ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Anak dengan kondisi berkebutuhan khusus sangat rentan menjadi korban bullying. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan orang tua dan elemen sekolah serta meningkatkan keterampilan (guru dan tenaga kependidikan) dalam menangani dan mencegah bullying dan temper tantrum pada anak berkebutuhan khusus sehingga mewujudkan suasana kegiatan belajar yang kondusif dan terkendali dan membantu anak berkebutuhan khusus mencapai derajat kesehatan yang optimal. Kegiatan dilakukan di lokasi Mitra SLB-C YPPLB Makassar dengan metode pemberian pendidikan kesehatan berbasis video tentang pencegahan bullying pada anak berkebutuhan khusus dan short training penanganan tantrum pada anak autis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait bullying dan tantrum serta kemampuan melakukan penanganan pada anak berkebutuhan khusus yang mengalami tantrum dengan lebih baik. Selain itu, dibentuk satuan gugus tugas untuk menangani bullying di sekolah mitra sasaran.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menyimpulkan bahwa edukasi kesehatan mengenai pencegahan bullying dan penanganan tantrum pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di lingkungan sekolah mitra masih sangat relevan.Pengalaman empiris orang tua yang menghadapi berbagai bentuk perundungan menjadi bukti nyata akan urgensi intervensi yang sistematis.Intervensi berhasil meningkatkan pemahaman komunitas sekolah mengenai faktor penyebab dan strategi pencegahannya.Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan pengabdian ini telah berkontribusi pada penguatan ekosistem sekolah yang lebih tanggap, inklusif, dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas program intervensi jangka panjang terhadap penurunan kasus bullying dan tantrum pada anak berkebutuhan khusus, dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dan guru. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman dan perspektif anak berkebutuhan khusus yang menjadi korban bullying, sehingga dapat dirumuskan strategi pencegahan yang lebih personal dan efektif. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai model pemberdayaan komunitas sekolah dalam pencegahan bullying, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti karakteristik sekolah, sumber daya yang tersedia, dan tingkat partisipasi masyarakat.

  1. PERAN SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN BULLYING TERHADAP SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI X DI SURABAYA... jurnal.unipasby.ac.id/index.php/devosi/article/view/7935PERAN SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN BULLYING TERHADAP SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI X DI SURABAYA jurnal unipasby ac index php devosi article view 7935
  2. Vol. 5 (2023): August | Journal of Islamic and Muhammadiyah Studies. vol august journal islamic muhammadiyah... doi.org/10.21070/jims.v5i0Vol 5 2023 August Journal of Islamic and Muhammadiyah Studies vol august journal islamic muhammadiyah doi 10 21070 jims v5i0
Read online
File size376.39 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test