UMSBUMSB
Menara MedikaMenara MedikaLatar belakang: Kualitas tidur yang baik sangat penting bagi pertumbuhan bayi karena tidur merupakan stimulus bagi proses tumbuh kembang otak; saat tidur otak mengeluarkan 75% hormon pertumbuhan yang merangsang pertumbuhan jaringan. Pijat bayi memberikan rangsangan taktil pada kulit bayi yang dapat meningkatkan sekresi hormon serotonin, yang selanjutnya menghasilkan melatonin berperan dalam memperpanjang dan memperdalam tidur malam. Tujuan: Menilai efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur pada bayi usia 3‑12 bulan di Klinik wilayah Kota Bogor pada tahun 2022. Metodologi: Penelitian quasi‑experiment dengan desain pretest‑posttest control group, melibatkan 30 bayi (15 intervensi, 15 kontrol) yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner; data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann‑Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pada intensitas kualitas tidur sebelum dan sesudah pijat bayi (p = 0,001). Diskusi: Pijat bayi berpengaruh positif terhadap kualitas tidur bayi usia 3‑12 bulan, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai pilihan non‑farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur pada bayi.
Penelitian menunjukkan bahwa pijat bayi secara signifikan meningkatkan kualitas tidur pada bayi usia 3–12 bulan, terbukti dari perbedaan rata‑rata skor tidur yang naik dari 1,80 menjadi 4,47 pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tetap rendah (1,93).Selisih rata‑rata (mean) sebesar 2,54 dengan nilai p = 0,001 mengindikasikan keberhasilan intervensi.Oleh karena itu, pijat bayi dapat dipertimbangkan sebagai metode non‑farmakologis yang efektif untuk memperbaiki kualitas tidur bayi.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbedaan efek pijat bayi menggunakan berbagai jenis minyak esensial, seperti lavender versus minyak kelapa, terhadap kualitas tidur untuk menentukan minyak mana yang paling efektif dalam meningkatkan produksi melatonin. Selain itu, dilakukan studi longitudinal yang mengikuti bayi dari usia 0 hingga 12 bulan dengan pijat teratur, untuk menilai dampak jangka panjang pada pola tidur serta perkembangan kognitif dan motorik, sehingga dapat diketahui apakah manfaat pijat berkelanjutan atau bersifat sementara. Selanjutnya, diperlukan penelitian eksperimental untuk menentukan frekuensi dan durasi optimal sesi pijat (misalnya 10 menit vs 30 menit, dua kali seminggu vs tiga kali seminggu) agar rekomendasi praktis berbasis bukti dapat diberikan kepada orang tua dan tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas tidur bayi secara konsisten.
| File size | 485.62 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMMANUNIMMAN Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan penyedia layanan kesehatan menjadi kunci untuk mengatasi hambatan tersebut. Sebagai kesimpulan, inovasiKolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan penyedia layanan kesehatan menjadi kunci untuk mengatasi hambatan tersebut. Sebagai kesimpulan, inovasi
RCF INDONESIARCF INDONESIA Manajemen sumber daya manusia merupakan serangkaian aktivitas yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dalam pengelolaanManajemen sumber daya manusia merupakan serangkaian aktivitas yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dalam pengelolaan
LP3MZHLP3MZH Pertama, fungsi pengawasan adalah untuk menilai apakah pengendalian manajemen telah cukup memadai dan dilaksanakan secara efektif, apakah laporan yangPertama, fungsi pengawasan adalah untuk menilai apakah pengendalian manajemen telah cukup memadai dan dilaksanakan secara efektif, apakah laporan yang
STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH Partisipan terdiri dari delapan ibu yang memiliki anak usia 1–5 tahun dengan diagnosis stunting dan TB, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkanPartisipan terdiri dari delapan ibu yang memiliki anak usia 1–5 tahun dengan diagnosis stunting dan TB, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan
UINGUSDURUINGUSDUR Salah satu tantangan utama umat Islam, khususnya di Indonesia, adalah kemiskinan yang dapat diatasi melalui pemberdayaan lembaga zakat secara profesional.Salah satu tantangan utama umat Islam, khususnya di Indonesia, adalah kemiskinan yang dapat diatasi melalui pemberdayaan lembaga zakat secara profesional.
UMSBUMSB Diharapkan penelitian ini dapat memberikan edukasi kepada ibu hamil bahwa rumput laut sebagai hasil kearifan lokal yang ada di Kota Tual dapat dapat digunakanDiharapkan penelitian ini dapat memberikan edukasi kepada ibu hamil bahwa rumput laut sebagai hasil kearifan lokal yang ada di Kota Tual dapat dapat digunakan
UMSBUMSB Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif antara kinerja perawat yang baik dan kepuasan pasien, namun masih terdapat ruang untuk perbaikan padaHasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif antara kinerja perawat yang baik dan kepuasan pasien, namun masih terdapat ruang untuk perbaikan pada
UMSBUMSB Terdapat hubungan antara kepuasan pasien dan kelengkapan fasilitas karena hasil p value kecil dari 0,05% yaitu 0,027%. Rumah sakit perlu menambahkan fasilitasTerdapat hubungan antara kepuasan pasien dan kelengkapan fasilitas karena hasil p value kecil dari 0,05% yaitu 0,027%. Rumah sakit perlu menambahkan fasilitas
Useful /
UNIMMANUNIMMAN Oleh karena itu, diperlukan analisis farmakoekonomi khususnya Cost Effectiveness Analysis (CEA) untuk membandingkan biaya dan efektivitas dari dua alternatifOleh karena itu, diperlukan analisis farmakoekonomi khususnya Cost Effectiveness Analysis (CEA) untuk membandingkan biaya dan efektivitas dari dua alternatif
UNIPASBYUNIPASBY Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku tentang konsumsi galaktogog Desain penelitian yaitu mixed methodTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku tentang konsumsi galaktogog Desain penelitian yaitu mixed method
UNIPASBYUNIPASBY Posisi upright dalam kala I persalinan meliputi berjalan, berdiri, duduk, setengah duduk, berlutut, dan posisi merangkak. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahuiPosisi upright dalam kala I persalinan meliputi berjalan, berdiri, duduk, setengah duduk, berlutut, dan posisi merangkak. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui
UINGUSDURUINGUSDUR Penggunaan metode ini mendasari konstruksi fikih kultural yang khas (Indonesia), yang lebih ramah terhadap praktik budaya lokal di Indonesia, namun tetapPenggunaan metode ini mendasari konstruksi fikih kultural yang khas (Indonesia), yang lebih ramah terhadap praktik budaya lokal di Indonesia, namun tetap