BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL

BMJBMJ

Pendahuluan: Agonis reseptor peptida-1 mirip glukagon (GLP-1 RA), seperti semaglutide dan tirzepatide, baru-baru ini menjadi menonjol dalam pengobatan diabetes tipe 2 dan obesitas karena kemampuannya untuk meningkatkan kontrol glikemik dan mengurangi berat badan. Namun, peningkatan pesat dalam permintaan untuk penggunaan kosmetik atau nonmedis telah menimbulkan masalah etika dan klinis. Di Arab Saudi, minat publik terhadap obat-obatan ini telah meningkat tajam, namun bukti tentang kesadaran, kepercayaan, dan sikap publik terhadap penggunaan GLP-1 masih terbatas. Penelitian ini menguji tingkat kesadaran, pengetahuan, dan persepsi publik mengenai suntikan GLP-1 dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dukungan untuk penggunaan yang lebih luas dalam pengelolaan obesitas.. Metode: Survei daring potong lintang dilakukan antara bulan Mei dan Oktober 2024 di antara orang dewasa yang tinggal di Arab Saudi. Kuesioner yang telah divalidasi menilai karakteristik sosial demografi, kesadaran, manfaat dan risiko yang dirasakan, dan sikap terhadap terapi GLP-1. Statistik deskriptif dibuat, dan regresi logistik biner digunakan untuk menentukan prediktor dukungan publik untuk memperluas penggunaan GLP-1. Persetujuan etis diperoleh dari Komite Etika Penelitian di Universitas Hail (H-2024-473).. Hasil: Sebanyak 897 tanggapan dianalisis. Sebagian besar peserta menyadari suntikan GLP-1 tetapi menunjukkan pengetahuan sedang mengenai tujuan dan keamanannya. Sikap umumnya mendukung efektivitas obat tetapi berhati-hati mengenai efek samping, hasil jangka panjang, dan biaya. Prediktor terkuat dari dukungan untuk memperluas penggunaan GLP-1 adalah keamanan jangka panjang yang dirasakan, pengetahuan yang dinilai sendiri lebih tinggi, dan kepercayaan pada kemanjuran pengobatan. Tingkat pendidikan juga dikaitkan dengan dukungan yang lebih kuat, sementara jenis kelamin dan pengaruh media tidak signifikan. Kekhawatiran yang dilaporkan termasuk ketidaknyamanan pencernaan, keamanan yang tidak pasti, dan keterjangkauan.. Kesimpulan: Temuan mengungkapkan kesadaran yang tinggi tetapi pemahaman yang terbatas tentang terapi GLP-1 di antara masyarakat Saudi. Persepsi tentang keamanan dan kemanjuran sangat memengaruhi penerimaan, menyoroti perlunya komunikasi yang jelas dan berbasis bukti serta akses yang diatur. Inisiatif pendidikan yang membahas keamanan, biaya, dan stigma dapat meningkatkan penggunaan yang bertanggung jawab sejalan dengan prioritas kesehatan nasional dan tujuan perawatan preventif dari Saudi Vision 2030.

Studi ini menawarkan pemahaman terbaru tentang bagaimana orang dewasa di Arab Saudi mempersepsikan suntikan GLP-1, menangkap campuran antusiasme, ketidakpastian, dan kesalahpahaman seputar penggunaannya untuk manajemen berat badan.Temuan menunjukkan bahwa dukungan untuk terapi GLP-1 dibentuk tidak hanya oleh manfaat yang dirasakan tetapi juga oleh kekhawatiran tentang keamanan, potensi efek samping, dan kredibilitas informasi yang tersedia.Secara keseluruhan, studi ini menyoroti perlunya komunikasi yang lebih jelas dari penyedia layanan kesehatan, pendidikan kesehatan masyarakat yang lebih kuat, dan pesan yang seimbang yang membahas janji dan keterbatasan perawatan GLP-1 dalam strategi yang lebih luas di Arab Saudi untuk perawatan obesitas.

Penelitian lanjutan dapat berfokus pada beberapa area kunci. Pertama, studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai alasan di balik keraguan masyarakat terhadap keamanan jangka panjang GLP-1, yang tampaknya menjadi penghalang utama penerimaan. Pertanyaan penelitiannya adalah: Faktor-faktor sosial, budaya, dan psikologis apa yang memengaruhi persepsi masyarakat Saudi terhadap keamanan jangka panjang penggunaan GLP-1 dalam pengelolaan obesitas? Kedua, perlu ada penelitian intervensi yang dirancang untuk meningkatkan literasi kesehatan terkait GLP-1, khususnya menargetkan kelompok dengan tingkat pendidikan rendah. Bagaimana desain pesan dan saluran komunikasi yang paling efektif untuk meningkatkan pemahaman yang akurat tentang manfaat, risiko, dan penggunaan yang tepat dari GLP-1 di antara populasi yang beragam secara sosio-ekonomi? Ketiga, studi prospektif jangka panjang dapat melacak perubahan sikap dan perilaku terkait penggunaan GLP-1 setelah intervensi pendidikan atau perubahan kebijakan, untuk mengukur dampak nyata pada adopsi dan kepatuhan terhadap pedoman yang tepat.

  1. The Stigma of Obesity: A Review and Update - Puhl - 2009 - Obesity - Wiley Online Library. stigma obesity... doi.org/10.1038/oby.2008.636The Stigma of Obesity A Review and Update Puhl 2009 Obesity Wiley Online Library stigma obesity doi 10 1038 oby 2008 636
  2. Community Insights on Drug-Herbal Interactions: A Study From Hail, Saudi Arabia | Cureus. community insights... doi.org/10.7759/cureus.72529Community Insights on Drug Herbal Interactions A Study From Hail Saudi Arabia Cureus community insights doi 10 7759 cureus 72529
  3. Systematic review of barriers and facilitators to digital health technology interventions for chronic... journals.sagepub.com/doi/10.1177/14604582251381262Systematic review of barriers and facilitators to digital health technology interventions for chronic journals sagepub doi 10 1177 14604582251381262
  4. Information bias in health research: definition, pitfalls, and adjustm | JMDH. information bias health... dovepress.com/information-bias-in-health-research-definition-pitfalls-and-adjustment-peer-reviewed-fulltext-article-JMDHInformation bias in health research definition pitfalls and adjustm JMDH information bias health dovepress information bias in health research definition pitfalls and adjustment peer reviewed fulltext article JMDH
  1. #persepsi publik#persepsi publik
Read online
File size584.63 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-24G
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test