UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Kejadian status gizi kurang pada remaja putri sering luput dan terabaikan, padahal kualitas sumber daya manusia sebagai indicator keberhasilan pembangunan nasional terletak ditangan remaja. Salah satu cara untuk menentukan keadaan gizi seseorang adalah dengan menentukan Indeks Masa Tubuh (IMT), yaitu dengan membandingkan berat badan dan tinggi badan. Tujuan Penelitian ini Diketahuinya hubungan Indeks Masa Tubuh dengan gangguan haid pada mahasiswi D-III Kebidanan Stikes Prima Nusantara Bukittinggi. Desain penelitian menggunakan metode analitik dengan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi tingkat II Prodi D-III Kebidanan Stikes Prima Nusantara Bukittinggi yang berjumlah 83 orang. Data yang digunakan adalah data primer dengan metode wawancara. Instrumen menggunakan kuisioner. Data dianalisis dengan menggunakan dilakukan melalui uji statistik Chi–Square. Uji statistik bermakna bila diperoleh nilai P  0,05 pada CI 95%. Hasil didapatkan bahwa responden yang terganggu pada saat haid lebih banyak pada responden dengan IMT yang kurang yaitu 78,6% dibandingkan dengan IMT yang normal (15,15%) dan lebih (1,2%). Sedangkan responden yang tidak terganggu pada saat haid lebih banyak pada responden dengan IMT yang normal yaitu 84,84% dibandingkan dengan IMT yang kurang (21,4%) dan lebih (2,4%). Terdapat hubungan signifikan antara indeks massa tubuh dengan gangguan haid pada mahasiswi tingkat II Prodi D-III Kebidanan Stikes Prima Nusantara Bukittinggi.

Penelitian menemukan hubungan signifikan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan gangguan haid pada mahasiswi tingkat II Prodi D-III Kebidanan Stikes Prima Nusantara Bukittinggi.Mahasiswi dengan IMT kurang mengalami gangguan haid sebesar 78,6%, sementara yang normal sebesar 15,15%.IMT normal mengurangi risiko gangguan haid hingga 84,84%.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh pola makan seimbang terhadap stabilisasi siklus haid pada remaja dengan IMT kurang. Studi juga perlu mengkaji hubungan antara stres akademik dan gangguan haid, serta dampak program peningkatan kesehatan reproduksi terhadap perbaikan status gizi dan siklus menstruasi. Analisis lebih lanjut terhadap faktor hormonal spesifik yang dipengaruhi oleh variasi IMT dapat memberi wawasan baru.

Read online
File size434.97 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test