ARTHAMARAMEDIAARTHAMARAMEDIA

Jurnal Metafora Pendidikan (JMP)Jurnal Metafora Pendidikan (JMP)

Penelitian ini membahas , Kabupaten Gowa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul digital berbasis heyzine terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan tipe desain penelitian yaitu Quasi Experimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SD Inpres Bontonompo dengan sampel kelas IV sebanyak 21 siswa IV.A dan 21 siswa IV.B yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji t-test. Hasil penelitian independent sampel menunjukkan bahwa terdapat , kabupaten gowa yang dibuktikan melalui uji hipotesis menggunakan rumus t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistic.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa gambaran penggunaan modul digital berbasis heyzine pada siswa kelas IV SD Inpres Bontonompo, terlaksana dengan sangat baik.Hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan setelah melakukan pembelajaran menggunakan modul digital berbasis heyzine.Hal tersebut dibuktikan dengan kenaikan nilai dari tes berpikir kritis sebelum dan setelah menggunakan modul digital berbasis heyzine.Modul digital berbasis heyzine berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Inpres Bontonompo.Hal ini dibuktikan dengan data hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas modul digital berbasis heyzine pada mata pelajaran lain selain IPAS, dengan mempertimbangkan karakteristik materi dan tingkat kesulitan yang berbeda. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana fleksibilitas modul digital dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di berbagai disiplin ilmu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul digital berbasis heyzine yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa yang beragam, misalnya dengan mengintegrasikan elemen gamifikasi atau personalisasi konten. Dengan demikian, modul digital dapat menjadi lebih menarik dan relevan bagi setiap siswa, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran guru sebagai fasilitator dalam implementasi modul digital berbasis heyzine, dengan fokus pada strategi pendampingan dan pemberian umpan balik yang efektif. Hal ini penting untuk memastikan bahwa guru memiliki pemahaman yang mendalam tentang potensi modul digital dan mampu memandu siswa dalam mengoptimalkan manfaatnya untuk pengembangan keterampilan berpikir kritis.

  1. Tren Penelitian Keterampilan Berpikir Kritis pada Jurnal Pendidikan Dasar di Indonesia | Jurnal Basicedu.... doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2869Tren Penelitian Keterampilan Berpikir Kritis pada Jurnal Pendidikan Dasar di Indonesia Jurnal Basicedu doi 10 31004 basicedu v6i3 2869
  2. PENGARUH E-MODUL BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN VIDEOGRAFI TERHADAP... ejournal.undiksha.ac.id/index.php/janapati/article/view/13433PENGARUH E MODUL BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN VIDEOGRAFI TERHADAP ejournal undiksha ac index php janapati article view 13433
  3. Implementasi Teknologi dalam Pembelajaran di Era Digital: Tantangan dan Peluang bagi Dunia Pendidikan... doi.org/10.58812/jpdws.v1i07.542Implementasi Teknologi dalam Pembelajaran di Era Digital Tantangan dan Peluang bagi Dunia Pendidikan doi 10 58812 jpdws v1i07 542
Read online
File size276.77 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test