POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan IlmiahNASUWAKES: Jurnal Kesehatan IlmiahPada tahap pertumbuhan bayi, menjaga kualitas tidur merupakan hal yang harus diperhatikan mengingat pentingnya proses tidur bagi pertumbuhan dan perkembangan rotaknya. Pijat bayi dengan minyak 2025 merupakan salah satu cara yang menyenangkan untuk membuat kualitas tidur bayi menjadi lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pijat bayi dengan minyak 2025 terhadap kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan di TPMB Roslina Kecamatan Samudera tahun 2025. Metode penelitian ini adalah Quasy Eksperiement dengan rancangan two grup pre test and post test. Kegiatan penelitian dilakukan pada bulan November sampai Oktober 2025. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 bayi usia 3-12 bulan. Teknik sample yang digunakan yaitu purposive sampling dan didapat 30 Responden. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Dari hasil statistik menunjukkan peningkatan kualitas tidur, pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (±4,00>±3,00). Hasil uji statistik menunjukkan p‑value 0,000 > 0,05 maka, kesimpulannya terdapat Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 Bulan Di TPMB Roslina Kecamatan Samudera Tahun 2025. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk lebih mendalami dan menambah variabel agar lebih variatif.
Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan pijat bayi dengan minyak Serzai maupun baby oil terhadap peningkatan kualitas tidur pada bayi berusia 3‑12 bulan (p = 0,001).Sebelum intervensi, 90 % bayi mengalami masalah tidur, namun setelah diberikan pijatan kualitas tidur meningkat secara signifikan.Hasil ini mengindikasikan bahwa pijat bayi dapat menjadi intervensi yang efektif untuk memperbaiki pola tidur pada bayi usia tersebut.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek jangka panjang pemberian pijat bayi dengan minyak Serzai secara rutin selama 12 bulan terhadap kualitas tidur dan perkembangan motorik anak; membandingkan efektivitas berbagai minyak esensial, seperti Serzai versus lavender, dalam meningkatkan kualitas tidur bayi melalui percobaan terkontrol; serta mengevaluasi program pelatihan berbasis komunitas bagi tenaga kesehatan dalam menerapkan pijat bayi, dengan mengukur dampaknya terhadap kualitas tidur bayi serta kepuasan orang tua dalam konteks layanan posyandu.
| File size | 282.9 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara hiperemesis gravidarum dan berat badan lahir bayi di RSUD Haji Makassar. DariPenelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara hiperemesis gravidarum dan berat badan lahir bayi di RSUD Haji Makassar. Dari
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Tinggi badan ibu merupakan faktor yang paling dominan dalam hubungannya dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil dari analisis data dan pembahasan dalamTinggi badan ibu merupakan faktor yang paling dominan dalam hubungannya dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil dari analisis data dan pembahasan dalam
DINASTIREVDINASTIREV Meskipun didukung oleh pedoman teknis yang baku serta sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, namun masih terdapat beberapa hambatan mencakup keterbatasanMeskipun didukung oleh pedoman teknis yang baku serta sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, namun masih terdapat beberapa hambatan mencakup keterbatasan
STIKMKSSTIKMKS Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun transparanMetode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun transparan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sampel berjumah 52 balita wasting yang dibagi dua kelompok yaitu intervensi dan kontrol dengan menggunakan metode simple random sampling. Analisis dataSampel berjumah 52 balita wasting yang dibagi dua kelompok yaitu intervensi dan kontrol dengan menggunakan metode simple random sampling. Analisis data
MAHARDIKAMAHARDIKA Analisis statistik menunjukkan usia ibu dan jarak kehamilan menunjukkan hubungan signifikan (p=0,011 dan p=0,019), sedangkan paritas tidak berpengaruhAnalisis statistik menunjukkan usia ibu dan jarak kehamilan menunjukkan hubungan signifikan (p=0,011 dan p=0,019), sedangkan paritas tidak berpengaruh
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Persentase kematian neonatal pada BBLR pada tahun 2019 di Indonesia sebanyak 35,3%. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadianPersentase kematian neonatal pada BBLR pada tahun 2019 di Indonesia sebanyak 35,3%. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadian
AKPERFATMAWATIAKPERFATMAWATI Penting bagi perawat untuk memberikan edukasi agar ibu terampil dan percaya diri dalam merawat bayinya di rumah serta meningkatkan berat badan bayi selamaPenting bagi perawat untuk memberikan edukasi agar ibu terampil dan percaya diri dalam merawat bayinya di rumah serta meningkatkan berat badan bayi selama
Useful /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING The research was conducted at SDN Keumuneng Hulu Kab. East Aceh, Nanggoroeh Aceh Darussalam Province. The research subjects were students in grades 1 toThe research was conducted at SDN Keumuneng Hulu Kab. East Aceh, Nanggoroeh Aceh Darussalam Province. The research subjects were students in grades 1 to
MAHARDIKAMAHARDIKA Data primer diperoleh menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari register kohort Antenatal Care. Data dikumpulkan selama periode MaretData primer diperoleh menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari register kohort Antenatal Care. Data dikumpulkan selama periode Maret
MAHARDIKAMAHARDIKA Sampel penelitian adalah seluruh populasi pasien yang telah menjalani kemoterapi dan mengalami mual di Rumah Sakit Mitra Plumbon, dengan jumlah total 54Sampel penelitian adalah seluruh populasi pasien yang telah menjalani kemoterapi dan mengalami mual di Rumah Sakit Mitra Plumbon, dengan jumlah total 54
MAHARDIKAMAHARDIKA Analisis data dilakukan secara bivariat dan univariat menggunakan uji Wilcoxon signed rank. Hasil: Rata-rata kadar besi sebelum perlakuan adalah 0,126Analisis data dilakukan secara bivariat dan univariat menggunakan uji Wilcoxon signed rank. Hasil: Rata-rata kadar besi sebelum perlakuan adalah 0,126