UISUUISU
Jurnal Kedokteran Ibnu NafisJurnal Kedokteran Ibnu NafisPenyakit kardiovaskular (CVD) merupakan penyebab utama kematian secara global. Adanya program rehabilitasi jantung diharapkan mampu menurunkan angka kematian akibat CVD. Namun minimnya tingkat partisipasi akibat berbagai situasi menuntut adanya inovasi untuk menjangkau pasien lebih luas. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah pelaksanaan Home-Based Cardiac Rehabilitation (HBCR). Mengevaluasi manfaat dan potensi HBCR sebagai strategi rehabilitasi jantung yang efektif dan berkelanjutan. Studi ini menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses) untuk melakukan tinjauan sistematis. Kata kunci yang digunakan adalah cardiac rehabilitation AND (benefits OR outcomes OR effects). Artikel dikumpulkan dengan kriteria inklusi: artikel original, berbahasa Inggris, dan diterbitkan tahun 2022-2025. Lalu dieliminasi dengan kriteria eksklusi: akses terbatas dan terjadi pengulangan dari sumber yang berbeda. Dari hasil penelusuran didapatkan 1.107 artikel. Sebanyak 145 artikel dieksklusi karena pengulangan, 930 artikel karena PICO tidak sesuai, dan 8 artikel karena akses terbatas. Dari 24 artikel yang tersisa diketahui bahwa HBCR terbukti memberikan manfaat klinis seperti penurunan mortalitas dan angka rawat inap, serta peningkatan kapasitas fungsional, gaya hidup sehat, dan kualitas hidup. HBCR juga berkontribusi pada perbaikan kesehatan mental dan parameter biomedis, seperti tekanan darah, profil lipid, dan kadar glukosa darah. Kesimpulan: HBCR merupakan pendekatan rehabilitasi yang fleksibel dan efektif. Dengan penyesuaian program yang dipersonalisasi dan dukungan teknologi, HBCR dapat menjadi strategi rehabilitasi jantung yang komprehensif dan berkelanjutan.
Home-Based Cardiac Rehabilitation (HBCR) adalah pendekatan rehabilitasi yang fleksibel dan efektif.Program ini terbukti memberikan manfaat klinis seperti penurunan mortalitas dan angka rawat inap, serta peningkatan kapasitas fungsional, gaya hidup sehat, dan kualitas hidup.Dengan penyesuaian program yang dipersonalisasi dan dukungan teknologi, HBCR dapat menjadi strategi rehabilitasi jantung yang komprehensif dan berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi keberhasilan implementasi HBCR pada berbagai populasi pasien, termasuk perbedaan berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat keparahan penyakit, dan kondisi sosial ekonomi. Kedua, studi intervensi prospektif yang lebih besar dan terkontrol secara ketat diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat jangka panjang HBCR dan membandingkannya dengan program rehabilitasi jantung konvensional. Ketiga, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas berbagai modalitas teknologi, seperti aplikasi seluler, perangkat wearable, dan telerehabilitasi, dalam meningkatkan kepatuhan pasien, memantau progres, dan memberikan dukungan jarak jauh dalam program HBCR. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti yang lebih kuat untuk mendukung integrasi HBCR ke dalam praktik klinis dan meningkatkan hasil kesehatan pasien dengan penyakit kardiovaskular.
