JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial TeknikEquivalent: Jurnal Ilmiah Sosial TeknikPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bubuk batu laterit sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan dan densitas mortar. Metode eksperimen kuantitatif dengan pengujian laboratorium digunakan. Bubuk batu laterit yang lolos ayakan 200-mesh digunakan sebagai pengganti semen sebagian pada tingkat substitusi mulai dari 0% hingga 10% berdasarkan berat semen. Campuran mortar disiapkan dengan rasio semen-terhadap-pasir 1:3 dan rasio air-semen 0,5. Pengujian kuat tekan dan densitas dilakukan pada spesimen kubus berukuran 50 mm × 50 mm × 50 mm pada umur pengawetan 7, 14, 21, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi, mencapai 20,33 MPa, diperoleh pada substitusi bubuk batu laterit 3% setelah 28 hari pengawetan. Tingkat substitusi yang melebihi 3% mengakibatkan penurunan bertahap dalam kuat tekan, yang mengindikasikan penurunan kinerja mortar pada rasio penggantian yang lebih tinggi. Studi ini menyimpulkan bahwa bubuk batu laterit dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai pengganti sebagian semen dalam mortar pada tingkat optimum 3%. Substitusi ini tidak hanya meningkatkan kuat tekan, tetapi juga berkontribusi pada konstruksi berkelanjutan dengan mengurangi konsumsi semen dan meminimalkan eksploitasi batu kapur di Indonesia.
Studi ini menyimpulkan bahwa bubuk batu laterit dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai pengganti sebagian semen dalam mortar pada tingkat optimum 3%.Substitusi ini tidak hanya meningkatkan kuat tekan, tetapi juga berkontribusi pada konstruksi berkelanjutan dengan mengurangi konsumsi semen dan meminimalkan eksploitasi batu kapur di Indonesia.Penggunaan bubuk batu laterit pada tingkat substitusi yang optimal menunjukkan potensi besar dalam mengurangi ketergantungan pada semen konvensional dan mempromosikan praktik konstruksi yang lebih ramah lingkungan.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi pengaruh jenis semen yang berbeda terhadap kinerja mortar ketika dikombinasikan dengan bubuk batu laterit.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperluas pemahaman tentang potensi bubuk batu laterit dalam campuran mortar. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh jenis semen yang berbeda terhadap kinerja mortar dengan penambahan bubuk batu laterit. Hal ini penting untuk memastikan kompatibilitas antara semen dan material tambahan, serta mengoptimalkan formulasi mortar untuk berbagai aplikasi konstruksi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi durabilitas mortar yang mengandung bubuk batu laterit dalam kondisi lingkungan yang berbeda, seperti paparan terhadap siklus pembekuan-pencairan, kelembaban tinggi, atau paparan bahan kimia agresif. Evaluasi ini akan memberikan informasi penting tentang umur pakai mortar dan keandalan struktur yang dibangun dengan mortar tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji potensi penggunaan bubuk batu laterit dalam campuran mortar untuk aplikasi khusus, seperti mortar untuk perbaikan struktur, mortar untuk konstruksi tahan gempa, atau mortar untuk aplikasi dekoratif. Dengan demikian, dapat diidentifikasi manfaat dan batasan penggunaan bubuk batu laterit dalam berbagai konteks konstruksi, sehingga dapat dimaksimalkan potensi material ini dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inovatif.
