ASIAASIA

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Tantangan transformasi digital bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya di Susukan, Jakarta Timur, dengan literasi digital rendah dan akses teknologi terbatas, menjadi fokus penelitian ini. Tujuan penelitian adalah meningkatkan kapasitas UMKM melalui implementasi QRIS berbasis komunitas, mendorong inklusi keuangan dan daya saing bisnis. Pendekatan partisipatif digunakan, melibatkan observasi, pelatihan, mentoring, dan evaluasi dengan delapan UMKM terpilih. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan catatan aktivitas, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan triangulasi data. Temuan mendukung model yang dapat diterapkan secara luas untuk pemberdayaan digital lokal, bermanfaat bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan komunitas dalam meningkatkan adopsi pembayaran digital dan praktik pemasaran di kalangan UMKM.

Program ini berhasil meningkatkan keterampilan digital dan adopsi QRIS, menunjukkan bahwa intervensi edukatif yang sensitif terhadap konteks dapat mendorong inklusi digital berkelanjutan dan ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput.Dampak jangka pendek terlihat pada peningkatan penggunaan platform digital untuk promosi dan sistem pembayaran non-tunai.Potensi jangka panjang adalah sebagai model pemberdayaan digital berbasis komunitas yang dapat diterapkan di wilayah perkotaan lainnya.Pendekatan partisipatif dan edukatif dalam inisiatif pelayanan masyarakat ini berkontribusi pada diskusi transformasi digital inklusif di kalangan UMKM.Namun, beberapa keterbatasan ditemukan, termasuk variasi literasi digital dan akses terbatas terhadap infrastruktur digital di antara peserta.Untuk menjamin keberlanjutan, disarankan agar inisiatif serupa mencakup mentoring jangka panjang, kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, dan akses yang lebih baik terhadap alat digital dan konektivitas internet.Dukungan yang lebih kuat dari pemerintah dan institusi juga penting untuk memaksimalkan dampak transformasi digital di tingkat akar rumput.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan literasi digital di kalangan UMKM, terutama di daerah suburban dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat namun belum sepenuhnya dilayani oleh infrastruktur digital. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan model-model mentoring berkelanjutan yang dapat diakses oleh UMKM di berbagai wilayah, dengan fokus pada peningkatan akses terhadap alat-alat digital dan pelatihan yang relevan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program-program pemberdayaan digital berbasis komunitas terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketahanan bisnis UMKM.

  1. Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Membangun Ketahanan Bisnis di Era New Normal | Journal... e-journal.unair.ac.id/JGAR/article/view/41772Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Membangun Ketahanan Bisnis di Era New Normal Journal e journal unair ac JGAR article view 41772
Read online
File size618.3 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test