknik analisis data menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan yang dibuktikan dengan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (6,812 > 2,000) dengan kontribusi pengaruh sebesar 43,6%. Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan yang dibuktikan dengan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (6,312 > 2,000) dengan kontribusi pengaruh sebesar 40,0%. Motivasi kerja dan gaya kepemimpinan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan yang dibuktikan dengan uji hipotesis diperoleh F hitung > F tabel atau (45,631 > 2,760) dan diperoleh persamaan regresi Y = 7,174 0,392X1 0,458X2 serta memiliki kontribusi pengaruh sebesar 60,7%.

Motivasi kerja dan gaya kepemimpinan masing‑masing memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi masing‑masing sebesar 43,6% dan 40,0%, serta secara simultan meningkatkan kinerja sebesar 60,7%.Analisis statistik menunjukkan nilai t hitung untuk motivasi (6,812) dan kepemimpinan (6,312) serta nilai F hitung (45,631) lebih besar daripada nilai kritis, menegaskan signifikansi temuan.Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan kedua faktor tersebut secara bersama‑sama untuk mengoptimalkan kinerja karyawan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana faktor budaya organisasi memediasi hubungan antara motivasi kerja, gaya kepemimpinan, dan kinerja karyawan pada industri makanan cepat saji. Penelitian tersebut dapat menguji apakah nilai‑nilai bersama, norma, dan iklim kerja di restoran mempengaruhi besarnya kontribusi motivasi dan kepemimpinan terhadap produktivitas. Selain itu, studi longitudinal yang melibatkan beberapa jaringan restoran cepat saji di berbagai wilayah dapat dilakukan untuk mengevaluasi konsistensi pengaruh motivasi dan kepemimpinan sepanjang waktu. Dengan mengumpulkan data secara berulang selama minimal satu tahun, peneliti dapat mengidentifikasi perubahan dinamis dan efek jangka panjang pada kinerja karyawan. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat membandingkan efek gaya kepemimpinan transformasional versus transaksional terhadap kinerja karyawan di lingkungan yang serupa. Pendekatan ini memungkinkan peneliti mengukur sejauh mana kepemimpinan yang berfokus pada inspirasi dan pemberdayaan menghasilkan peningkatan kinerja dibandingkan dengan kepemimpinan yang menekankan penghargaan berbasis hasil. Metode campuran (mixed‑methods) dengan wawancara mendalam dan survei kuantitatif dapat memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang mekanisme di balik temuan sebelumnya. Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis yang lebih spesifik bagi manajer restoran dalam merancang program motivasi dan pelatihan kepemimpinan yang sesuai dengan konteks lokal.

Read online
File size198.95 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test