STIE PENASTIE PENA

Fokus Ekonomi : Jurnal Ilmiah EkonomiFokus Ekonomi : Jurnal Ilmiah Ekonomi

Kinerja karyawan tetap menjadi faktor penentu kesuksesan organisasi, khususnya di unit operasional perusahaan milik negara di mana efisiensi dan ketepatan sangat penting. Di antara berbagai faktor yang mempengaruhi, lingkungan kerja - baik fisik maupun non-fisik - telah menarik perhatian sebagai elemen strategis pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja karyawan di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, dengan fokus pada UPT Balai Yasa Padang sebagai unit operasi teknis. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode pengumpulan data dyadic, penelitian ini melibatkan 32 responden melalui sampling jenuh. Karyawan menilai lingkungan kerja mereka, sementara kinerja karyawan dievaluasi melalui kuesioner terstruktur yang disesuaikan dari instrumen yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan Spearman Rank Correlation. Temuan mengungkapkan korelasi positif yang moderat (rs = 0,482, p = 0,005) antara kualitas lingkungan kerja yang dirasakan dan kinerja karyawan. Hasil ini menekankan pentingnya kondisi kerja ergonomis dan psikologis yang aman dalam membentuk produktivitas dan akuntabilitas.

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja karyawan di setting operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero), Divisi Regional II Sumatera Barat.Penelitian ini dilakukan di UPT Balai Yasa Padang dan melibatkan 32 responden.Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja dan kinerja karyawan yang dinilai oleh supervisor.Temuan ini mendukung argumen bahwa perbaikan kualitas aspek fisik, seperti pencahayaan, ventilasi, dan pengendalian kebisingan, serta aspek non-fisik, seperti komunikasi, supervisi, dan kerja sama tim, dapat meningkatkan produktivitas dan akuntabilitas karyawan.Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada literatur perilaku organisasi dan manajemen sumber daya manusia dengan menegaskan multidimensionalitas lingkungan kerja dan pengaruhnya terhadap hasil kinerja.Selain itu, desain metodologis penelitian, khususnya penggunaan pendekatan dyadic dengan responden terpisah untuk variabel independen dan dependen, menawarkan kontribusi empiris yang inovatif.Desain ini meningkatkan validitas internal, meminimalkan bias metode umum, dan mencerminkan kerangka pengukuran yang lebih konsisten dengan dinamika hierarkis di dunia nyata dalam organisasi.Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya mengonfirmasi tautan konseptual sebelumnya, tetapi juga meningkatkan ketelitian metodologis dalam studi lingkungan kerja.

Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru yang dapat dipertimbangkan: Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang perbaikan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai apakah perbaikan berkelanjutan dalam kondisi fisik dan non-fisik lingkungan kerja memiliki efek positif yang berkelanjutan terhadap kinerja karyawan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki peran kepemimpinan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memotivasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan yang berbeda mempengaruhi persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja dan kinerja mereka. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak lingkungan kerja pada berbagai dimensi kinerja karyawan, seperti produktivitas, kreativitas, dan inovasi. Studi ini dapat membantu memahami bagaimana lingkungan kerja yang berbeda dapat memengaruhi berbagai aspek kinerja karyawan dan memberikan wawasan untuk meningkatkan strategi manajemen kinerja.

Read online
File size283.23 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test