POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal Keperawatan

Penggunaan kontrasepsi bertujuan untuk mengatur jarak kelahiran, terutama di kalangan pasangan usia subur (PUS). Namun, banyak wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi karena berbagai faktor. Di Dadok Tunggul Hitam, jumlah PUS tertinggi (8.140), tetapi persentase peserta keluarga berencana (KB) tetap rendah yaitu 2,25%. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pengetahuan dan sikap PUS dengan penggunaan kontrasepsi. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 82 responden. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik, lebih dari setengah memiliki sikap negatif, dan mayoritas tidak menggunakan kontrasepsi. Ada hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,004; OR = 3,85) dan sikap (p = 0,000; OR = 5,47) dengan penggunaan kontrasepsi. Responden dengan pengetahuan baik 3,85 kali lebih mungkin dan dengan sikap positif 5,47 kali lebih mungkin menggunakan kontrasepsi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar ibu PUS memiliki pengetahuan baik tentang alat kontrasepsi, masih ditemukan sikap negatif dan rendahnya tingkat pemakaian kontrasepsi.Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,004) dan sikap (p = 0,000) dengan perilaku penggunaan kontrasepsi.Temuan ini menegaskan bahwa pengetahuan dan sikap adalah faktor kunci dalam keberhasilan program KB.Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif berkelanjutan dari petugas kesehatan dan keterlibatan tokoh masyarakat untuk membentuk sikap positif terhadap kontrasepsi.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain seperti faktor budaya dengan cakupan sampel yang lebih luas.

Untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi, penting untuk fokus pada intervensi edukatif yang sistematis dan berkelanjutan. Tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi menyeluruh tentang jenis-jenis kontrasepsi, manfaat, dan mekanisme kerja masing-masing alat kontrasepsi. Selain itu, pendekatan berbasis komunitas dan penyuluhan yang menjelaskan keamanan, efektivitas, serta keuntungan jangka panjang dari kontrasepsi dapat membantu membentuk sikap positif ibu PUS. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor budaya dan melibatkan suami serta tokoh masyarakat untuk mengubah pola pikir dan meningkatkan partisipasi ibu PUS dalam program KB.

  1. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Hormonal Suntik... doi.org/10.24853/myjm.2.2.58-68Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Hormonal Suntik doi 10 24853 myjm 2 2 58 68
  2. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi... doi.org/10.55606/jurrikes.v1i2.438Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Pasangan Usia Subur PUS Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi doi 10 55606 jurrikes v1i2 438
  3. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) dengan Pemakaian Alat Kontrasepsi | Jurnal Kesehatan... doi.org/10.47218/jkpbl.v7i1.59Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur WUS dengan Pemakaian Alat Kontrasepsi Jurnal Kesehatan doi 10 47218 jkpbl v7i1 59
Read online
File size360.64 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test