DAARULHUDADAARULHUDA

Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)

Perkembangan platform gim daring seperti Roblox telah menciptakan ruang digital baru yang banyak diakses oleh anak-anak sebagai sarana rekreasi, interaksi sosial, dan eksplorasi kreatif. Namun, intensitas penggunaan tersebut turut meningkatkan risiko paparan konten tidak layak, eksploitasi seksual daring, perundungan digital, hingga kebocoran data pribadi anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis tanggung jawab hukum Roblox sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat Asing dalam sistem hukum Indonesia, khususnya terkait perlindungan anak di ruang digital.

Keberadaan Roblox dalam ekosistem digital Indonesia menimbulkan konsekuensi yuridis yang tidak sederhana.Pertama, sebagai PSE Asing yang menyediakan layanan kepada masyarakat Indonesia, Roblox berada dalam lingkup kewajiban hukum yang diatur oleh UU ITE, UU Perlindungan Anak, PP 71/2019, PP 17/2025, dan Permenkominfo 2/2024.Dengan demikian, tanggung jawab hukum Roblox tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup kewajiban etis untuk menghadirkan lingkungan digital yang aman sesuai prinsip kehati-hatian dan kepentingan terbaik bagi anak.Perlindungan hukum terhadap anak sebagai pengguna Roblox terwujud melalui pendekatan preventif dan represif yang saling melengkapi.Perlindungan preventif mencakup penyediaan fitur keamanan, pembatasan usia, parental control, serta moderasi konten berbasis algoritma dan tenaga manusia.Sementara itu, perlindungan represif hadir melalui instrumen hukum yang memberikan dasar bagi negara untuk menindak pelaku penyebaran konten berbahaya, eksploitasi seksual, dan penyalahgunaan data pribadi anak, sekaligus memungkinkan penerapan sanksi administratif kepada platform yang tidak memenuhi kewajiban.Penerapan perlindungan hukum terhadap anak dalam platform gim daring menghadapi berbagai kendala.Hambatan regulatif muncul karena absennya aturan khusus yang secara langsung mengatur karakteristik teknis gim daring, sehingga beberapa risiko belum terakomodasi secara lengkap.Hambatan penegakan hukum timbul akibat sifat dunia digital yang lintas batas, penggunaan enkripsi, anonimitas pengguna, serta keterbatasan kapasitas penegak hukum.Tantangan teknis juga besar, karena fitur real-time seperti voice chat, private chat, dan sistem kreator terbuka menyulitkan moderasi secara menyeluruh.Selain itu, rendahnya literasi digital keluarga dan minimnya komunikasi orang tua-anak turut memperburuk kerentanan anak terhadap berbagai bentuk kejahatan digital.

Untuk memperkuat perlindungan anak dalam platform gim daring, pemerintah perlu memperkuat kerangka regulasi melalui penyusunan aturan khusus mengenai perlindungan anak dalam gim daring, termasuk standar verifikasi usia berbasis identitas digital, pedoman moderasi konten real-time, serta regulasi monetisasi gim seperti transaksi mikro dan loot box. Roblox sebagai PSE asing perlu meningkatkan sistem perlindungan anak melalui penerapan teknologi verifikasi usia yang lebih kuat, peningkatan kualitas moderasi AI terhadap konten berisiko, serta peningkatan transparansi kebijakan privasi dan keamanan data pribadi. Orang tua dan masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dan menerapkan pengawasan aktif terhadap aktivitas anak di platform gim daring. Sekolah diharapkan mengintegrasikan literasi digital, keamanan siber, dan etika bermedia dalam kurikulum pendidikan.

  1. Strategi Parental Control sebagai Praktik Komunikasi Keluarga dalam Menghadapi Kecanduan Game Online... journal.yp3a.org/index.php/mukasi/article/view/5270Strategi Parental Control sebagai Praktik Komunikasi Keluarga dalam Menghadapi Kecanduan Game Online journal yp3a index php mukasi article view 5270
  2. Peran Roblox dalam Pembentukan Identitas Generasi Muda: Sebuah Tinjauan Literatur | Interaction Communication... journal.pubmedia.id/index.php/interaction/article/view/4777Peran Roblox dalam Pembentukan Identitas Generasi Muda Sebuah Tinjauan Literatur Interaction Communication journal pubmedia index php interaction article view 4777
Read online
File size588.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test