STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK
PROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANPROSIDING PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEAGAMAANLatar belakang artikel ini adalah learning loss saat pandemi yang berdampak pada siswa yang kehilangan momentum belajar memahami heterogenitas keagamaan di sekitarnya. Setting penelitiannya di SDN 75 Pontianak Barat selama masa pandemi. Sekolah Dasar ini dipilih karena dari segi komposisi siswanya sangat multikultural, dengan minoritas non‑muslim, sehingga sangat relevan untuk kebutuhan pembelajaran tentang heterogenitas keagamaan. Penelitian dilakukan secara kualitatif sepanjang tahun 2021 dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyebabkan learning loss yang menghambat pencapaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa dalam memahami heterogenitas keagamaan, disebabkan oleh kurangnya optimalitas PJJ, tidak tersedianya blueprint pembelajaran yang memadai, serta keterbatasan fasilitas dan sumber daya.
Penelitian membuktikan bahwa learning loss terjadi secara signifikan pada siswa SDN 75 Pontianak Barat selama penerapan PJJ, mengakibatkan penurunan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam memahami heterogenitas keagamaan.Penyebab utama meliputi kurangnya optimalitas pembelajaran jarak jauh, tidak adanya blueprint yang memungkinkan PJJ setara dengan pembelajaran tatap muka, serta keterbatasan fasilitas dan sumber daya teknis.Mengatasi learning loss memerlukan strategi pembelajaran yang terintegrasi, dukungan infrastruktur digital, serta panduan pedagogis yang menyesuaikan konteks multikultural sekolah.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pengembangan blueprint pembelajaran jarak jauh berbasis multikultural dapat meningkatkan efektivitas PJJ dalam konteks sekolah multikultural, dengan menguji model desain kurikulum yang terintegrasi antara materi agama dan teknologi digital. Selanjutnya, diperlukan studi kuantitatif longitudinal untuk mengukur dampak intervensi penyediaan infrastruktur internet yang stabil dan akses perangkat lunak edukatif terhadap tingkat learning loss dan kemampuan siswa memahami heterogenitas keagamaan selama dan setelah pandemi. Terakhir, penelitian aksi dapat mengkaji peran pelatihan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran inklusif yang menyeimbangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap multikultural, serta mengidentifikasi faktor-faktor motivasional yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya di lingkungan sekolah dasar.
| File size | 247.16 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Secara simultan, model regresi menunjukkan daya jelas yang kuat, mengindikasikan bahwa faktor-faktor modal manusia individu ini secara bersama-sama menjelaskanSecara simultan, model regresi menunjukkan daya jelas yang kuat, mengindikasikan bahwa faktor-faktor modal manusia individu ini secara bersama-sama menjelaskan
JOURNAL STIEHIDAYATULLAHJOURNAL STIEHIDAYATULLAH Keberlanjutan program ini terjaga dengan adanya pelatihan lanjutan dan pembentukan kader lokal untuk melanjutkan pengembangan usaha. Secara keseluruhan,Keberlanjutan program ini terjaga dengan adanya pelatihan lanjutan dan pembentukan kader lokal untuk melanjutkan pengembangan usaha. Secara keseluruhan,
STIE YAISTIE YAI Selain itu, pengetahuan akuntansi manajemen memperkuat hubungan antara praktik akuntansi manajemen dan kinerja UMKM. Penelitian ini memberikan referensiSelain itu, pengetahuan akuntansi manajemen memperkuat hubungan antara praktik akuntansi manajemen dan kinerja UMKM. Penelitian ini memberikan referensi
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert lima titik. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan alat pengukuranPengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert lima titik. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan alat pengukuran
STAINU MALANGSTAINU MALANG Dalam upaya memenuhi kebutuhan sehari-hari, banyak wirausaha muslim memilih menjadi pengusaha mandiri. Namun, tidak semua pemilik usaha tradisional menerapkanDalam upaya memenuhi kebutuhan sehari-hari, banyak wirausaha muslim memilih menjadi pengusaha mandiri. Namun, tidak semua pemilik usaha tradisional menerapkan
UNIKSUNIKS Penulis menggunakan data primer sebagai data utama dan data sekunder sebagai data pendukung. Data primer diperoleh dari kuisioner yang disebarkan bagiPenulis menggunakan data primer sebagai data utama dan data sekunder sebagai data pendukung. Data primer diperoleh dari kuisioner yang disebarkan bagi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Diharapkan, kegiatan serupa dapat dijadikan program berkelanjutan oleh manajemen rumah sakit untuk memperkuat budaya organisasi dan mutu pelayanan keperawatan.Diharapkan, kegiatan serupa dapat dijadikan program berkelanjutan oleh manajemen rumah sakit untuk memperkuat budaya organisasi dan mutu pelayanan keperawatan.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Model ini menekankan penggunaan hadis sebagai sumber bimbingan moral dan etika pendidikan. Dengan berfokus pada pengembangan karakter, model ini berusahaModel ini menekankan penggunaan hadis sebagai sumber bimbingan moral dan etika pendidikan. Dengan berfokus pada pengembangan karakter, model ini berusaha
Useful /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU The process is carried out through structured lesson planning that integrates materials, syllabi, teaching modules, media, methods, and facilities intoThe process is carried out through structured lesson planning that integrates materials, syllabi, teaching modules, media, methods, and facilities into
PSPINDONESIAPSPINDONESIA Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola hidup manusia. Gereja sebagai komunitas iman menghadapi tantangan untuk tetap relevan dalam menjangkauPerkembangan teknologi digital telah mengubah pola hidup manusia. Gereja sebagai komunitas iman menghadapi tantangan untuk tetap relevan dalam menjangkau
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Menangkal radikalisme dapat dimulai dari keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dalam mempersiapkan generasi Islam masa depan yang moderat dan toleran.Menangkal radikalisme dapat dimulai dari keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dalam mempersiapkan generasi Islam masa depan yang moderat dan toleran.
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Sebab orang yang saling mengenal satu sama lain akan mudah memahami. Setelah keduanya dapat saling memahami, maka kepercayaan antara keduanya akan terbangunSebab orang yang saling mengenal satu sama lain akan mudah memahami. Setelah keduanya dapat saling memahami, maka kepercayaan antara keduanya akan terbangun