STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK

PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAAN

Di tengah hadirnya ekstrim kiri yang melahirkan fanatisme dan ekstrim kanan yang menghadirkan radikalisme bahkan terorisme, moderasi agama adalah jalan Tengah untuk mencapai kata sepakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dalam bingkai toleransi beragama. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang plural sangat diperlukan sebuah titik keseimbangan agar tidak terjadi konflik yang berlandaskan agama. Sebuah keniscayaan besar apabila wajah agama yang mulia dan agung yang menghadirkan kedamaian dan cinta kepada seluruh manusia malah terjerumus dalam pemaknaan bergama yang berwajah garang, kasar bahkan menakutkan. Kementerian agama sudah menetapkan 1000 kampung moderasi di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya aksi kekerasan atas nama agama dan bahaya intolerasi yang mengancam eprsatuan dan kesatuan bangsa. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus membangun kesadaran Bersama akan pentingnya hidup Bersama tanpa harus memaksa sekaligus mengklaim ajaran agamanya sebagai satu-satunya yang benar. Yang dibangun adalah penghargaan bukan pengagungan bersebihan yang berujung fanatisme dan radikalis. Kabupaten Kapuas Hulu adalah sebuah wilayah yang keadaan masyarakatnya sangat majemuk. Di Tengah keadaan demikian, Kemenag Kabupaten Kapuas Hulu Bersama pemerintah menyambut baik program 1000 kampung moderasi di seluruh Indonesia. Kapuas Hulu menetapkan 2 (Dua) desa sebagai kampung moderasi yaitu desa Sibau Hulu Kecamatan Putussibau Utara dan desa Kedamin Darat Kecamatan Putussibau Selatan. Penetapan Kampung moderasi di wilayah Kapuas Hulu akan memberikan nilai edukatif sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesadaran hidup Bersama dalam perbedaan. Akan tetapi salah satu hal yang dikaji adalah perihal urgensi kebijakan kampung moderasi di tengah wilayah yang tidak memiliki catatan konflik agama dan munculnya fanatsime serta radikalisme. Namun sebagai bentuk pencegahan dini agar fanatisme dan radikalisme tidak meracuni kebersamaan dan persatuan Masyarakat di Kapuas Hulu.

Masyarakat Kapuas Hulu adalah masyarakat yang majemuk namun belum terjadi konflik besar akibat perbedaan agama.Program kampung moderasi membantu mencegah radikalisme dan intoleransi.Pelaksanaan program ini dirancang untuk meningkatkan toleransi dalam keberagaman agama.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas program kampung moderasi di wilayah tanpa konflik agama, seperti mempelajari bagaimana edukasi moderasi beragama memengaruhi sikap masyarakat terhadap perbedaan. Selain itu, penting mengeksplorasi peran lembaga pendidikan formal dalam membentuk karakter toleran generasi muda. Studi lanjut juga bisa membandingkan dinamika interaksi antarumat beragama di wilayah majemuk seperti Kapuas Hulu yang tidak memiliki riwayat konflik dengan wilayah yang sering terjadi benturan agama. Topik lain adalah analisis dampak media sosial terhadap penyebaran paham radikal dan cara moderasi beragama sebagai solusi preventif.

Read online
File size398.61 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test