USBIUSBI
Journal of Business And EntrepreneurshipJournal of Business And EntrepreneurshipPenelitian ini menyelidiki dampak dari familiaritas destinasi, kualitas layanan, kepuasan, nilai yang dirasakan, kepercayaan, dan citra destinasi terhadap loyalitas sikap Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) Singapura di kalangan wisatawan medis Indonesia. Sebuah studi kuantitatif dilakukan terhadap 130 wisatawan medis Indonesia yang tinggal di Jakarta dan telah menggunakan layanan medis di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) Singapura dalam tiga bulan terakhir. Untuk menguji hipotesis, analisis persamaan struktural dilakukan menggunakan perangkat lunak PLS. Temuan menunjukkan adanya asosiasi positif antara familiaritas destinasi, citra destinasi, dan loyalitas sikap terhadap Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) Singapura. Kualitas layanan memiliki efek tidak langsung pada loyalitas sikap karena kepuasan, nilai yang dirasakan, dan kepercayaan berfungsi sebagai mediator. Akhirnya, kepuasan, nilai yang dirasakan, dan kepercayaan semua memiliki dampak positif terhadap loyalitas sikap Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) Singapura.
Setelah melakukan penelitian, yang melibatkan pengumpulan dan analisis data serta pengujian hipotesis, delapan hasil telah ditarik.Hipotesis pertama, H1, dikonfirmasi berdasarkan hasil uji, yang menunjukkan korelasi sedang sebesar 32,0% dan hubungan yang signifikan (Pvalue 0,014 < Pmeasurement 0,05) antara familiaritas destinasi dan loyalitas sikap wisatawan medis Indonesia.Ada hubungan langsung antara seberapa akrab seseorang dengan destinasi dan kesetiaannya terhadap wisata medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Berdasarkan temuan, hipotesis kedua (H2) didukung, menunjukkan hubungan positif antara kualitas layanan dan kepuasan wisatawan medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Koefisien korelasi sebesar 68,7% menunjukkan asosiasi positif yang kuat antara kedua variabel dan memiliki dampak yang signifikan secara statistik (P value 0,000 < P measurement 0,05).Hipotesis ketiga, H3, dikonfirmasi berdasarkan hasil pengujian.Temuan menunjukkan korelasi yang kuat sebesar 67,8% dan dampak yang signifikan (Pvalue 0,000 < Pmeasurement 0,05) antara kualitas layanan dan nilai yang dirasakan wisatawan medis Indonesia.Ada hubungan langsung antara kualitas layanan dan nilai yang dirasakan wisatawan medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Temuan menunjukkan bahwa hipotesis keempat, H4, didukung, menunjukkan korelasi antara kualitas layanan dan kepercayaan wisatawan medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Koefisien korelasi sebesar 68,7% menunjukkan asosiasi positif yang kuat antara kedua variabel dan secara statistik signifikan (P value 0,000 < P measurement 0,05).Hipotesis kelima, H5, dikonfirmasi berdasarkan hasil uji, yang menunjukkan korelasi sedang sebesar 30,6% dan hubungan yang signifikan (Pvalue 0,001 < Pmeasurement 0,05) antara kepuasan wisatawan medis dan loyalitas sikap mereka terhadap wisata medis Indonesia.Ada hubungan langsung antara kebahagiaan wisatawan medis dan loyalitas mereka terhadap wisata medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Berdasarkan hasil, hipotesis keenam (H6) dikonfirmasi, menunjukkan hubungan antara nilai yang dirasakan wisatawan medis dan loyalitas sikap wisatawan medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Koefisien korelasi sebesar 13,3% menunjukkan asosiasi lemah antara kedua variabel dan tidak signifikan secara statistik (P value 0,323 > P measurement 0,05).Hasil uji menunjukkan korelasi sedang sebesar 21,6% dan hubungan yang signifikan (Pvalue 0,042 < Pmeasurement 0,05) antara kepercayaan wisatawan medis dan kesetiaan sikap mereka terhadap wisata medis Indonesia.Ada hubungan langsung antara kepercayaan wisatawan medis dan kesetiaan mereka terhadap wisata medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Hasil menunjukkan bahwa hipotesis kedelapan, H8, diterima, menunjukkan korelasi antara persepsi Singapura sebagai destinasi dan loyalitas sikap wisatawan medis Indonesia di Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura.Koefisien korelasi sebesar 2,1% menunjukkan hubungan yang lemah antara kedua variabel dan tidak signifikan secara statistik (P value 0,823 > tingkat signifikansi 0,05).
