ICIICI
Journal Of Nursing Science ResearchJournal Of Nursing Science ResearchPerawatan keluarga sangat penting bagi orang dengan gangguan jiwa, karena keluarga adalah orang yang paling utama untuk mengoptimalkan ketenangan jiwa terhadap orang dengan gangguan jiwa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perawatan keluarga terhadap orang dengan gangguan jiwa di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga orang dengan gangguan jiwa yang tercatat dan terdaftar berkunjung di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 89 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan perawatan keluarga adalah tingkat pendidikan (p=0,000), tingkat ekonomi (p=0,001), genetik (p=0,000) dan faktor yang lebih dominan pengetahuan (p=0.000 dan POR=11,340).
Tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, genetik, dan pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan perawatan keluarga terhadap orang dengan gangguan jiwa di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.Keluarga dengan pendidikan dan ekonomi lebih tinggi cenderung memberikan perawatan yang lebih baik.Selain itu, keluarga dengan riwayat genetik gangguan jiwa dan pengetahuan yang memadai juga lebih mampu memberikan perawatan secara optimal.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh program edukasi berbasis komunitas terhadap peningkatan pengetahuan keluarga dalam merawat ODGJ, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan jiwa. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas intervensi finansial seperti bantuan biaya pengobatan terhadap konsistensi perawatan keluarga pada ODGJ, apakah dukungan ekonomi langsung dapat menurunkan beban perawatan dan meningkatkan kualitas tindakan perawatan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang dinamika keluarga yang memiliki riwayat gangguan jiwa secara genetik, untuk memahami bagaimana pengalaman masa lalu membentuk pola perawatan terhadap anggota keluarga yang baru terdiagnosis gangguan jiwa. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan bagi keluarga ODGJ.
| File size | 253.5 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESUNES Penerapan asas itikad baik dalam penyelesaian sengketa perjanjian pembiayaan konsumen akibat debitur meninggal dunia pada PT Sinar Mitra Sepadan FinancePenerapan asas itikad baik dalam penyelesaian sengketa perjanjian pembiayaan konsumen akibat debitur meninggal dunia pada PT Sinar Mitra Sepadan Finance
POLBANPOLBAN 1 pada PLTS 1 MW Cirata dengan kondisi beban maksimal, diketahui bahwa sistem mengalami ketidakseimbangan beban sebesar 42,5% dan kadar harmonik arus (THDi)1 pada PLTS 1 MW Cirata dengan kondisi beban maksimal, diketahui bahwa sistem mengalami ketidakseimbangan beban sebesar 42,5% dan kadar harmonik arus (THDi)
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Hasil penelitian menunjukkan Proses perawatan yang dilakukan Caregiver untuk pasien hipertensi mempunyai lingkup sangat luas dengan melibatkan seluruhHasil penelitian menunjukkan Proses perawatan yang dilakukan Caregiver untuk pasien hipertensi mempunyai lingkup sangat luas dengan melibatkan seluruh
UMSBUMSB Latar Belakang: Pengukuran kinerja penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional rumah sakit. Observasi awal menunjukan bahwa terdapat karyawanLatar Belakang: Pengukuran kinerja penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional rumah sakit. Observasi awal menunjukan bahwa terdapat karyawan
UMSBUMSB Teknik sampling menggunakan accidental sampling, dengan menggunakan analisis univariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyakTeknik sampling menggunakan accidental sampling, dengan menggunakan analisis univariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyak
UMSBUMSB Metode: Studi observasional deskriptif menggunakan metode cross-sectional. Hasil: Total sampel studi ini adalah 302 orang. Dominasi jenis kelamin padaMetode: Studi observasional deskriptif menggunakan metode cross-sectional. Hasil: Total sampel studi ini adalah 302 orang. Dominasi jenis kelamin pada
UMSBUMSB 00 (SD=0. 000) atau rerata tingkat nyeri memiliki perbedaan antara kelompok intervensi dan control sehingga diperoleh nilai p-value (0. 024) atau kurang00 (SD=0. 000) atau rerata tingkat nyeri memiliki perbedaan antara kelompok intervensi dan control sehingga diperoleh nilai p-value (0. 024) atau kurang
UMSBUMSB Metode Penelitian: yang digunakan adalah Quasy Experiment khususnya pretest-posttest design. Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukanMetode Penelitian: yang digunakan adalah Quasy Experiment khususnya pretest-posttest design. Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan
Useful /
UNESUNES G/2023/PA. Slk dan Nomor perkara 327/Pdt. Slk, yang memperlihatkan perbedaan signifikan terkait pemberian nafkah anak. Pada satu perkara, hakim menggunakanG/2023/PA. Slk dan Nomor perkara 327/Pdt. Slk, yang memperlihatkan perbedaan signifikan terkait pemberian nafkah anak. Pada satu perkara, hakim menggunakan
UNESUNES Pelaksanaan pengawasan dihadapkan pada tiga hambatan utama. keterbatasan jumlah personel jauh di bawah kebutuhan ideal, luasnya wilayah kerja tanpa rutePelaksanaan pengawasan dihadapkan pada tiga hambatan utama. keterbatasan jumlah personel jauh di bawah kebutuhan ideal, luasnya wilayah kerja tanpa rute
STISHUSNULKHOTIMAHSTISHUSNULKHOTIMAH , yang mana menjadikan peserta didik yang beriman dan berbudi pekerti luhur serta memiliki intelektual yang tinggi sehingga dengan karakter peserta didik, yang mana menjadikan peserta didik yang beriman dan berbudi pekerti luhur serta memiliki intelektual yang tinggi sehingga dengan karakter peserta didik
UMJ PremiumUMJ Premium Beban yang diaplikasikan adalah two point loads dengan nilai pembebanan yang sama pada setiap model. Keseluruhan analisa untuk mendapatkan nilai daktilitasBeban yang diaplikasikan adalah two point loads dengan nilai pembebanan yang sama pada setiap model. Keseluruhan analisa untuk mendapatkan nilai daktilitas