- Karakteristik Profil Endapan Nikel Laterit di Blok X, Desa Korowou, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali... doi.org/10.12962/j25023659.v9i1.15323Karakteristik Profil Endapan Nikel Laterit di Blok X Desa Korowou Kecamatan Lembo Kabupaten Morowali doi 10 12962 j25023659 v9i1 15323
- PRODUCT DESIGN AND DEVELOPMENT OF WASTE PAPER PLASTERING MORTARS MACHINE - IOPscience. product design... doi.org/10.1088/1742-6596/1529/4/042036PRODUCT DESIGN AND DEVELOPMENT OF WASTE PAPER PLASTERING MORTARS MACHINE IOPscience product design doi 10 1088 1742 6596 1529 4 042036
- Pengaruh pemanfaatan tailing terhadap kuat tekan, porositas dan absorpsi mortar Portland Composite Cement... jurnal.polimdo.ac.id/index.php/jtst/article/view/222Pengaruh pemanfaatan tailing terhadap kuat tekan porositas dan absorpsi mortar Portland Composite Cement jurnal polimdo ac index php jtst article view 222
| File size | 506.13 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Selain peran material alternatif sebagai cement substitute hal tersebut dicapai karena penggunaan superplasticizer sebagai water reducer sehingga denganSelain peran material alternatif sebagai cement substitute hal tersebut dicapai karena penggunaan superplasticizer sebagai water reducer sehingga dengan
TRISAKTITRISAKTI Studi ini menyoroti janji perencanaan penggunaan campuran yang terinformasi secara budaya sebagai paradigma berkelanjutan untuk lingkungan warisan-sensitif,Studi ini menyoroti janji perencanaan penggunaan campuran yang terinformasi secara budaya sebagai paradigma berkelanjutan untuk lingkungan warisan-sensitif,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasil menunjukkan penambahan 10% abu sekam padi dan 1% serat bambu meningkatkan kuat tekan dan lentur secara signifikan. Kuat lentur tertinggi diperolehHasil menunjukkan penambahan 10% abu sekam padi dan 1% serat bambu meningkatkan kuat tekan dan lentur secara signifikan. Kuat lentur tertinggi diperoleh
UMBUMB Pengurangan energi terikat (EE) dalam bahan bangunan adalah aspek kritis dalam konstruksi bangunan berkelanjutan. Energi terikat mengacu pada total energiPengurangan energi terikat (EE) dalam bahan bangunan adalah aspek kritis dalam konstruksi bangunan berkelanjutan. Energi terikat mengacu pada total energi
JURNALUGNJURNALUGN Hasil pengujian kuat tekan beton berdasarkan variasi campuran 5%, 10%, 15% dengan perawatan 7 hari masing-masing 10,90 ; 8,07 ; 7,09 N/mm2, kuat tekanHasil pengujian kuat tekan beton berdasarkan variasi campuran 5%, 10%, 15% dengan perawatan 7 hari masing-masing 10,90 ; 8,07 ; 7,09 N/mm2, kuat tekan
UIN MALANGUIN MALANG Arsitektur Islam menawarkan berbagai pengalaman, dari ranah pribadi individu hingga tujuan bersama masyarakat. Dengan membuat konsep dasar arsitektur IslamArsitektur Islam menawarkan berbagai pengalaman, dari ranah pribadi individu hingga tujuan bersama masyarakat. Dengan membuat konsep dasar arsitektur Islam
UNNARUNNAR The purpose of this study was to determine the effect of adding asbestos waste to cement. The method used is an experimental method based on previous research.The purpose of this study was to determine the effect of adding asbestos waste to cement. The method used is an experimental method based on previous research.
UMBUMB Beton mutu tinggi merupakan beton dengan perlakuan khusus yang tidak dapat selalu dicapai hanya dengan penggunaan material konvensional tanpa penambahanBeton mutu tinggi merupakan beton dengan perlakuan khusus yang tidak dapat selalu dicapai hanya dengan penggunaan material konvensional tanpa penambahan
Useful /
APPIHIAPPIHI Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk menganalisis argumentasi hukum yang digunakan oleh majelis hakim dalam mengesahkan perdamaianPenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk menganalisis argumentasi hukum yang digunakan oleh majelis hakim dalam mengesahkan perdamaian
Yogya UMBYogya UMB Oleh karena itu, pelatihan ini menawarkan wawasan praktis bagi guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih fungsional dan estetik.Oleh karena itu, pelatihan ini menawarkan wawasan praktis bagi guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih fungsional dan estetik.
UMBUMB 1), menunjukkan keseimbangan optimal antara sifat mekanik, porositas, dan biodegradasi, meskipun belum memenuhi standar klinis untuk tulang spongiosa.1), menunjukkan keseimbangan optimal antara sifat mekanik, porositas, dan biodegradasi, meskipun belum memenuhi standar klinis untuk tulang spongiosa.
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG UU Perkawinan hanya mengatur secara implisit mengenai perkawinan wanita hamil yaitu dalam Pasal 2 ayat (1). Sedangkan dalam KHI berpendapat bahwa hukumnyaUU Perkawinan hanya mengatur secara implisit mengenai perkawinan wanita hamil yaitu dalam Pasal 2 ayat (1). Sedangkan dalam KHI berpendapat bahwa hukumnya