UNTADUNTAD
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal)Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal)Latar belakang: Tempe adalah makanan yang banyak dikonsumsi karena manfaat kesehatannya, keterjangkauan, dan kesesuaian untuk konsumsi jangka panjang. Proses produksi tempe dari kedelai melibatkan beberapa tahap, termasuk perendaman, pengupasan, dan inokulasi dengan ragi Rhizopus oligosporus. Fermentasi memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas gizi tempe, terutama dengan meningkatkan kadar isoflavon aglikon. Tempe mengandung tiga jenis utama isoflavon aglikon: daidzein, glisitein, dan genistein. Di antara ini, daidzein dan genistein diklasifikasikan sebagai fitoestrogen karena kesamaan strukturalnya dengan estrogen endogen dan sifat pro-kesehatan terkaitnya. Tujuan: Penelitian ini menguji enam varietas biji kedelai dan produk tempenya, diproses menggunakan metode tradisional dan difermentasi selama tiga durasi yang berbeda (42, 47, dan 52 jam). Metode: Biji kedelai dan sampel tempe diekstraksi menggunakan metode ekstraksi dingin dan dianalisis untuk kandungan daidzein dan genistein dengan metode penambahan standar. Hasil: Hasil menunjukkan variasi kandungan daidzein dan genistein di antara enam varietas kedelai dan di antara produk tempe yang difermentasi selama durasi yang berbeda. Tempe yang dihasilkan dari varietas kedelai Dering 1 memiliki kandungan daidzein tertinggi (2,59%), sedangkan varietas Devon 1 memiliki kandungan genistein tertinggi (2,13%) setelah fermentasi selama 47 jam. Kesimpulan: Temuan ini mendukung potensi tempe yang dibuat dari varietas kedelai lokal sebagai makanan fungsional, karena kadar isoflavon bioaktifnya yang tinggi.
Tempe merupakan produk fermentasi tradisional yang dikenal memiliki kadar isoflavon, khususnya daidzein dan genistein, yang tinggi dan berkaitan dengan berbagai potensi manfaat kesehatan.Proses fermentasi secara signifikan meningkatkan kadar isoflavon ini, dengan peningkatan optimal diamati antara 42 hingga 47 jam fermentasi.Dalam studi ini, durasi fermentasi 47 jam menghasilkan konsentrasi daidzein dan genistein tertinggi.Tempe yang diproduksi dari varietas kedelai lokal umumnya menunjukkan kadar isoflavon yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang dibuat dari kedelai impor, menunjukkan potensi tempe dari varietas lokal sebagai makanan fungsional karena kadar isoflavon bioaktifnya yang tinggi.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi varietas kedelai lokal yang paling optimal dalam menghasilkan tempe dengan kandungan daidzein dan genistein tertinggi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi pertumbuhan dan teknik fermentasi. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk mengevaluasi bioavailabilitas isoflavon dari tempe yang dibuat dari berbagai varietas kedelai, untuk memahami bagaimana tubuh menyerap dan menggunakan senyawa-senyawa bermanfaat ini. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki efek konsumsi tempe yang diperkaya isoflavon terhadap kesehatan manusia, khususnya dalam kaitannya dengan pencegahan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker, serta dampaknya terhadap keseimbangan hormonal dan kesehatan tulang.
- Daidzein and Genistein Content in Tempeh Products from Several Local Soybean Varieties | Jurnal Farmasi... doi.org/10.22487/j24428744.2025.v11.i2.17247Daidzein and Genistein Content in Tempeh Products from Several Local Soybean Varieties Jurnal Farmasi doi 10 22487 j24428744 2025 v11 i2 17247
- SciELO Brazil - Chemical composition of tempeh from soybean cultivars specially developed for human consumption... doi.org/10.1590/S0101-20612012005000085SciELO Brazil Chemical composition of tempeh from soybean cultivars specially developed for human consumption doi 10 1590 S0101 20612012005000085
| File size | 1.33 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PELNIPELNI Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatan harga diri pada pasien gangguan jiwa dengan harga diri rendah setelah diberikan terapi okupasiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatan harga diri pada pasien gangguan jiwa dengan harga diri rendah setelah diberikan terapi okupasi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Instrumen yang digunakan adalah kuesioner self efficacy manajemen PJK dan kuesioner SC CHDI. Analisis data dilakukan menggunakan uji Pearson. Hasil penelitianInstrumen yang digunakan adalah kuesioner self efficacy manajemen PJK dan kuesioner SC CHDI. Analisis data dilakukan menggunakan uji Pearson. Hasil penelitian
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF 000; r=0. 785), yang menunjukan korelasi yang sangat kuat. Pasien dengan efikasi diri tinggi cenderung lebih patuh dalam menjalankan diet, sedangkan efikasi000; r=0. 785), yang menunjukan korelasi yang sangat kuat. Pasien dengan efikasi diri tinggi cenderung lebih patuh dalam menjalankan diet, sedangkan efikasi
UMNYARSIUMNYARSI Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan Cross Sectional dengan pendekatan metode kuantitatif dengan restrospektif. Populasi dalam penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah rancangan Cross Sectional dengan pendekatan metode kuantitatif dengan restrospektif. Populasi dalam penelitian
ICIICI Pasien yang menderita gagal ginjal kronis dan menjalani hemodialisa akan mengalami gangguan dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk fisik, psikologis,Pasien yang menderita gagal ginjal kronis dan menjalani hemodialisa akan mengalami gangguan dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk fisik, psikologis,
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Penelitian ini bertujuan mengukur efek antioksidan ekstrak etanol daun velvet kuning (Limnocharis Flava) pada aktivitas Malondialdehyde (MDA) di jaringanPenelitian ini bertujuan mengukur efek antioksidan ekstrak etanol daun velvet kuning (Limnocharis Flava) pada aktivitas Malondialdehyde (MDA) di jaringan
STIKES ISFISTIKES ISFI Pada penelitian ini ekstrak etanol umbi betatas ungu dibuat krim dengan tiga formula menggunakan variasi konsentrasi asam stearat yaitu: F1-6%, F2-12%,Pada penelitian ini ekstrak etanol umbi betatas ungu dibuat krim dengan tiga formula menggunakan variasi konsentrasi asam stearat yaitu: F1-6%, F2-12%,
STIKES ISFISTIKES ISFI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan salep ekstrak etanol daun pepaya. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan salep ekstrak etanol daun pepaya. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan
Useful /
ICIICI , 2022; Mallek & El-Azeem El-Hosany, 2020). Meskipun banyak penelitian telah dilakukan mengenai evaluasi praktik klinis, komponen-komponen yang secara, 2022; Mallek & El-Azeem El-Hosany, 2020). Meskipun banyak penelitian telah dilakukan mengenai evaluasi praktik klinis, komponen-komponen yang secara
ICIICI Keluarga dengan pendidikan dan ekonomi lebih tinggi cenderung memberikan perawatan yang lebih baik. Selain itu, keluarga dengan riwayat genetik gangguanKeluarga dengan pendidikan dan ekonomi lebih tinggi cenderung memberikan perawatan yang lebih baik. Selain itu, keluarga dengan riwayat genetik gangguan
UNUBLITARUNUBLITAR Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang membutuhkan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antara analisisPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang membutuhkan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antara analisis
STIKES ISFISTIKES ISFI casturi terhadap ketoksikan akut, gambaran makroskopis dan mikroskopis organ jantung tikus putih jantan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimentalcasturi terhadap ketoksikan akut, gambaran makroskopis dan mikroskopis organ jantung tikus putih jantan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental