STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK

PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAAN

Bangsa Indonesia adalah bangsa multikultural yang memiliki kekayaan materi dan non materi. Moderasi beragama diperkenalkan sebagai salah satu cara untuk merawat kekayaan Bangsa Indonesia. Dalam moderasi beragama terkandung indikator akomodatif terhadap kebudayaan lokal. Kebudayaan lokal bangsa ini dapat menjadi landasan moderasi beragama. Salah satu kebudayaan lokal berupa tradisi ialah rambu solo. Rambu solo merupakan tradisi upacara kematian orang Toraja. Tujuan penelitian ini ialah melihat nilai-nilai resiprositas dan moderasi beragama yang ada dalam rambu solo. Metode penelitian yang digunakan ialah kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiprositas merupakan pertukaran timbal balik antar individu dan kelompok. Resiprostas terdiri atas tiga bentuk yaitu resiprositas umum, resiprositas sebanding dan resiprositas negatif. Nilai-nilai resiprositas yang terkadung dalam rambu solo ialah resiprositas umum dan sebanding. Nilai-nilai moderasi beragama yang ada dalam rambu solo ialah sistem kekerabatan, nilai kebersamaan, nilai religi dan nilai agama. Kesimpulan penelitian ini ialah tradisi rambu solo mengandung nilai resiprositas dan moderasi beragama.

Tradisi rambu solo mengandung nilai resiprositas (umum dan sebanding) serta nilai moderasi beragama (kekerabatan, kebersamaan, religi, dan budaya lokal).Resiprositas dalam tradisi ini menciptakan utang piutang yang mendorong partisipasi beragam kelompok sosial, sedangkan nilai moderasi beragama mendorong harmonisasi dalam keberagaman agama dan budaya.Kombinasi kedua nilai ini menjadi dasar kuat untuk membangun toleransi dan kerukunan di kalangan masyarakat Toraja yang multikultural.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan ekonomi pasar terhadap nilai resiprositas dalam tradisi rambu solo, menjelajahi peran budaya lokal sebagai mediator dalam meningkatkan moderasi beragama generasi muda Toraja, serta menganalisis bagaimana stratifikasi sosial masyarakat Toraja memengaruhi partisipasi dalam ritual rambu solo dan korelasinya dengan integrasi sosial di tengah keberagaman agama dan budaya.

  1. Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama | Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity... ojs-jireh.org/index.php/jireh/article/view/69Moderasi Beragama Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity ojs jireh index php jireh article view 69
  2. One moment, please.... moment please wait request verified jim.unindra.ac.id/index.php/vhdkv/article/view/920One moment please moment please wait request verified jim unindra ac index php vhdkv article view 920
  3. Aspek-Aspek Psikologis pada Prosesi Rambu Solo’ (Tinjauan Teori Religiusitas) | Lusi | Insight... jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/INSIGHT/article/view/LUWAspek Aspek Psikologis pada Prosesi Rambu SoloAo Tinjauan Teori Religiusitas Lusi Insight jurnal unmuhjember ac index php INSIGHT article view LUW
Read online
File size236.86 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test