UNUGHAUNUGHA
PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePenelitian ini menekankan pentingnya mengevaluasi keterampilan membaca siswa secara holistik, bukan hanya berdasarkan nilai akhir. Asesmen kognitif diagnostik digital digunakan untuk mendeteksi akurasi dan kecenderungan siswa dalam menjawab pertanyaan, membantu mengidentifikasi siswa yang menjawab dengan tebakan meskipun meraih skor tinggi. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, tes membaca dilakukan pada 70 siswa melalui aplikasi asesmen diagnostik digital. Hasilnya dianalisis menggunakan model RASCH. Studi ini menemukan bahwa beberapa siswa dengan skor tinggi menunjukkan pola tebakan. Dalam konteks pembelajaran diferensiasi, temuan ini mengusulkan agar siswa dengan skor tinggi tetapi kurang teliti dapat dikelompokkan terpisah dari siswa yang lebih mampu. Kesimpulannya, asesmen mendalam ini penting untuk pengambilan keputusan evaluatif yang lebih akurat sehingga guru dapat memberikan intervensi yang sesuai untuk pengembangan kemampuan membaca siswa.
Penelitian ini mengonfirmasi bahwa skor tinggi yang diperoleh siswa dalam tes membaca tidak selalu mencerminkan kemampuan sebenarnya.Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi hasil tes, seperti ketidakakuratan dalam menjawab, mengandalkan tebakan, serta praktik curang yang sering terjadi dalam tes konvensional.Oleh karena itu, mengandalkan skor tes saja sebagai indikator kecerdasan atau kemampuan akademik siswa dapat menyesatkan.Dalam konteks ini, penggunaan Asesmen Diagnostik Kognitif (CDA) yang standar dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan kognitif siswa.CDA tidak hanya mengidentifikasi area kekuatan, tetapi juga mengungkapkan kelemahan yang mungkin tidak terdeteksi dalam asesmen konvensional.Selain itu, hasil analisis CDA memungkinkan guru untuk membuat keputusan evaluasi yang lebih personal dalam pembelajaran.Dengan memahami kemampuan siswa yang sebenarnya, guru dapat merancang strategi pembelajaran diferensiasi yang lebih terarah, serta mengelompokkan siswa sesuai kebutuhan dan kemampuan mereka.Hal ini akan mengarah pada pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan meminimalkan kesalahan potensial dalam penilaian kemampuan siswa.Oleh karena itu, penerapan CDA dalam evaluasi pendidikan memberikan kesempatan untuk meningkatkan pemahaman dan pengajaran yang lebih sesuai untuk setiap siswa individu, menciptakan pengalaman belajar yang lebih optimal berdasarkan data akurat.
Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan sistem asesmen diagnostik digital yang lebih canggih dan mudah diakses oleh siswa dan guru, terutama di daerah dengan sumber daya terbatas. Sistem ini dapat dilengkapi dengan fitur-fitur seperti analisis data yang lebih detail, umpan balik yang lebih spesifik, dan kemampuan untuk memantau kemajuan siswa secara berkelanjutan.. . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak penggunaan CDA dalam pembelajaran diferensiasi. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana CDA dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memberikan umpan balik yang lebih spesifik dan konstruktif, serta bagaimana CDA dapat membantu dalam merancang kelompok belajar yang lebih produktif dan adaptif.. . 3. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana CDA dapat mengubah persepsi guru terhadap kecerdasan dan kemampuan siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana CDA dapat memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang kecerdasan siswa, termasuk aspek-aspek yang tidak tercermin dalam tes konvensional, seperti kemampuan berpikir kritis atau pemecahan masalah secara kreatif.
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/edu0000354APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 edu0000354
- Examining the L2 reading comprehension ability of adult ELLs: Developing a diagnostic test within the... doi.org/10.1177/0265532220941470Examining the L2 reading comprehension ability of adult ELLs Developing a diagnostic test within the doi 10 1177 0265532220941470
| File size | 191.36 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Pengukuran dilakukan menggunakan manual muscle test (MMT) dan manual abilities classification system (MACS). Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon danPengukuran dilakukan menggunakan manual muscle test (MMT) dan manual abilities classification system (MACS). Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon dan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Intervensi permainan ular tangga versi Indonesia yang dimodifikasi dilaksanakan dalam 8 sesi selama 18 minggu. Analisis data menggunakan uji t dependen.Intervensi permainan ular tangga versi Indonesia yang dimodifikasi dilaksanakan dalam 8 sesi selama 18 minggu. Analisis data menggunakan uji t dependen.
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Kesimpulan: Berdasarkan hasil di atas, terbukti bahwa akupunktur efektif dalam meningkatkan konsentrasi dan dapat secara langsung mengoptimalkan kapasitasKesimpulan: Berdasarkan hasil di atas, terbukti bahwa akupunktur efektif dalam meningkatkan konsentrasi dan dapat secara langsung mengoptimalkan kapasitas
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi akademik siswa SMA dan dapat dijadikan sebagai model pengembangan literasi di lingkunganDengan demikian, program ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi akademik siswa SMA dan dapat dijadikan sebagai model pengembangan literasi di lingkungan
STIKKENDALSTIKKENDAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan terintegrasi ke dalam kurikulum berhasil menumbuhkan karakter disiplin dan rasa tanggung jawab pada siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan terintegrasi ke dalam kurikulum berhasil menumbuhkan karakter disiplin dan rasa tanggung jawab pada siswa.
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran STEAM secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada anak usia 5-6 tahun, diHasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran STEAM secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada anak usia 5-6 tahun, di
UMLUML Subjek penelitian adalah remaja dari usia 13-21 tahun sebanyak 20 orang terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik sampling digunakanSubjek penelitian adalah remaja dari usia 13-21 tahun sebanyak 20 orang terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik sampling digunakan
CITRABAKTICITRABAKTI Sebagian masyarakat masih menganggap bahwa nilai inteligensi individu selalu diukur melalui kemampuan dalam menyelesaikan masalah matematis dengan mengesampingkanSebagian masyarakat masih menganggap bahwa nilai inteligensi individu selalu diukur melalui kemampuan dalam menyelesaikan masalah matematis dengan mengesampingkan
Useful /
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Target penelitian adalah siswa SD dan subjek penelitian adalah para pelaku budayaMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Target penelitian adalah siswa SD dan subjek penelitian adalah para pelaku budaya
UICMUICM Financial distress dimulai dari ketidakmampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya. Perusahaan yang mengalami penurunan berturut‑turut mengalami financialFinancial distress dimulai dari ketidakmampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya. Perusahaan yang mengalami penurunan berturut‑turut mengalami financial
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Iklim organisasi dan motivasi kerja masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t‑hit > t‑tabel). Secara simultan,Iklim organisasi dan motivasi kerja masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t‑hit > t‑tabel). Secara simultan,
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Oleh karena itu, perusahaan juga dituntut untuk mampu mengidentifikasi hal-hal apa saja yang menjadi kendala atau permasalahan di dalam menjalankan kegiatanOleh karena itu, perusahaan juga dituntut untuk mampu mengidentifikasi hal-hal apa saja yang menjadi kendala atau permasalahan di dalam menjalankan kegiatan