JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Pertumbuhan investasi di Jawa Timur menunjukkan kontradiksi antara realisasi investasi domestik (PMDN) yang tinggi dan investasi langsung asing (FDI) yang rendah, sehingga menekankan pentingnya strategis DPMPTSP (Direktorat Jenderal Investasi Swasta) dalam memperkuat iklim investasi regional. Studi ini menganalisis peran DPMPTSP melalui pendekatan kualitatif deskriptif, dengan fokus pada fungsi regulasi, administrasi, dan fasilitasi. Hasil menunjukkan bahwa peran regulasi terealisasi melalui harmonisasi kebijakan pusat dan daerah serta penguatan kepastian hukum melalui implementasi OSS-RBA. Dari sisi administrasi, DPMPTSP meningkatkan efisiensi layanan melalui digitalisasi perizinan dan penyederhanaan prosedur. Sementara itu, peran fasilitasi terlihat dalam bantuan investor, penyelesaian hambatan lintas sektoral, dan promosi proyek IPRO. Ketiga peran ini mendorong peningkatan investasi domestik (PMDN), meskipun kualitas institusi dan daya saing regional tetap menjadi hambatan utama dalam menarik investasi langsung asing (FDI). Secara keseluruhan, optimasi peran DPMPTSP adalah faktor kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kompetitif dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Penelitian ini menunjukkan bahwa DPMPTSP Provinsi Jawa Timur memainkan peran strategis dan menentukan dalam membentuk iklim investasi regional, khususnya di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi dan disparitas antara realisasi investasi domestik dan asing (PMDN).Peran regulasi DPMPTSP terbukti krusial dalam memperkuat kepastian hukum dan menyelaraskan kebijakan regional dengan implementasi OSS-RBA (Sistem Investasi Regional), yang menjadi fondasi utama untuk penyederhanaan regulasi dan percepatan perizinan usaha.Selain itu, peran administratifnya dapat meningkatkan kualitas layanan publik melalui digitalisasi perizinan, efisiensi prosedural, dan profesionalisme birokrasi, yang berdampak langsung pada kepercayaan investor domestik.Peran DPMPTSP sebagai fasilitator dapat memperkuat daya tarik investasi melalui bantuan komprehensif, penyelesaian hambatan lintas sektoral, dan penguatan promosi investasi berbasis proyek IPRO.Kinerja ini telah mendorong realisasi PMDN yang tinggi di Jawa Timur, tetapi belum cukup kuat untuk meningkatkan FDI secara signifikan.Kesenjangan FDI disebabkan oleh faktor institusional, integrasi sistem yang belum optimal, dan daya saing regional yang masih tertinggal dibandingkan daerah dengan ekosistem industri yang lebih matang.Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola regulasi, peningkatan kapasitas layanan administratif, dan fasilitas investor yang lebih proaktif adalah kunci dalam membangun iklim investasi yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan untuk pengembangan ekonomi Jawa Timur.

Untuk meningkatkan daya saing investasi Jawa Timur, penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi promosi investasi yang lebih terintegrasi dan inovatif. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara baru untuk mempromosikan potensi regional, seperti memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menjangkau investor global. Selain itu, penelitian dapat menganalisis efektivitas insentif investasi yang ditawarkan oleh DPMPTSP dan merekomendasikan strategi insentif yang lebih efektif untuk menarik investasi domestik dan asing. Terakhir, studi lanjutan dapat menyelidiki peran DPMPTSP dalam meningkatkan koordinasi lintas sektoral untuk mengatasi hambatan investasi, dengan tujuan menciptakan ekosistem investasi yang lebih efisien dan ramah investor di Jawa Timur.

Read online
File size215.48 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test