INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER
Neo Journal of economy and social humanitiesNeo Journal of economy and social humanitiesProduktivitas karyawan merupakan faktor krusial dalam menentukan kinerja organisasi di sektor publik, khususnya dalam institusi administrasi pajak yang dicirikan oleh intensitas beban kerja tinggi, persyaratan akurasi ketat, dan target kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja, disiplin kerja, dan kesehatan fisik terhadap produktivitas karyawan di KPP Madya Surabaya. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal digunakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang didistribusikan kepada 124 karyawan menggunakan metode sensus dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja, disiplin kerja, dan kesehatan fisik masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Di antara ketiga variabel tersebut, pengalaman kerja muncul sebagai determinan paling dominan, diikuti oleh kesehatan fisik, sementara disiplin kerja juga memberikan kontribusi yang signifikan. Secara simultan, model regresi menunjukkan daya jelas yang kuat, mengindikasikan bahwa faktor-faktor modal manusia individu ini secara bersama-sama menjelaskan proporsi substansial produktivitas karyawan di institusi yang diteliti. Temuan ini menyarankan bahwa produktivitas karyawan di institusi administrasi pajak sangat dipengaruhi oleh atribut modal manusia individu daripada hanya prosedur organisasi. Dengan mengintegrasikan pengalaman kerja, disiplin, dan kesehatan fisik dalam satu model empiris, penelitian ini memperkaya literatur manajemen sumber daya manusia sektor publik dan memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan dan manajer dalam merancang program pengembangan berbasis pengalaman, memperkuat sistem disipliner, dan mendukung kesehatan karyawan untuk meningkatkan produktivitas.
Studi ini mengonfirmasi bahwa pengalaman kerja, disiplin kerja, dan kesehatan fisik secara positif dan signifikan mempengaruhi produktivitas karyawan di KPP Madya Surabaya, baik secara parsial maupun simultan.Secara khusus, pengalaman kerja muncul sebagai determinan terkuat, diikuti erat oleh kesehatan fisik, yang menyoroti peran krusial keduanya dalam tugas administratif yang kompleks dan lingkungan sektor publik bertekanan tinggi, sementara disiplin kerja juga memberikan kontribusi yang signifikan.Temuan ini menekankan bahwa peningkatan produktivitas karyawan membutuhkan pendekatan sumber daya manusia yang terintegrasi, yang secara simultan mengembangkan pengalaman, memperkuat disiplin, dan memelihara kesehatan karyawan, menawarkan wawasan praktis untuk manajemen strategis di institusi administrasi pajak.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas karyawan di sektor publik, khususnya di lingkungan dengan tuntutan kerja tinggi seperti kantor pajak. Pertama, mengingat temuan bahwa pengaruh kesehatan fisik sangat bergantung pada konteks, penelitian di masa depan sebaiknya menyelidiki bagaimana faktor-faktor lain seperti tingkat stres pekerjaan, dukungan organisasi, atau program kesehatan di tempat kerja dapat memediasi atau memoderasi hubungan antara kesehatan fisik dan produktivitas karyawan. Misalnya, apakah karyawan yang sehat tetapi mengalami stres kerja tinggi tetap produktif jika tidak ada dukungan psikologis yang memadai? Ini akan membantu kita memahami mekanisme yang lebih kompleks. Kedua, meskipun studi ini telah mengintegrasikan pengalaman kerja, disiplin, dan kesehatan, model penelitian bisa diperkaya dengan menambahkan dimensi modal manusia lainnya, seperti kecerdasan emosional atau investasi pelatihan berkelanjutan, atau bahkan faktor organisasi seperti gaya kepemimpinan atasan atau lingkungan kerja yang fleksibel. Mengkaji bagaimana berbagai faktor ini saling berinteraksi dan secara kolektif membentuk produktivitas akan memberikan gambaran yang lebih holistik. Ketiga, mengingat sifat data yang digunakan dalam studi ini adalah penampang, penelitian di masa mendatang dapat mengadopsi pendekatan longitudinal. Ini berarti mengamati karyawan yang sama selama periode waktu tertentu untuk memahami bagaimana pengalaman kerja mereka berkembang, bagaimana praktik disiplin mereka berubah, atau bagaimana kondisi kesehatan mereka berfluktuasi, dan bagaimana perubahan ini secara dinamis mempengaruhi produktivitas mereka dari waktu ke waktu. Dengan demikian, kita bisa mengidentifikasi tren jangka panjang dan dampak berkelanjutan dari upaya peningkatan sumber daya manusia, yang sangat relevan untuk perencanaan strategis di lembaga pemerintah.
