MGEDUKASIAMGEDUKASIA

Journal of Indonesian Primary SchoolJournal of Indonesian Primary School

Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menemukan ide pokok sebuah paragraf, khususnya dalam menentukan ide pokok berdasarkan letaknya. Siswa masih mengalami kesulitan membedakan ide pokok dan ide pendukung dalam membaca. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa menemukan ide pokok paragraf melalui penerapan model pembelajaran inkuiri dengan media kartu paragraf dalam amplop, serta menentukan peningkatan kemampuan pemahaman membaca siswa setelah penerapan model tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Classroom Action Research (CAR) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas IV SD Negeri 61 Banda Aceh pada tahun akademik 2025/2026. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan tes pemahaman membaca. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 67,5 % pada siklus I (kategori baik) menjadi 88,75 % pada siklus II (kategori sangat baik). Aktivitas siswa juga meningkat dari 65,6 % pada siklus I (kategori cukup) menjadi 85,93 % pada siklus II (kategori sangat baik). Selain itu, kemampuan siswa menemukan ide pokok meningkat secara signifikan, dari 44,4 % pada siklus I (kategori cukup) menjadi 83,3 % pada siklus II (kategori sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dengan media kartu paragraf dalam amplop efektif meningkatkan kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 61 Banda Aceh dalam menemukan ide pokok paragraf, baik berdasarkan letaknya maupun dalam membedakan ide pokok dan ide pendukung.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri yang dibantu oleh media kartu paragraf dalam amplop dapat meningkatkan kemampuan pemahaman membaca siswa dalam menemukan ide pokok sebuah paragraf.Peningkatan ini tercermin dari peningkatan aktivitas guru dan siswa serta pencapaian penyelesaian belajar siswa pada siklus klasik II.Oleh karena itu, model pembelajaran inkuiri dengan media kartu paragraf dalam amplop dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi model pembelajaran inkuiri dengan media digital interaktif, seperti aplikasi tablet, mempengaruhi kemampuan menemukan ide pokok pada siswa kelas IV. Penelitian dapat menguji efektivitas penggunaan variasi media kartu paragraf, misalnya kartu berwarna atau dengan ilustrasi, dalam meningkatkan kemampuan membedakan ide pokok dan ide pendukung pada siswa dengan tingkat kemampuan membaca yang beragam. Penelitian dapat mengevaluasi dampak penerapan model inkuiri dengan media kartu paragraf dalam jangka panjang, misalnya selama satu tahun ajaran, terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis dan motivasi membaca siswa. Selain itu, studi komparatif antara pendekatan inkuiri tradisional dan inkuiri berbasis proyek dapat memberikan wawasan mengenai strategi mana yang lebih efektif dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Akhirnya, eksplorasi penggunaan media kartu paragraf dalam mata pelajaran lain, seperti Ilmu Pengetahuan Sosial, dapat memperluas pemahaman tentang transferabilitas media tersebut dalam meningkatkan kompetensi literasi lintas kurikulum.

Read online
File size344.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test