STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI

Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan HaditsAl-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari masalah kemiskinan dari sudut pandang Al-Quran, dengan menekankan dua aspek utama: spiritualitas dan pemberdayaan ekonomi dalam konteks sosial kontemporer yang dinamis. Fokus penelitian terletak pada pemahaman yang menyeluruh tentang konsep kemiskinan dalam Al-Quran dan implementasinya sebagai tanggapan terhadap masalah struktural dan moral yang melampaui dimensi ekonomi semata. Secara metodologis, penelitian ini menerapkan metode kualitatif berbasis studi literatur dengan teknik tafsir tekstual untuk ayat-ayat yang relevan. Selain itu, hasil empiris tentang pemberdayaan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam dikuatkan melalui kajian komparatif. Studi ini menunjukkan bahwa Al-Quran melihat kemiskinan sebagai fenomena yang memiliki berbagai aspek: ekonomi, sosial, dan spiritual. Upaya penanggulangannya tidak hanya melalui pendekatan karitatif jangka pendek, tetapi melalui transformasi struktural berbasis keadilan distributif. Nilai-nilai etis seperti adl, yang berarti keadilan, taawun, dan iḥsan yang berarti kebaikan berkelanjutan, mendorong instrumen redistribusi kekayaan seperti zakat, infak, dan sedekah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memasukkan nilai spiritual ke dalam kebijakan sosial-ekonomi adalah cara penting untuk membangun sistem keadilan yang berkelanjutan. Penelitian ini juga menyarankan untuk membangun model pemberdayaan ekonomi yang kontekstual dan aplikatif, tetap berpegang pada prinsip-prinsip Qurani yang universal dan transformatif.

Pandangan Al-Quran terhadap kemiskinan bersifat multidimensional, mencakup aspek ekonomi, sosial, dan spiritual.Al-Quran menegaskan bahwa kemiskinan tidak semata-mata dipahami sebagai ketidakcukupan materi, tetapi juga sebagai tantangan moral dan tanggung jawab umat secara keseluruhan.Al-Quran juga menekankan bahwa kekayaan harus didistribusikan secara adil sebagai fondasi pemberdayaan, dengan menggunakan instrumen-instrumen seperti zakat, sedekah, dan berbagai mekanisme sosial lainnya yang diatur secara sistematis.Konsep islam seperti al-adl yang berarti keadilan, taawun yang berarti tolong menolong atau kerjasama, dan juga ihsan memberikan kerangka normatif dan praktis yang kuat untuk membangun strategi pemberdayaan yang menyeluruh dan berkelanjutan.Namun, untuk menerapkannya di era kontemporer, diperlukan pendekatan kontekstual dan adaptif yang mempertimbangkan dinamika sosial di seluruh dunia dan keanekaragaman masyarakat.Oleh karena itu, untuk mewujudkan keadilan sosial sebagaimana dikehendaki Al-Quran, penting untuk memasukkan dimensi spiritual dan sosial ke dalam kebijakan pemberdayaan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model pemberdayaan ekonomi yang kontekstual dan aplikatif, dengan mempertimbangkan dinamika sosial dan keanekaragaman masyarakat. Model ini harus didasarkan pada prinsip-prinsip Qurani yang universal dan transformatif, serta mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kebijakan pemberdayaan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi konkret untuk mengatasi kemiskinan struktural, seperti implementasi sistem distribusi kekayaan yang adil dan inklusif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada upaya membangun sistem keadilan sosial yang berkelanjutan, sesuai dengan visi Al-Quran.

  1. Al-Amanah Fil Quran | Rusydi | Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits. al amanah fil quran rusydi... doi.org/10.35931/am.v3i1.3793Al Amanah Fil Quran Rusydi Al Muhith Jurnal Ilmu Quran dan Hadits al amanah fil quran rusydi doi 10 35931 am v3i1 3793
  2. Kemiskinan dalam Al-Qur'an: Perspektif Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi dalam Konteks Sosial Kontemporer... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-muhith/article/view/5333Kemiskinan dalam Al Quran Perspektif Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi dalam Konteks Sosial Kontemporer jurnal stiq amuntai ac index php al muhith article view 5333
  3. Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Al Qur’an | Sany | Jurnal Ilmu Dakwah.... doi.org/10.21580/jid.v39.1.3989Prinsip Prinsip Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Al QurAoan Sany Jurnal Ilmu Dakwah doi 10 21580 jid v39 1 3989
Read online
File size368.29 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test