MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuAlih fungsi lahan atau alih fungsi lahan adalah perubahan fungsi sebagian atau seluruh kawasan lahan dari fungsi semula (sesuai rencana) menjadi fungsi lain yang menimbulkan dampak negatif (masalah) terhadap lingkungan dan potensi lahan itu sendiri. Penelitian bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan selama lima tahun dengan citra Landsats 8 tahun 2014 dan 2019 serta menganalisis perubahan tutupan lahan di Kawasan Hutan Produksi Terbatas Kecamatan Kulawi. Penelitian ini menggunakan analisis citra terbimbing (supervised). kelas tutupan lahan pada kawasan hutan produksi terbatas Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi berupa hutan primer, hutan sekunder, dan semak belukar yang mengalami perubahan luasan atau pertambahan luasan. Sedangkan perkebunan, lahan terbuka, awan, dan badan air berubah luasnya atau berkurang luasnya. Perubahan ini merupakan dampak dari aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat di kawasan hutan. hasil uji akurasi atau ketelitian hasil kehilangan citra satelit dengan metode klasifikasi terbimbing (Supervised) memiliki tingkat ketelitian sebesar 88,89%.
Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini kelas tutupan lahan di kawasan hutan produksi terbatas Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, berupa hutan primer, hutan sekunder, semak belukar berubah luasannya atau bertambah luasannya.Sedangkan perkebunan, lahan terbuka, awan dan tubuh air berubah luasannya atau berkurang luasannya.Perubahan ini merupakan dampak dari aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat di kawasan hutan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak aktivitas masyarakat terhadap perubahan tutupan lahan dengan pendekatan partisipatif untuk memahami dinamika penggunaan lahan. Selain itu, penelitian dapat membandingkan perubahan tutupan lahan di kawasan hutan produksi terbatas dengan wilayah lain yang menghadapi tekanan serupa untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan hutan. Terakhir, studi ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan data remote sensing dan survei lapangan untuk meningkatkan akurasi pemetaan tutupan lahan dan memprediksi tren perubahan di masa depan.
| File size | 671.93 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,34% informan penelitian hanya berstatus sebagai petani penggarap dan 6,66% berstatus sebagai petani dengan hak milik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,34% informan penelitian hanya berstatus sebagai petani penggarap dan 6,66% berstatus sebagai petani dengan hak milik.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penegakan hukum seyogyanya mampu mengkontrol situasi politik dan dengan tegas memberikan hukuman kepada pelanggarnya. Kepercayaan masyarakat terhadap hasilPenegakan hukum seyogyanya mampu mengkontrol situasi politik dan dengan tegas memberikan hukuman kepada pelanggarnya. Kepercayaan masyarakat terhadap hasil
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kondisi sanitasi toilet umum di Indonesia tidak memadai, bakteri dan mikroorganisme masih banyak ditemukan, terutama mikroorganisme yang dapat dan terbiasaKondisi sanitasi toilet umum di Indonesia tidak memadai, bakteri dan mikroorganisme masih banyak ditemukan, terutama mikroorganisme yang dapat dan terbiasa
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas terhadap pengelolaan BLT-Desa, pengaruh transparansi terhadap pengelolaan BLT-Desa, danPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas terhadap pengelolaan BLT-Desa, pengaruh transparansi terhadap pengelolaan BLT-Desa, dan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI cm-1 dan menghasilkan bobot segar polong baby buncis tertinggi yakni 24,73 g. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat interaksi antara dosis abucm-1 dan menghasilkan bobot segar polong baby buncis tertinggi yakni 24,73 g. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat interaksi antara dosis abu
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Berdasarkan analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam lirik lagu Olivia Rodrigo, yaitu simile,Berdasarkan analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam lirik lagu Olivia Rodrigo, yaitu simile,
UNIPASBYUNIPASBY Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Analisis yang digunakan berupa analisis perubahan penggunaanPendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Analisis yang digunakan berupa analisis perubahan penggunaan
UNIPASBYUNIPASBY Informasi dasar tentang perubahan tutupan lahan perlu dikaji sebagai dasar kebijakan, salah satu metode yang paling cepat dan murah adalah pemanfaatanInformasi dasar tentang perubahan tutupan lahan perlu dikaji sebagai dasar kebijakan, salah satu metode yang paling cepat dan murah adalah pemanfaatan
Useful /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Pada industri besar variabel UMP dan jumlah angkatan kerja berpengaruhBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Pada industri besar variabel UMP dan jumlah angkatan kerja berpengaruh
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Contoh konflik eksternal yang dihadapi tokoh utama meliputi Mirabel melawan ibunya, Mirabel melawan Isabela, Mirabel melawan Luisa, Mirabel melawan Abuela,Contoh konflik eksternal yang dihadapi tokoh utama meliputi Mirabel melawan ibunya, Mirabel melawan Isabela, Mirabel melawan Luisa, Mirabel melawan Abuela,
UNIPASBYUNIPASBY Analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikanAnalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan
UNIPASBYUNIPASBY Kelemahan kawasan cagar budaya berupa tidak adanya atraksi wisata, kurangnya ketersediaan fasilitas umum di kawasan cagar budaya dan aksesibilitas ke pusatKelemahan kawasan cagar budaya berupa tidak adanya atraksi wisata, kurangnya ketersediaan fasilitas umum di kawasan cagar budaya dan aksesibilitas ke pusat