OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerDiskusi merupakan metode pembelajaran yang terbukti efektif dari masa ke masa, diskusi merupakan sebuah cara untuk membuat seseorang berani mengutarakan hasil pemikiran atau mengemukakan pendapat. Dan dengan diskusi, pengetahuan akan tereksplor dari berbagai sudut pandang, tidak hanya satu arah saja. Dalam hal ini Allah Swt. Memerintahkan kita untuk selalu bermusyawarah dalam setiap perkara. Pondok Pesantren merupakan lembaga yang berfokus terhadap pembelajaran dan penerapan ajaran-ajaran Agama Islam, di dalam pondok pesantren banyak sekali metode pembelajaran yang diterapkan salah satunya Bahtsul Masaail. Bahtsul Masail merupakan forum yang disediakan oleh pondok pesantren untuk memfasilitasi para santri dalam membahas problematika yang berhubungan dengan hukum fikih. Bahtsul Masail sudah menjadi sebuah tradisi di pondok pesantren. KH. A. Idris Marzuqi pernah berpendapat: “yang termasuk perjuangan setelah melawan penjajah adalah berbahtsul masail. Dawuh beliau menjadi penguat dalam pelaksanaan Bahtsul Masail, tidak heran jika para santri sampai sekarang masih menyemarakkan kegiatan Bahtsul Masail. dalam kegiatan dunia Pondok Pesantren Musyawaroh adalah salah satu kegiatan eksta yang tidak dapat dipandang sebelah mata, karena peranya sangatlah penting dalam meningkatkat pemahaman Santri. Banyak sekali permasalahan-permasalahan yang di pecahkan melalui kegiatan Musyawaroh. Penelitian ini menjelaskan salah satu kegiatan tahunan yang ada di Pondok Pesantren Lirboyo Darussalam yaitu Bahtsul Masail Kubro, yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali dibawah naungan Lajnah Bahtsul Masail PP Darussalam.
Diskusi memungkinkan eksplorasi pengetahuan dari berbagai sudut pandang.Pondok Pesantren fokus pada pembelajaran dan penerapan ajaran Islam, dengan Bahtsul Masail sebagai salah satu metode pembelajarannya.Bahtsul Masail Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Darussalam dilaksanakan setiap dua tahun sekali untuk membahas problematika hukum fikih.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas Bahtsul Masail dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap hukum fikih dengan metode kuantitatif. Selain itu, perlu diteliti lebih dalam tentang dampak Bahtsul Masail terhadap kemampuan berpikir kritis santri. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran berbasis Bahtsul Masail untuk diterapkan di lembaga pendidikan formal.
| File size | 490.46 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ICJAMBIICJAMBI Pengambilan responden dengan menggunakan teknik random sampling yaitu penentuan sampel secara acak. Responden pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIIBPengambilan responden dengan menggunakan teknik random sampling yaitu penentuan sampel secara acak. Responden pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIIB
ICJAMBIICJAMBI Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang dilengkapi dengan coding. Didapatkan hasil validitas dari ke ketujuh jurnal tersebut sebesarInstrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang dilengkapi dengan coding. Didapatkan hasil validitas dari ke ketujuh jurnal tersebut sebesar
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka. Sebanyak 15 artikel relevan dipilih dan dianalisis untuk menentukan pengaruh modelMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka. Sebanyak 15 artikel relevan dipilih dan dianalisis untuk menentukan pengaruh model
UMBUMB Pelaksanaan proyek mencakup tiga kegiatan, yaitu seni tari, seni musik untuk melestarikan budaya Bengkulu, dan berkebun yang sesuai dengan latar belakangPelaksanaan proyek mencakup tiga kegiatan, yaitu seni tari, seni musik untuk melestarikan budaya Bengkulu, dan berkebun yang sesuai dengan latar belakang
OJSOJS Artikel ini membahas tentang strategi peningkatan kompetensi profesionalisme guru (pendidik) dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini dilatarbelakangi olehArtikel ini membahas tentang strategi peningkatan kompetensi profesionalisme guru (pendidik) dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
OJSOJS Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana skema Problem Based Learning (PBL) meningkatkan kapasitas siswa dalam mengatasi permasalahan sosial dengan menggunakanPenelitian ini mengeksplorasi bagaimana skema Problem Based Learning (PBL) meningkatkan kapasitas siswa dalam mengatasi permasalahan sosial dengan menggunakan
OJSOJS Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran bahasa Indonesia terhadap kemampuan membaca puisi. Sumber data yang digunakanTujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran bahasa Indonesia terhadap kemampuan membaca puisi. Sumber data yang digunakan
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD antara kelas yang diterapkan model Problem Based LearningHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD antara kelas yang diterapkan model Problem Based Learning
Useful /
MULIADARMAMULIADARMA Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dan verifikatif. Berdasarkan hasil pengujian di dapat kesimpulan bahwaPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dan verifikatif. Berdasarkan hasil pengujian di dapat kesimpulan bahwa
MULIADARMAMULIADARMA Kriteria responden yang dipilih adalah pria dan wanita yang berusia 20 sampai denngan 40 tahun yang menjadi pengikut aktif akun resmi pada aplikasi instagramKriteria responden yang dipilih adalah pria dan wanita yang berusia 20 sampai denngan 40 tahun yang menjadi pengikut aktif akun resmi pada aplikasi instagram
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Dengan adanya supervisi semacam ini, guru mampu menyusun rencana pembelajaran yang lebih terorganisir, terfokus pada kebutuhan siswa, dan tentu saja lebihDengan adanya supervisi semacam ini, guru mampu menyusun rencana pembelajaran yang lebih terorganisir, terfokus pada kebutuhan siswa, dan tentu saja lebih
OJSOJS Siswa dengan kategori sangat baik sudah memenuhi semua indikator, sedangkan siswa dengan kategori sangat rendah tidak mampu memenuhi semua indikator. KesulitanSiswa dengan kategori sangat baik sudah memenuhi semua indikator, sedangkan siswa dengan kategori sangat rendah tidak mampu memenuhi semua indikator. Kesulitan