JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialGeopolitical changes and accelerating technological transformation have placed national leadership style as a key variable in a countrys ability to mobilize strategic resources. This article examines Xi Jinpings technocratic leadership style and Chinas national resource mobilization mechanisms, particularly the whole-of-nation system and military-civil fusion, and then assesses their implications for the reformulation of Indonesias defense strategy, focusing on the digitalization of the Indonesian National Armed Forces (TNI), the development of the domestic defense industry, and the development of superior human resources (HR). The research employs a qualitative-descriptive approach based on literature studies and policy document analysis. Procedures include systematic searches in academic databases and policy repositories, thematic coding, source triangulation, and synthesis using the PESTEL analytical framework to formulate operational policy options. The analysis shows that Xis leadership combines strategic vision with bureaucratic instruments and institutional controls, enabling him to rapidly focus funding, talent, and industrial capacity on strategic technology priorities. The whole-of-nation and military-civil fusion mechanisms have proven effective in accelerating the translation of research into dual-use applications, but their successful implementation depends on governance, industrial capacity, and external factors such as restrictions on technology exports. For Indonesia, the relevant lesson lies not in institutional imitation, but rather in the selective adoption of policy principles such as R&D prioritization, targeted incentives for industry, the establishment of a defense innovation fund, and talent development programs that must be implemented within the framework of democratic accountability, civil rights protection, and Pancasila values. In conclusion, the integration of research, industry, and defense can accelerate the modernization of Indonesias defense capabilities if implemented in a gradual, transparent manner, accompanied by strengthened governance and human resource investment.
This research demonstrates that Xi Jinpings technocratic leadership style effectively mobilizes resources through whole-of-nation mechanisms and military-civil fusion.The key takeaway for Indonesia is to selectively adopt policy principles like prioritizing strategic technologies and incentivizing industry within a democratic framework.Implementing these principles gradually, transparently, and with strengthened governance and human resource investment will accelerate the modernization of Indonesias defense capabilities while upholding its core values.
Based on the analysis of Chinas experience, several avenues for future research emerge. First, a field study examining the practical challenges of implementing digital defense systems within the TNI, including interoperability issues and cybersecurity vulnerabilities, is crucial. Second, stakeholder interviews with policymakers, defense industry leaders, and military personnel could provide valuable insights into the feasibility and effectiveness of proposed policy instruments. Third, pilot projects evaluating the impact of targeted R&D incentives and defense innovation funds on the development of domestic defense capabilities are needed. Furthermore, research should explore the ethical and legal implications of utilizing artificial intelligence in defense applications, ensuring alignment with Pancasila values and human rights principles. Finally, a comparative study of successful defense modernization strategies in other democratic countries could offer valuable lessons for Indonesia. These research efforts, totaling at least 180 words, will contribute to a more nuanced understanding of how Indonesia can strengthen its defense capabilities while safeguarding its democratic principles and long-term strategic interests.
- Kompetensi Digital dan Manajemen SDM TNI pada Era Revolusi Industri 4.0 | Prakosa | Journal of Education,... mahesainstitute.web.id/ojs2/index.php/jehss/article/view/2366Kompetensi Digital dan Manajemen SDM TNI pada Era Revolusi Industri 4 0 Prakosa Journal of Education mahesainstitute ojs2 index php jehss article view 2366
- Using thematic analysis in psychology: Qualitative Research in Psychology: Vol 3, No 2. thematic analysis... doi.org/10.1191/1478088706qp063oaUsing thematic analysis in psychology Qualitative Research in Psychology Vol 3 No 2 thematic analysis doi 10 1191 1478088706qp063oa
| File size | 278.04 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMMANUNIMMAN Tujuan penggunaan proyeksi lateral crosstable adalah untuk melihat anatomi pada bagian proximal femur dengan jelas serta ingin melihat posisi pasien denganTujuan penggunaan proyeksi lateral crosstable adalah untuk melihat anatomi pada bagian proximal femur dengan jelas serta ingin melihat posisi pasien dengan
UNIMMANUNIMMAN Di Instalasi RSI Sultan Agung Semarang menggunakan proyeksi AP dan LLD, dan waktu tunggu ekspose 5 menit. Tujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaanDi Instalasi RSI Sultan Agung Semarang menggunakan proyeksi AP dan LLD, dan waktu tunggu ekspose 5 menit. Tujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan
UIBAUIBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi dan gaya kepemimpinan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sementaraPenelitian ini menyimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi dan gaya kepemimpinan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara
CRIACRIA Penelitian dilakukan di CV. Mandala Putra serta Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan di Kabupaten Toraja Utara. Metode yang digunakanPenelitian dilakukan di CV. Mandala Putra serta Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan di Kabupaten Toraja Utara. Metode yang digunakan
CRIACRIA Tanggung jawab di Desa adalah urusan tugas pelayanan yang berpusat pada Kepala Desa. Pencapaian pembangunan Desa, pemerintah Desa membuat rencana pembangunan,Tanggung jawab di Desa adalah urusan tugas pelayanan yang berpusat pada Kepala Desa. Pencapaian pembangunan Desa, pemerintah Desa membuat rencana pembangunan,
CRIACRIA Faktor penyebab mencakup sisi internal (pendidikan, individu, ekonomi) dan eksternal (lingkungan, perkembangan global). Modus operandi mencakup pencemaranFaktor penyebab mencakup sisi internal (pendidikan, individu, ekonomi) dan eksternal (lingkungan, perkembangan global). Modus operandi mencakup pencemaran
CRIACRIA Namun, dengan melihat kondisi bahwa terdakwa adalah korban anak yang diperkosa dan mempertimbangkan dalam Undang-Undang Tentang Legalisasi Aborsi Perkosaan,Namun, dengan melihat kondisi bahwa terdakwa adalah korban anak yang diperkosa dan mempertimbangkan dalam Undang-Undang Tentang Legalisasi Aborsi Perkosaan,
CRIACRIA Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) atau metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan fakta-faktaPenelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) atau metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan fakta-fakta
Useful /
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Efektivitas Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Kelurahan Padangsambian didukung oleh struktur organisasi yang jelas, sumber daya manusiaEfektivitas Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Kelurahan Padangsambian didukung oleh struktur organisasi yang jelas, sumber daya manusia
PPICURUGPPICURUG Penanganan kebakaran ini memerlukan strategi berbeda dibandingkan kebakaran kendaraan konvensional, dengan penggunaan agen pemadam kebakaran yang diyakiniPenanganan kebakaran ini memerlukan strategi berbeda dibandingkan kebakaran kendaraan konvensional, dengan penggunaan agen pemadam kebakaran yang diyakini
PPICURUGPPICURUG Hasil penelitian menunjukkan website memungkinkan pengguna mengisi data secara lebih efisien, mendukung kampanye tanpa kertas, dan dapat diakses secaraHasil penelitian menunjukkan website memungkinkan pengguna mengisi data secara lebih efisien, mendukung kampanye tanpa kertas, dan dapat diakses secara
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan empat informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menemukan adanyaPengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan empat informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menemukan adanya