UNIPASBYUNIPASBY

EMBRIO: Jurnal KebidananEMBRIO: Jurnal Kebidanan

Pertumbuhan merupakan perubahan yang bersifat kuantitatif, yaitu dengan bertambahnya jumlah, ukuran, dimensi pada sel, organ maupun individu. Saat ini Indonesia masih terdapat masalah gizi, salah satunya adalah stunting atau tubuh pendek. Kondisi di Indonesia berdasarkan data Studi Status Gizi Balita di Indonesia (SSGBI) 2019 masih tergolong tinggi, dimana prevalensi stunting sebesar 27,67%. Pada bulan Juni 2022, dilakukan survey dan pendataan balita yang ada di Desa Krembung, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo didapatkan data sebanyak 20 balita mengalami stunting. Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu posyandu di Desa Krembung, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo tentang Optimalisasi Balita dengan Baby Massage.

Kenaikan berat badan sangat signifikan dengan adanya pemijatan pada bayi.Peningkatan berat badan normal bayi usia 3-5 bulan adalah 500- 800 gram/bulan, sedangkan usia 6-12 bulan adalah 200-400 gram (Mohamed, 2022).Pemberian treatment pijat bayi adalah suatu bentuk treatment alternative terbaik dan murah dalam upaya menaikkan berat badan bayi secara optimal sehingga menambah bobot bayi dan meningkatkan tumbuh kembang anak dikemudian hari (Zulfiana, 2022).Pijat bayi secara rutin memang berguna untuk mempertahankan kesehatan bayi, apalagi karena pijat bayi murah, mudah dan sudah biasa dilakukan diindonesia sehingga bukan merupakan hal yang baru bagi kultur kita (Cahya Rosida et al.Pijat bayi mempunyai efek biokimia dan efek fisik atau klinis bagi tumbuh kembang bayi (Months et al.Terdapat dua aspek dalam tubuh bayi yang dipengaruhi ketika pemijatan berlangsung yaitu.) menanamkan rasa percaya diri,bebas dan aman serta seimbang.b) menanamkan kepercayaan antara orang tua dan anak, c) mengurangi hormone kortisol atau pemicu stress dalam aliran darah atau menjaga kestabilan selama pemijatan, d) merangsang produksi hormone endokrin (Pereda rasa sakit) sehingga menimbulkan rasa nyaman pada bayi, e) menjaga kedekatan antara orang tua dan bayi lewat kontak fisik.2) Aspek Fisik meliputi, a) melancarkan pencernaan dan pembuangan sehingga bayi terangsang untuk menyusu dengan baik, b) menghindari sembelit, kolik, diare, c) meningkatkan pertumbuhan dan pertimbangan bayi, d) meningkatkan hormone hormone pertumbuhan yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary, e) melancarkan aliran darah dalam tubuh sehingga timbul rasa hangat pada tangan dan kaki.f) merileksasi otot otot dan melenturkan persendian terutama saat bayi meregangkan tubuh untuk memulai lebih banyak Gerakan fisik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar penelitian selanjutnya dapat fokus pada dampak jangka panjang dari terapi pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, studi komparatif antara terapi pijat bayi dengan metode lain dalam meningkatkan berat badan bayi juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian tentang efektivitas terapi pijat bayi dalam mencegah stunting pada anak-anak di berbagai wilayah Indonesia dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya penanggulangan stunting secara nasional.

Read online
File size656.67 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test