ITKAITKA
SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan KesehatanSAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan KesehatanUlasan literatur ini membahas Teori Hubungan Interpersonal Hildegard Peplau dalam konteks keperawatan psikodinamik. Memaparkan konsep dasar teori, fokusnya pada aspek manusia, lingkungan, dan kesehatan. Analisis kasus memperlihatkan penerapan teori dalam pengelolaan kecemasan pasien. Kelebihannya melibatkan peningkatan kejiwaan, penurunan kecemasan, dan pemberian asuhan yang lebih baik. Namun, teori ini memiliki kekurangan terutama dalam penekanan pada aspek psikologis dan kurangnya perhatian pada lingkungan fisik. Kesimpulan menekankan pada pentingnya menggabungkan pendekatan holistik untuk meningkatkan efektivitas asuhan keperawatan.
Dalam keseluruhan, teori Hildegard Peplau memberikan landasan yang kuat untuk praktik keperawatan psikodinamik.Fokusnya pada hubungan interpersonal menghasilkan asuhan yang holistik dan mendalam.Penggabungan kelebihan teori ini dengan pendekatan lain dapat meningkatkan efektivitas perawatan pasien.
Berdasarkan paper ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penerapan teori Peplau dalam mengurangi tingkat kecemasan pada pasien dengan gangguan jiwa, dengan membandingkan kelompok intervensi yang menggunakan pendekatan Peplau dengan kelompok kontrol. Kedua, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi pengalaman perawat dalam menerapkan teori Peplau dalam praktik sehari-hari, termasuk tantangan dan strategi yang digunakan untuk mengatasi keterbatasan teori, seperti kurangnya perhatian pada aspek fisik. Ketiga, penelitian campuran dapat dilakukan untuk mengembangkan instrumen pengukuran yang valid dan reliabel untuk mengukur kualitas hubungan interpersonal antara perawat dan pasien berdasarkan prinsip-prinsip teori Peplau, sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi keperawatan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang penerapan teori Peplau dalam praktik keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan yang diberikan kepada pasien dengan gangguan jiwa.
| File size | 224.4 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESRSANWARMEDIKASTIKESRSANWARMEDIKA Latar belakang: jumlah kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah Puskesmas Trosobo tinggi, khususnya di wilayah Desa Sambibulu yang diikuti denganLatar belakang: jumlah kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah Puskesmas Trosobo tinggi, khususnya di wilayah Desa Sambibulu yang diikuti dengan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Setelah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. L, umur 24 tahun di Puskesmas Bantarkawung, dapat disimpulkan bahwa Ny. L mengalami anemiaSetelah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. L, umur 24 tahun di Puskesmas Bantarkawung, dapat disimpulkan bahwa Ny. L mengalami anemia
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Diperlukan penguatan literasi AI, regulasi pendukung, dan pengembangan model yang transparan agar implementasi berjalan aman dan berkelanjutan. ScopingDiperlukan penguatan literasi AI, regulasi pendukung, dan pengembangan model yang transparan agar implementasi berjalan aman dan berkelanjutan. Scoping
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Sungai Durian, Kabupaten Sintang. MenggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Sungai Durian, Kabupaten Sintang. Menggunakan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi kesehatan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan gangguan jiwa. ImplementasiTemuan ini mengindikasikan bahwa literasi kesehatan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan gangguan jiwa. Implementasi
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Hasil implementasi menunjukkan adanya penurunan gejala berupa berkurangnya ancaman verbal, menurunnya agitasi, meningkatnya kooperatif pasien, serta partisipasiHasil implementasi menunjukkan adanya penurunan gejala berupa berkurangnya ancaman verbal, menurunnya agitasi, meningkatnya kooperatif pasien, serta partisipasi
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Metode: Desain penelitian ini merupakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 07 Juni 2024 s/d 09 Juni 2024.Metode: Desain penelitian ini merupakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 07 Juni 2024 s/d 09 Juni 2024.
INSTIKIINSTIKI Pada studi ini, tim peneliti merancang sebuah REST API yang menyediakan servis untuk mengakses informasi pasar tradisional di Kota Yogyakarta. InformasiPada studi ini, tim peneliti merancang sebuah REST API yang menyediakan servis untuk mengakses informasi pasar tradisional di Kota Yogyakarta. Informasi
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Plasma cell leukaemia adalah myeloma sel plasma dimana sel plasma klonal terbentuk >20% dari total leukosit dalam darah atau jumlah absolut > 2x109/L.Plasma cell leukaemia adalah myeloma sel plasma dimana sel plasma klonal terbentuk >20% dari total leukosit dalam darah atau jumlah absolut > 2x109/L.
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Minyak kayu putih mengandung senyawa kimia eucalyptol, cineole, linalool, dan terpinol yang memberikan sensasi hangat saat dioleskan ke kulit. MenghirupMinyak kayu putih mengandung senyawa kimia eucalyptol, cineole, linalool, dan terpinol yang memberikan sensasi hangat saat dioleskan ke kulit. Menghirup
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian kepatuhan minum obat hipertensi dengan kualitas hidup lansia di wilayah puskesmas sei langkai yang telah dilakukan pada tanggalBerdasarkan hasil penelitian kepatuhan minum obat hipertensi dengan kualitas hidup lansia di wilayah puskesmas sei langkai yang telah dilakukan pada tanggal
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Pemberian klor dosis 0,2–40 mg/l dan sisa klor bebas 0,2–0,5 mg/l, klorinasi efektif membasmi virus dan bakteri dalam air minum. Apabila bakterinyaPemberian klor dosis 0,2–40 mg/l dan sisa klor bebas 0,2–0,5 mg/l, klorinasi efektif membasmi virus dan bakteri dalam air minum. Apabila bakterinya