JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthPesatnya pertumbuhan dan perkembangan pada remaja ditunjukkan dengan meningkatnya minat terhadap seks. Hal ini terlihat dari perilaku pacaran remaja yang semakin mengarah pada perilaku seksual yang berisiko. Remaja perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai proses reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis perbedaan efektivitas diskusi kelompok dan penyuluhan pendidikan seksual terhadap perubahan persepsi tentang perilaku seksual siswi. Studi eksperimental menggunakan pre-post test with control group design yang dilakukan terhadap siswi kelas XII IPA. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling, sehingga didapatkan 48 responden yang terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok diskusi, kelompok penyuluhan, dan kelompok kontrol yang masing-masing n=16. Analisis data yang digunakan adalah statistika non-parametrik dengan uji Wilcoxon, Kruskal-Wallis dan Mann Whitney dengan α = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan pada kelompok yang diintervensi dengan metode diskusi kelompok dan penyuluhan (p < 0,05), namun tidak terdapat perubahan persepsi pada kelompok intervensi (p > 0,05).
Terdapat perbedaan pengetahuan terkait seksualitas yang bermakna pada kelompok yang diintervensi berupa pendidikan seksual dengan metode diskusi kelompok dan penyuluhan.Tidak terdapat perbedaan persepsi tentang perilaku seksual yang bermakna pada kelompok yang diintervensi berupa pendidikan seksual dengan metode diskusi kelompok dan penyuluhan.Tidak terbukti adanya perbedaan efektivitas antara diskusi kelompok dan penyuluhan pendidikan seksual terhadap perubahan persepsi tentang perilaku seksual siswi SMAN 1 Kandat.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi persepsi remaja tentang perilaku seksual, seperti pengaruh teman sebaya, keluarga, dan media sosial. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi pendidikan seks yang lebih komprehensif dan kontekstual, dengan mempertimbangkan karakteristik budaya dan sosial remaja di Indonesia. Penelitian lebih lanjut juga dapat menguji efektivitas metode intervensi yang menggabungkan diskusi kelompok dan penyuluhan, serta melibatkan partisipasi aktif dari orang tua dan guru. Studi longitudinal diperlukan untuk melacak perubahan persepsi dan perilaku seksual remaja dalam jangka waktu yang lebih panjang, serta mengidentifikasi faktor-faktor protektif dan risiko yang berperan dalam perilaku seksual yang aman dan bertanggung jawab. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan akurat untuk merumuskan kebijakan dan program pendidikan seks yang efektif bagi remaja di Indonesia, sehingga dapat mengurangi risiko perilaku seksual berisiko dan meningkatkan kesehatan reproduksi remaja.
| File size | 470.25 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JCEHJCEH Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan kesiapan kader kesehatan remaja melalui pendidikan kesehatan reproduksi berbasisProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan kesiapan kader kesehatan remaja melalui pendidikan kesehatan reproduksi berbasis
JCEHJCEH Dianjurkan untuk memperkuat edukasi kesehatan reproduksi dan intervensi berbasis teman sebaya di Puskesmas. Perilaku seksual berisiko pada remaja di PuskesmasDianjurkan untuk memperkuat edukasi kesehatan reproduksi dan intervensi berbasis teman sebaya di Puskesmas. Perilaku seksual berisiko pada remaja di Puskesmas
JCEHJCEH Metode evaluasi mencakup observasi partisipasi, diskusi, dan penilaian peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatanMetode evaluasi mencakup observasi partisipasi, diskusi, dan penilaian peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan
UNBITAGOUNBITAGO Kajian ini menunjukkan bahwa perilaku seksual remaja berada pada tingkat yang mengkhawatirkan, terutama terkait peningkatan kasus infeksi menular seksualKajian ini menunjukkan bahwa perilaku seksual remaja berada pada tingkat yang mengkhawatirkan, terutama terkait peningkatan kasus infeksi menular seksual
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Namun, keterlibatan mereka dalam advokasi dan evaluasi masih minim. Disarankan agar sekolah menyediakan ruang konseling dan melibatkan tenaga terlatih.Namun, keterlibatan mereka dalam advokasi dan evaluasi masih minim. Disarankan agar sekolah menyediakan ruang konseling dan melibatkan tenaga terlatih.
4141 Metode penyuluhan dilakukan dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami dampak pernikahan dini dan langkah-langkahMetode penyuluhan dilakukan dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami dampak pernikahan dini dan langkah-langkah
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Setelah kegiatan, lebih dari separuh peserta memiliki pengetahuan cukup. Hasil pre‑post menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dan cukup serta penurunanSetelah kegiatan, lebih dari separuh peserta memiliki pengetahuan cukup. Hasil pre‑post menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dan cukup serta penurunan
JQWHJQWH Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reabilitas dengan nilai koefisien cronbachs alpha 0,93, dan menggunakanInstrumen penelitian terdiri dari kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reabilitas dengan nilai koefisien cronbachs alpha 0,93, dan menggunakan
Useful /
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sooko Kabupaten Mojokerto. Metode penyampaian materi dilakukan menggunakan teknik wawancara,Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sooko Kabupaten Mojokerto. Metode penyampaian materi dilakukan menggunakan teknik wawancara,
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Peningkatan Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Virus melalui Mencuci Tangan telah dilaksanakan di TK Al-Burhan.Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Peningkatan Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Virus melalui Mencuci Tangan telah dilaksanakan di TK Al-Burhan.
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini menemukan cara kedua tokoh tersebut membangun otoritas keagamaannya melalui media baru. Ali Jum`ah membangun otoritas keagamaannya melaluiPenelitian ini menemukan cara kedua tokoh tersebut membangun otoritas keagamaannya melalui media baru. Ali Jum`ah membangun otoritas keagamaannya melalui
LMULMU Fungsi utama alat RFID reader adalah sebagai sensor penerima informasi dari alat yang diberi label khusus yaitu RFID Label. RFID Label mengirimkan informasiFungsi utama alat RFID reader adalah sebagai sensor penerima informasi dari alat yang diberi label khusus yaitu RFID Label. RFID Label mengirimkan informasi