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki pengaruh pemasaran digital atau teknologi yang ditingkatkan terhadap loyalitas sikap wisatawan medis. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi topik ini di lokasi wisata medis lainnya. Tujuannya adalah untuk membandingkan temuan dan meningkatkan pemahaman akademik tentang penelitian wisata medis di bidang ini, serta mempromosikan pertumbuhan wisata medis di Indonesia. Penelitian juga dapat menggabungkan berbagai metodologi penelitian, seperti pendekatan kuantitatif dan kualitatif, bersama dengan wawancara individu dan diskusi kelompok fokus (FGD). Selain itu, tidak ada dampak yang signifikan dari nilai yang dirasakan wisata medis terhadap loyalitas wisatawan medis Indonesia atau kerabat mereka terhadap Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura. Citra destinasi Singapura juga tidak mempengaruhi secara signifikan loyalitas sikap wisatawan medis Indonesia terhadap Rumah Sakit Mount Elizabeth (MEH) di Singapura. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk penyelidikan lebih lanjut tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap persepsi nilai wisatawan. Selain itu, telah ditentukan bahwa elemen citra destinasi tidak memiliki dampak yang signifikan pada loyalitas sikap wisatawan. Karena lingkup penelitian ini terbatas pada wisatawan medis Indonesia yang tinggal di Jakarta, akan sulit untuk memperoleh representasi responden yang lebih luas dari lokasi lain dan meningkatkan ukuran sampel.
| File size | 469.65 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALTSMJURNALTSM Penelitian ini menggunakan analisa regresi berganda unutk menguji hipotesis. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan TobinsQ. Hasil empirisPenelitian ini menggunakan analisa regresi berganda unutk menguji hipotesis. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan TobinsQ. Hasil empiris
FEBUBHARA SBYFEBUBHARA SBY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance, struktur modal, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan properti danPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance, struktur modal, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan properti dan
EBSINAEBSINA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas intervensi keperawatan dalam bimbingan sistem kesehatan. Metode penelitian menggunakan desain penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas intervensi keperawatan dalam bimbingan sistem kesehatan. Metode penelitian menggunakan desain penelitian
UKMCUKMC Jumlah pengamatan yang digunakan sebanyak 130 pengamatan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil regresi linear berganda menunjukkan bahwaJumlah pengamatan yang digunakan sebanyak 130 pengamatan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil regresi linear berganda menunjukkan bahwa
EBSINAEBSINA Intervensi dilakukan dengan terapi inhalasi sederhana menggunakan uap minyak kayu putih yang disertai pemeriksaan fisik dan pengukuran tanda-tanda vital.Intervensi dilakukan dengan terapi inhalasi sederhana menggunakan uap minyak kayu putih yang disertai pemeriksaan fisik dan pengukuran tanda-tanda vital.
YLIIYLII Metode: Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2019-2020. Populasi penelitian iniMetode: Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2019-2020. Populasi penelitian ini
HARPRESSIDHARPRESSID Penelitian ini mengkaji pengaruh Kinerja Keuangan (Return on Assets), Rasio Lancar (Current Ratio), Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt to Equity Ratio),Penelitian ini mengkaji pengaruh Kinerja Keuangan (Return on Assets), Rasio Lancar (Current Ratio), Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt to Equity Ratio),
STIAMISTIAMI Hambatan 1) Tidak ada program khusus atau program prioritas untuk pengembangan kompetensi profesional dosen, 2) Tidak ada program pelatihan berkelanjutanHambatan 1) Tidak ada program khusus atau program prioritas untuk pengembangan kompetensi profesional dosen, 2) Tidak ada program pelatihan berkelanjutan
Useful /
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Balanced Scorecard (BSC) merupakan alat strategis yang efektif untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja secara keseluruhan dalam sektorBalanced Scorecard (BSC) merupakan alat strategis yang efektif untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja secara keseluruhan dalam sektor
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Teknologi pemasaran dapat meningkatkan kinerja UMKM, sedangkan manajemen keuangan berperan sebagai pendukung. Penelitian ini merekomendasikan bahwa UMKMTeknologi pemasaran dapat meningkatkan kinerja UMKM, sedangkan manajemen keuangan berperan sebagai pendukung. Penelitian ini merekomendasikan bahwa UMKM
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Selanjutnya, mereka membandingkan angka *rating* dan *share* untuk mengidentifikasi program dengan *rating* tertinggi dan memahami preferensi penonton.Selanjutnya, mereka membandingkan angka *rating* dan *share* untuk mengidentifikasi program dengan *rating* tertinggi dan memahami preferensi penonton.
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Umumnya, industri ekonomi kreatif berawal dari usaha kecil dan menengah (UKM) yang berkembang menjadi besar. Keberadaan internet yang lahir dari perkembanganUmumnya, industri ekonomi kreatif berawal dari usaha kecil dan menengah (UKM) yang berkembang menjadi besar. Keberadaan internet yang lahir dari perkembangan