ANOTEROANOTERO
Journal of Hupo_LineaJournal of Hupo_LineaPenelitian ini dilakukan dengan tujuan memahami dan menjelaskan bagaimana hukuman mati diposisikan dalam hukum Islam dan hukum positif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian komparatif dengan data yang diperoleh dari survei kepustakaan. Hukuman mati diatur baik oleh hukum Islam maupun hukum positif. Hukuman mati diperbolehkan dalam hukum Islam untuk kejahatan seperti pembunuhan dengan penggunaan cara mematikan secara sengaja, zina, perampokan, pengkhianatan, dan murtad. Sementara itu, hukuman mati juga diizinkan dalam hukum positif untuk kejahatan seperti kejahatan terhadap keamanan negara, pembunuhan berencana, pencurian, dan pemerasan.
Dalam hukum Islam, hukuman mati dijatuhkan untuk kejahatan yang berat seperti pembunuhan berencana, perzinahan, murtad, perampokan, dan pemberontakan, dengan konsep qishash yang memungkinkan penggantian hukuman mati dengan diyat bila keluarga korban memaafkan.Hukum positif Indonesia juga mensyaratkan hukuman mati bagi kejahatan serius seperti ancaman keamanan negara, pembunuhan berencana, pencurian, dan pemerasan.Kedua sistem hukum menunjukkan adanya kesamaan dalam penetapan hukuman mati untuk tindakan yang dianggap mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti persepsi masyarakat Indonesia terhadap hukuman mati dengan membandingkan sikap antar kelompok agama dan tingkat pendidikan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dukungan atau penolakan; selanjutnya, studi empiris mengenai pelaksanaan hukuman mati di Indonesia diperlukan untuk menilai kepatuhan prosedural, keadilan, dan dampak hak asasi manusia, khususnya dalam tahap persiapan, eksekusi, dan penanganan tubuh jenazah; terakhir, analisis komparatif antar negara mayoritas Muslim mengenai regulasi dan praktik hukuman mati dapat memberikan wawasan mengenai variasi interpretasi syariah dan kebijakan publik, serta menawarkan rekomendasi reformasi yang relevan bagi sistem hukum Indonesia.
| File size | 211.87 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini membandingkan konsep outsourcing dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan syirkah dalam Islam. Outsourcing diuraikan sebagaiPenelitian ini membandingkan konsep outsourcing dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan syirkah dalam Islam. Outsourcing diuraikan sebagai
PUBMEDIAPUBMEDIA Pengadilan memutuskan bahwa pengembang wajib membayar ganti rugi sebesar Rp192.730.800,00 kepada konsumen beserta biaya perkara. Putusan ini menjadi presedenPengadilan memutuskan bahwa pengembang wajib membayar ganti rugi sebesar Rp192.730.800,00 kepada konsumen beserta biaya perkara. Putusan ini menjadi preseden
PUBMEDIAPUBMEDIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena dan dampak hoaks di sektor kesehatan tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara lain,Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena dan dampak hoaks di sektor kesehatan tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara lain,
PUBMEDIAPUBMEDIA KUHP 2023 memperkenalkan reformasi signifikan, termasuk ketentuan yang lebih rinci dalam Bab VII dan sanksi alternatif seperti kerja sosial. PenelitianKUHP 2023 memperkenalkan reformasi signifikan, termasuk ketentuan yang lebih rinci dalam Bab VII dan sanksi alternatif seperti kerja sosial. Penelitian
PUBMEDIAPUBMEDIA Dalam sistem peradilan pidana Indonesia, hukuman mati masih menjadi subjek perdebatan yang kompleks, terutama terkait dengan aspek keadilan, transparansi,Dalam sistem peradilan pidana Indonesia, hukuman mati masih menjadi subjek perdebatan yang kompleks, terutama terkait dengan aspek keadilan, transparansi,
MKRIMKRI Penelitian ini mengusulkan bahwa undang-undang adalah instrumen hukum ideal untuk mengikuti keputusan MK, terutama dalam kasus pengujian Omnibus Law. Undang-undangPenelitian ini mengusulkan bahwa undang-undang adalah instrumen hukum ideal untuk mengikuti keputusan MK, terutama dalam kasus pengujian Omnibus Law. Undang-undang
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana keadaan seseorang yang membutuhkan pengampuan, (2) Mengetahui bagaimanakah peran pengampuanPenelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana keadaan seseorang yang membutuhkan pengampuan, (2) Mengetahui bagaimanakah peran pengampuan
DRIYARKARADRIYARKARA Penulis berargumen bahwa hukuman mati secara etis tidak dapat dibenarkan karena tidak dapat dipertahankan argumen-argumen yang menitikberatkan pada efekPenulis berargumen bahwa hukuman mati secara etis tidak dapat dibenarkan karena tidak dapat dipertahankan argumen-argumen yang menitikberatkan pada efek
Useful /
STAINUPWRSTAINUPWR Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas II MI Guppi At-Taqwa Kaliwader. Data dikumpulkan melalui observasiJenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas II MI Guppi At-Taqwa Kaliwader. Data dikumpulkan melalui observasi
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Studi ini bertujuan untuk menganalisis hasil klinis dari ortopedik darurat dalam pengobatan trauma ganda, dengan memfokuskan pada dampaknya pada penguranganStudi ini bertujuan untuk menganalisis hasil klinis dari ortopedik darurat dalam pengobatan trauma ganda, dengan memfokuskan pada dampaknya pada pengurangan
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Sikap umumnya mendukung efektivitas obat tetapi berhati-hati mengenai efek samping, hasil jangka panjang, dan biaya. Prediktor terkuat dari dukungan untukSikap umumnya mendukung efektivitas obat tetapi berhati-hati mengenai efek samping, hasil jangka panjang, dan biaya. Prediktor terkuat dari dukungan untuk
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Spg yang menetapkan pembunuhan berencana. Penelitian ini mengeksplorasi pertanggungjawaban pidana dalam pembunuhan berencana serta pertimbangan hakim dalamSpg yang menetapkan pembunuhan berencana. Penelitian ini mengeksplorasi pertanggungjawaban pidana dalam pembunuhan berencana serta pertimbangan hakim dalam