JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthBerdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua tahun 2017, masalah gizi buruk pada bayi dan balita berusia 0-23 bulan mencapai 3,1%. Stimulasi pada masa bayi sangat penting untuk mencapai pertumbuhan yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Experimental Design dengan pre dan post test serta Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 30 bayi berusia 3-6 bulan, dengan 15 bayi sebagai kelompok eksperimen dan 15 bayi sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat bayi berpengaruh terhadap perubahan berat badan bayi berusia 3-6 bulan (P value = 0,000), yang berarti P value < ɑ. Hal ini menunjukkan bahwa pijat bayi dapat menjadi intervensi dalam mengoptimalkan pertumbuhan anak.
Berdasarkan penelitian mengenai efektivitas pijat bayi terhadap perubahan berat badan bayi berusia 3-6 bulan di Posyandu Deho, wilayah kerja Puskesmas Hamadi Jayapura tahun 2019, dapat disimpulkan bahwa pijat bayi efektif terhadap perubahan berat badan rata-rata 376 gram pada bayi usia 3-6 bulan di Posyandu Deho Tahun 2019.Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa perubahan berat badan bayi usia 3-6 bulan pada kelompok eksperimen (yang melakukan pijat bayi) secara keseluruhan adalah 100%.Ada perbedaan rata-rata kenaikan berat badan sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Hasil uji t menunjukkan nilai P value = 0,000, yang berarti P value < ɑ.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat bayi efektif dalam meningkatkan perubahan berat badan bayi berusia 3-6 bulan di Posyandu Deho, wilayah kerja Puskesmas Hamadi Jayapura tahun 2019.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Meneliti lebih lanjut tentang efek-efek fisiologis yang dihasilkan dari pemberian pijat bayi, khususnya pada peningkatan berat badan dan pertumbuhan bayi.. 2. Menambah variabel yang berhubungan dengan pijat bayi, seperti frekuensi dan durasi pijat, serta menambahkan kelompok umur bayi yang lebih luas.. 3. Melakukan penelitian dengan sampel yang lebih banyak untuk memperkuat hasil dan kesimpulan penelitian.
| File size | 151.48 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Kondisi di Indonesia berdasarkan data Studi Status Gizi Balita di Indonesia (SSGBI) 2019 masih tergolong tinggi, dimana prevalensi stunting sebesar 27,67%.Kondisi di Indonesia berdasarkan data Studi Status Gizi Balita di Indonesia (SSGBI) 2019 masih tergolong tinggi, dimana prevalensi stunting sebesar 27,67%.
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Saran bagi peneliti selanjutnya untuk lebih mendalami dan menambah variabel agar lebih variatif. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikanSaran bagi peneliti selanjutnya untuk lebih mendalami dan menambah variabel agar lebih variatif. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas Sako Palembang, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian imunisasi dasarBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas Sako Palembang, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian imunisasi dasar
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Bayi tanpa stimulasi massage berisiko mengalami keterlambatan perkembangan atau perkembangannya tidak sesuai dengan usianya karena kurangnya stimulus atauBayi tanpa stimulasi massage berisiko mengalami keterlambatan perkembangan atau perkembangannya tidak sesuai dengan usianya karena kurangnya stimulus atau
UMSBUMSB Upaya program imunisasi merupakan salah satu program pemerintah dalam mencegah penyakit melalui pemberian kekebalan tubuh. Dasar utama pelayanan kesehatanUpaya program imunisasi merupakan salah satu program pemerintah dalam mencegah penyakit melalui pemberian kekebalan tubuh. Dasar utama pelayanan kesehatan
UMSBUMSB Tujuan: Menilai efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur pada bayi usia 3‑12 bulan di Klinik wilayah Kota Bogor pada tahun 2022. Metodologi: PenelitianTujuan: Menilai efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur pada bayi usia 3‑12 bulan di Klinik wilayah Kota Bogor pada tahun 2022. Metodologi: Penelitian
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan dapat disebabkan masih kurang pemahaman masyarakat bahwa pentingnya pemberian ASI eksklusif kepadaRendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan dapat disebabkan masih kurang pemahaman masyarakat bahwa pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Meskipun dianggap masalah mereka hanya menganggapnya sebagai masalah kecil. Padahal, masalah tidur dapat menganggu pertumbuhan bayi, menyebabkan fungsiMeskipun dianggap masalah mereka hanya menganggapnya sebagai masalah kecil. Padahal, masalah tidur dapat menganggu pertumbuhan bayi, menyebabkan fungsi
Useful /
UNSADAUNSADA Hasil dari observasi menyatakan bahwa modul penunjang berbahasa Indonesia berdampak dalam membantu pembelajaran siswa. Buku ajar Minna no Nihongo IntermediateHasil dari observasi menyatakan bahwa modul penunjang berbahasa Indonesia berdampak dalam membantu pembelajaran siswa. Buku ajar Minna no Nihongo Intermediate
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Dari segi output, jumlah kasus yang diterima di Puskesmas X lebih sedikit dibandingkan puskesmas Y yang baru aktif tiga bulan terakhir, dan response timeDari segi output, jumlah kasus yang diterima di Puskesmas X lebih sedikit dibandingkan puskesmas Y yang baru aktif tiga bulan terakhir, dan response time
JQWHJQWH Pengetahuan tentang perkembangan anak serta memiliki keterampilan dalam menstimulasi mengenai kebutuhan anak pada setiap tahapan perkembangannya, agarPengetahuan tentang perkembangan anak serta memiliki keterampilan dalam menstimulasi mengenai kebutuhan anak pada setiap tahapan perkembangannya, agar
JQWHJQWH Hasil uji regresi logistic menunjukkan adapengaruh pengetahuan terhadap sikap WUS dalam menggunakan kontrasepsi AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas PesantrenHasil uji regresi logistic menunjukkan adapengaruh pengetahuan terhadap sikap WUS dalam menggunakan kontrasepsi AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Pesantren