| File size | 383.81 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE YAISTIE YAI Penelitian ini mempunyai kebaruan dari pendekatan yang digunakan yaitu menggabungkan indikator empat tahapan akuntansi manajemen menurut InternationalPenelitian ini mempunyai kebaruan dari pendekatan yang digunakan yaitu menggabungkan indikator empat tahapan akuntansi manajemen menurut International
WYMWYM Namun, kualitas laba justru mengurangi kedalaman dan keluasan pengungkapan SR. Temuan ini menegaskan bahwa praktik keberlanjutan dapat meningkatkan kinerjaNamun, kualitas laba justru mengurangi kedalaman dan keluasan pengungkapan SR. Temuan ini menegaskan bahwa praktik keberlanjutan dapat meningkatkan kinerja
UNIKSUNIKS Dan untuk mewujudkan program swasembada pangan ini, pemerintah desa berupaya untuk menciptakan pertanian modern. Dimana pemerintah desa bekerjasama denganDan untuk mewujudkan program swasembada pangan ini, pemerintah desa berupaya untuk menciptakan pertanian modern. Dimana pemerintah desa bekerjasama dengan
UNIKSUNIKS Berdasarkan hasil penelitian, efektivitas pelayanan KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi dinilai baik. BerdasarkanBerdasarkan hasil penelitian, efektivitas pelayanan KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi dinilai baik. Berdasarkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dalam konteks rumah sakit, budaya organisasi yang kuat sangat diperlukan untuk mendorong perawat dalam memberikan pelayanan yang profesional, kolaboratif,Dalam konteks rumah sakit, budaya organisasi yang kuat sangat diperlukan untuk mendorong perawat dalam memberikan pelayanan yang profesional, kolaboratif,
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar, diskusi kelompok terarah, dan pelatihan soft skill yang melibatkan mahasiswa dari HMI, PMII, GMKI, GMNI, danKegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar, diskusi kelompok terarah, dan pelatihan soft skill yang melibatkan mahasiswa dari HMI, PMII, GMKI, GMNI, dan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dengan demikian, program pengabdian ini tidak hanya berhasil menurunkan kadar besi dalam air, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelolaDengan demikian, program pengabdian ini tidak hanya berhasil menurunkan kadar besi dalam air, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola
UMSBUMSB Sedangkan responden yang tidak terganggu pada saat haid lebih banyak pada responden dengan IMT yang normal yaitu 84,84% dibandingkan dengan IMT yang kurangSedangkan responden yang tidak terganggu pada saat haid lebih banyak pada responden dengan IMT yang normal yaitu 84,84% dibandingkan dengan IMT yang kurang
Useful /
UMSBUMSB Metode penelitian ini secara deskriptif accidental sampling dengan pendekatan survey. Analisis yang digunakan dengan univariat. Teknik sampling denganMetode penelitian ini secara deskriptif accidental sampling dengan pendekatan survey. Analisis yang digunakan dengan univariat. Teknik sampling dengan
UNHASYUNHASY Sistem ini mengaplikasikan metode Certainty Factor untuk menangani ketidakpastian dalam pengambilan keputusan, dengan menghitung tingkat kepercayaan terhadapSistem ini mengaplikasikan metode Certainty Factor untuk menangani ketidakpastian dalam pengambilan keputusan, dengan menghitung tingkat kepercayaan terhadap
UMSBUMSB Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian keputihan pada siswi-siswi MTsN Koto Tangah Padang. Penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian keputihan pada siswi-siswi MTsN Koto Tangah Padang. Penelitian ini
UMSBUMSB (73%) responden tidak melakukan upaya dalam menghadapi bullying di sekolah, sedangkan (27%) responden ada melakukan upaya dalam menghadapi bullying. Diskusi(73%) responden tidak melakukan upaya dalam menghadapi bullying di sekolah, sedangkan (27%) responden ada melakukan upaya dalam menghadapi bullying. Diskusi