UINSAUINSA

Proceedings of Annual Islamic Conference for Learning and ManagementProceedings of Annual Islamic Conference for Learning and Management

Program Leadership and School Culture berfokus pada pembentukan karakter kepemimpinan peserta didik yang memiliki nilai juang, kesabaran, tanggung jawab, kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, serta pengabdian yang ikhlas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana program Leadership and School Culture ikut berperan dalam proses Pembangunan karakter peserta didik di Pondok Pesantren Al-Izzah tujuan guna mendukung Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs). Hal ini dibuktikan dengan profil lulusan yang ditetapkan oleh Pondok Pesantren Al-Izzah meliputi empat dimensi utama, yaitu: (1) Ketaqwaan, di mana peserta didik memiliki aqidah yang lurus, kemampuan ibadah yang benar, akhlak mulia, dan semangat perjuangan keislaman; (2) Kecerdasan, yang diwujudkan melalui prestasi akademik dan non-akademik; (3) Kemandirian, meliputi kemampuan menghasilkan karya, menyelesaikan masalah hidup, dan beradaptasi di lingkungan sosial; serta (4) Kepemimpinan, yang mencakup fisik yang sehat, kepribadian tangguh, kemampuan memimpin diri dan orang lain, serta komunikasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi di Pondok Pesantren Al-Izzah. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas program Leadership dan School Culture dalam membangun karakter peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan SDGs, terutama dalam menciptakan generasi yang bertaqwa, cerdas, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan Islami. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan lain dalam merancang program serupa guna mendukung pengembangan karakter peserta didik secara keseluruhan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al-Izzah berhasil mengintegrasikan program kepemimpinan dan budaya sekolah untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).Dengan merancang kurikulum komprehensif, melibatkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan menerapkan model kepemimpinan partisipatif, Al-Izzah mencetak lulusan yang cerdas akademik, berkarater kuat, dan peduli pada isu global.Program ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain dalam upaya mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.Namun, keberhasilan program ini membutuhkan evaluasi berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan zaman.

Mengkaji perbandingan antara model kepesantrenan yang menerapkan program kepemimpinan dan budaya sekolah dengan yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor kunci kesuksesan integrasi SDGs. Merancang penelitian evaluatif tentang dampak jangka panjang program pada keterlibatan alumni dalam pembangunan komunitas. Meneliti strategi pelatihan guru untuk memperkuat kemampuan menyelaraskan kurikulum Islam dengan nilai-nilai SDGs dalam lingkungan pesantren.

Read online
File size404.79 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test