STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK

PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAAN

Ada kegelisahan dari Gereja Katolik lokal di Keuskupan Sintang terhadap lemahnya iman kaum muda. Hal ini menggambarkan bahwa militansi iman sangat penting bagi umat Katolik dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Namun, di era modern, semakin banyak kaum muda kehilangan semangat dalam beriman. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang semangat militansi beriman kaum muda dengan sampel siswa-siswi Katolik di sekolah negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa militansi beragama mengacu pada sikap atau tindakan yang menunjukkan komitmen yang kuat terhadap agama dan keyakinan tertentu, termasuk kedewasaan iman yang aktif dalam mempraktikkan keyakinan, mempertahankannya, serta menentang pandangan yang bertentangan. Perjalanan iman Paulus yang militan dapat dilihat dalam surat pertamanya kepada jemaat di Korintus. Penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat militansi iman siswa Katolik di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh rendah dalam hal pengetahuan dan pemahaman tentang tokoh-tokoh penting dalam Alkitab, khususnya Rasul Paulus. Namun, penelitian ini menekankan pentingnya latar belakang keluarga, pengetahuan ajaran Katolik, dan ketaatan pada ajaran moral dalam membentuk militansi iman para siswa.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat militansi iman siswa Katolik di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh relatif rendah dalam hal pengetahuan tentang tokoh-tokoh Alkitab seperti Rasul Paulus.Meskipun demikian, latar belakang keluarga, pengetahuan ajaran Katolik, dan ketaatan moral terbukti berperan penting dalam membentuk militansi iman siswa.Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan iman, penguatan peribadatan, dan pembentukan karakter yang baik untuk meningkatkan militansi iman siswa Katolik.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh latar belakang keluarga terhadap militansi iman siswa, dengan fokus pada dinamika keluarga dan praktik keagamaan di rumah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran agama Katolik yang lebih menarik dan relevan bagi siswa, dengan memanfaatkan teknologi dan pendekatan kontekstual. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran komunitas gereja dan lingkungan sosial dalam membentuk militansi iman siswa, termasuk kegiatan-kegiatan pastoral dan pelayanan sosial yang dapat memperkuat komitmen iman mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas iman dan militansi iman kaum muda Katolik, serta mempersiapkan mereka menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi militansi iman siswa, Gereja dan lembaga pendidikan dapat merancang program-program yang lebih efektif dan relevan untuk membimbing mereka dalam perjalanan iman mereka.

  1. MODEL MISI PERKOTAAN RASUL PAULUS DI KORINTUS | Missio Ecclesiae. model misi perkotaan rasul paulus korintus... doi.org/10.52157/me.v7i2.88MODEL MISI PERKOTAAN RASUL PAULUS DI KORINTUS Missio Ecclesiae model misi perkotaan rasul paulus korintus doi 10 52157 me v7i2 88
  2. One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.46445/ejti.v4i1.225One moment please moment please wait request verified doi 10 46445 ejti v4i1 225
  3. One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.51770/jm.v2i2.75One moment please moment please wait request verified doi 10 51770 jm v2i2 75
  4. One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.53396/media.v1i1.7One moment please moment please wait request verified doi 10 53396 media v1i1 7
Read online
File size682.23 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test