- Journal of Medical Internet Research - Effectiveness of a WeChat Mini Program–Based Intervention... jmir.org/2025/1/e66249Journal of Medical Internet Research Effectiveness of a WeChat Mini ProgramAeBased Intervention jmir 2025 1 e66249
- JMIR Cardio - Cardio4Health Study, a Cardiac Telerehabilitation Pilot Program Aimed at Patients After... doi.org/10.2196/44179JMIR Cardio Cardio4Health Study a Cardiac Telerehabilitation Pilot Program Aimed at Patients After doi 10 2196 44179
- JMIR Cardio - Outcomes of a Remote Cardiac Rehabilitation Program for Patients Undergoing Atrial Fibrillation... cardio.jmir.org/2023/1/e49345JMIR Cardio Outcomes of a Remote Cardiac Rehabilitation Program for Patients Undergoing Atrial Fibrillation cardio jmir 2023 1 e49345
| File size | 262.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSCIENCEITSCIENCE Auditor tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga berperan sebagai penjamin kualitas informasi keuangan yang disajikan oleh entitas. Auditor harusAuditor tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga berperan sebagai penjamin kualitas informasi keuangan yang disajikan oleh entitas. Auditor harus
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG 020) dengan penggunaan IUD. Ibu dengan pengetahuan kurang 3 kali lebih mungkin tidak menggunakan IUD, dan sikap negatif meningkatkan risiko 5,3 kali. Mayoritas020) dengan penggunaan IUD. Ibu dengan pengetahuan kurang 3 kali lebih mungkin tidak menggunakan IUD, dan sikap negatif meningkatkan risiko 5,3 kali. Mayoritas
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Di Dadok Tunggul Hitam, jumlah PUS tertinggi (8. 140), tetapi persentase peserta keluarga berencana (KB) tetap rendah yaitu 2,25%. Penelitian ini bertujuanDi Dadok Tunggul Hitam, jumlah PUS tertinggi (8. 140), tetapi persentase peserta keluarga berencana (KB) tetap rendah yaitu 2,25%. Penelitian ini bertujuan
UNMUHUNMUH Besar sampel diperhitungkan dengan menggunakan rumus slovin dengan confidence level 95% dan margin error 5% sehingga dibutuhkan 100 responden. Teknik pengambilanBesar sampel diperhitungkan dengan menggunakan rumus slovin dengan confidence level 95% dan margin error 5% sehingga dibutuhkan 100 responden. Teknik pengambilan
JURNALBIKESJURNALBIKES Penggunaan KB IUD di Indonesia tergolong rendah, tahun 2020 KB aktif IUD 6,55% dari target 25,9 % jika dibandingkan dengan metode kb yang lain. TujuanPenggunaan KB IUD di Indonesia tergolong rendah, tahun 2020 KB aktif IUD 6,55% dari target 25,9 % jika dibandingkan dengan metode kb yang lain. Tujuan
JURNALBIKESJURNALBIKES Penelitian dilakukan di Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan. Populasi dalam penelitian ini 100 orang. Jenis penelitian deskriptif dengan metode pengambilanPenelitian dilakukan di Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan. Populasi dalam penelitian ini 100 orang. Jenis penelitian deskriptif dengan metode pengambilan
JQWHJQWH Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di Pondok Pesantren Sukamiskin Bandung, dengan sampel sebanyak 52 responden yang dipilih menggunakanPopulasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di Pondok Pesantren Sukamiskin Bandung, dengan sampel sebanyak 52 responden yang dipilih menggunakan
JQWHJQWH Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional pada populasi ibu yang mempunyai balita sebanyak 56 ibu dan 16 kader posyandu.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional pada populasi ibu yang mempunyai balita sebanyak 56 ibu dan 16 kader posyandu.
Useful /
UISUUISU Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Subjek penelitian adalah mahasiswa kedokteran universitas islam SumateraJenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Subjek penelitian adalah mahasiswa kedokteran universitas islam Sumatera
JQWHJQWH Sebagian besar ibu nifas di PMB Kis Rita A. Keb Amadanom Dampit Kabupaten Malang mengalami tingkat kecemasan kategori kecemasan ringan sebanyak 13 respondenSebagian besar ibu nifas di PMB Kis Rita A. Keb Amadanom Dampit Kabupaten Malang mengalami tingkat kecemasan kategori kecemasan ringan sebanyak 13 responden
JQWHJQWH Pesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada remaja ditunjukkan dengan meningkatnya minat terhadap seks. Hal ini terlihat dari perilaku pacaran remaja yangPesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada remaja ditunjukkan dengan meningkatnya minat terhadap seks. Hal ini terlihat dari perilaku pacaran remaja yang
JQWHJQWH Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-1 tahun sebanyak 36 orang, dan sampelnya adalah seluruh populasi. Teknik samplingPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-1 tahun sebanyak 36 orang, dan sampelnya adalah seluruh populasi. Teknik sampling