ORLIORLI

Oto Rhino Laryngologica IndonesianaOto Rhino Laryngologica Indonesiana

Penggunaan anak panah dalam suatu kegiatan penyerangan yang dilakukan oleh satu individu atau kelompok orang, cukup sering terjadi di kota Palu. Cedera yang diakibatkan oleh anak panah tergolong dalam serangan berkecepatan rendah, namun dapat mengancam nyawa, terutama bila mengenai organ vital. Pendekatan tindakan bedah berbasis endoskopi adalah salah satu teknik dalam menangani cedera penetrasi pada area sinus paranasal. Tujuan: Untuk mendeskripsikan penatalaksanaan kasus unik di bidang THT. Laporan kasus: Pria 21 tahun didiagnosa dengan trauma penetrasi sinus etmoid akibat anak panah. Tindakan ekstraksi berhasil dilakukan dengan menggunakan pendekatan endoskopi. Pertanyaan klinis: Benda asing apa yang bisa menembus ke dalam sinus paranasal? Apakah penggunaan endoskopi merupakan pendekatan yang tepat untuk digunakan dalam kasus trauma tembus sinus paranasal? Metode: Penelusuran literatur lewat PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “benda asing, DAN “operasi sinus, DAN “anak panah. Hasil: Didapatkan 19 artikel, termasuk 4 laporan kasus tentang anak panah yang menembus ke dalam sinus paranasal. Kesimpulan: Penggunaan endoskopi dalam penanganan trauma tembus sinus ethmoid memberikan hasil yang baik.

Penggunaan endoskopi dalam penanganan trauma tembus sinus ethmoid memberikan hasil yang baik.Endoskopi memberikan pencahayaan yang jelas dan visualisasi yang baik pada sel-sel ethmoid, sehingga proses pengangkatan benda asing dapat dilakukan dengan aman dan minim invasif, dan memberikan hasil yang baik.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara pendekatan endoskopi dan pendekatan bedah konvensional dalam penanganan cedera penetrasi sinus paranasal. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan teknik endoskopi yang lebih efektif dan aman dalam menangani kasus-kasus serupa. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pencegahan dan manajemen cedera akibat anak panah, termasuk pengembangan protokol perawatan dan pelatihan bagi tenaga medis di daerah-daerah yang sering terjadi penyerangan menggunakan anak panah.

Read online
File size400.52 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test