UNILAUNILA
Jurnal Sylva LestariJurnal Sylva LestariThis study aimed to observe and compare the qualitative anatomical characteristics of compression (CW), lateral (LW), and opposite (OW) woods in the stem wood of Sumatran pine (Pinus merkusii) and Agathis (Agathis loranthifolia). The anatomical characteristics were observed using optical microscopy and scanning electron microscopy. CW showed a gradual transition from earlywood to latewood in both species, circular tracheid shape, many intercellular spaces, irregular tracheid tips, helical cavities, and slit-like bordered pits. CW of Sumatran pine showed an indistinct growth ring, while CW of Agathis showed a distinct growth ring. Helical ribs occurred only in CW of Sumatran pine. LW and OW showed an oval tracheid with an angular outline, regular tracheid arrangement, and tapered tracheid tips in both species. LW and OW showed mainly uniseriate bordered pits in Sumatran pine, while LW and OW of Agathis frequently showed multiseriate bordered pits. CW, LW, and OW showed fusiform and uniseriate rays in Sumatran pine, while those of Agathis showed uniseriate rays. In conclusion, CW showed distinctive qualitative anatomical characteristics to LW and OW in both species, while LW and OW mainly showed similar characteristics. In particular, there were considerably distinctive characteristics between CW from both species.
Compression wood of both species exhibited distinct qualitative anatomical characteristics compared to lateral and opposite woods, while the latter two generally showed similar features.Notably, differences were observed in compression wood between the two species.Specifically, Sumatran pines compression wood displayed an indistinct growth ring, whereas Agathiss compression wood showed a distinct growth ring.Furthermore, helical ribs were present only in the compression wood of Sumatran pine.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi hubungan antara karakteristik anatomis reaksi kayu pada Pinus merkusii dan Agathis loranthifolia dengan sifat fisik dan mekaniknya, sehingga dapat memprediksi potensi penggunaan kayu tersebut dalam industri. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam mengenai reaksi kayu pada berbagai spesies konifer tropis lainnya perlu dilakukan untuk memahami adaptasi pohon terhadap tekanan lingkungan dan mengembangkan strategi pengelolaan hutan yang lebih efektif. Terakhir, penelitian mengenai pengaruh teknik silvikultur terhadap pembentukan reaksi kayu pada kedua spesies ini dapat memberikan informasi berharga untuk mengurangi cacat kayu dan meningkatkan kualitas produk hutan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kerapatan tanam, pemupukan, dan pemangkahan.
| File size | 1.32 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN CURUPIAIN CURUP Hutan harus dikelola secara bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah sehingga terjaga kelestariannya, sementara masyarakat yang tinggal di sekitarnyaHutan harus dikelola secara bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah sehingga terjaga kelestariannya, sementara masyarakat yang tinggal di sekitarnya
IPBIPB Nilainya bervariasi dan menjadi daya tarik baru, salah satunya adalah keindahan gua GWUF. Secara keseluruhan, pengunjung menilai kualitas udara dan keindahanNilainya bervariasi dan menjadi daya tarik baru, salah satunya adalah keindahan gua GWUF. Secara keseluruhan, pengunjung menilai kualitas udara dan keindahan
UncenUncen mucronata mendominasi area tersebut dan memiliki indeks nilai penting (IVI) tertinggi. Pembangunan infrastruktur termasuk sarana transportasi (jembatanmucronata mendominasi area tersebut dan memiliki indeks nilai penting (IVI) tertinggi. Pembangunan infrastruktur termasuk sarana transportasi (jembatan
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Penelitian ini mengeksplorasi relasi antara pembangunan agraria skala besar, tingkat deforestasi, dan independensi otoritas Lembaga Masyarakat Adat (LMA)Penelitian ini mengeksplorasi relasi antara pembangunan agraria skala besar, tingkat deforestasi, dan independensi otoritas Lembaga Masyarakat Adat (LMA)
USUUSU Alasannya deforestasi di Taman Nasional Gunung Leuser berdampak buruk karena berdampak pada kerusakan hutan, bencana sosial hingga kemiskinan. Metode penelitianAlasannya deforestasi di Taman Nasional Gunung Leuser berdampak buruk karena berdampak pada kerusakan hutan, bencana sosial hingga kemiskinan. Metode penelitian
UMNUMN Kegiatan dilaksanakan dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung untuk memperkuat tanaman mangrove. Hasil yang diperoleh dari kegiatanKegiatan dilaksanakan dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung untuk memperkuat tanaman mangrove. Hasil yang diperoleh dari kegiatan
UPPRUPPR Dari analisis tersebut, empat strategi utama diidentifikasi, yaitu memanfaatkan kekuatan untuk mengoptimalkan peluang (SO), menggunakan kekuatan untukDari analisis tersebut, empat strategi utama diidentifikasi, yaitu memanfaatkan kekuatan untuk mengoptimalkan peluang (SO), menggunakan kekuatan untuk
UNTAGUNTAG Kearifan lokal memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, di mana masyarakat memiliki pengetahuan tradisional yang menjadiKearifan lokal memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, di mana masyarakat memiliki pengetahuan tradisional yang menjadi
Useful /
POLMEDPOLMED Pelatihan dan Workshop Inspeksi visual pengelasan di SMKS Bina Taruna 1 Medan bertujuan memberikan pemahaman dasar tentang metode inspeksi hasil pengelasanPelatihan dan Workshop Inspeksi visual pengelasan di SMKS Bina Taruna 1 Medan bertujuan memberikan pemahaman dasar tentang metode inspeksi hasil pengelasan
POLMEDPOLMED Kegiatan ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap upaya sekolah dalam mendukung program hemat energi, dengan memanfaatkan potensi energi matahariKegiatan ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap upaya sekolah dalam mendukung program hemat energi, dengan memanfaatkan potensi energi matahari
UncenUncen Penyebaran jenis mangrove di Waisai tidak merata. A. floridum hanya ditemukan di Moko; R. mucronata hanya ditemukan di kawasan Pelabuhan Wisata; sedangkanPenyebaran jenis mangrove di Waisai tidak merata. A. floridum hanya ditemukan di Moko; R. mucronata hanya ditemukan di kawasan Pelabuhan Wisata; sedangkan
USUUSU Akan tetapi sosialisasi yang diberikan di keluarga belum semuanya efektif karena kurangnya praktek langsung dalam menghadapi situasi nyata. Hasil penelitianAkan tetapi sosialisasi yang diberikan di keluarga belum semuanya efektif karena kurangnya praktek langsung dalam menghadapi situasi nyata. Hasil penelitian