UMJ PremiumUMJ Premium
KAIS Kajian Ilmu SosialKAIS Kajian Ilmu SosialSalah satu upaya yang dilakukan untuk menaungi Masyarakat miskin dan kaum dhuafa yaitu mendirikan yayasan sebagai wadah organisasi pelayanan kemanusiaan. Yayasan diharapkan dapat melindungi, memelihara atau meningkatkan kesejahteraan pribadi individu dan komunitas dengan cara memberikan pemberdayaan dan pelayanan sosial kepada mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk dan proses implementasi program pemberdayaan dan pelayanan kemanusiaan di Yayasan Mutiara Harapan. Namun untuk menjalankan program-program tersebut dibutuhkan orang-orang yang bersedia secara lahir dan jiwa raga untuk membantu Yayasan yaitu para Relawan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Yayasan Mutiara Harapan, dapat disimpulkan pertama bahwa Yayasan Mutiara Harapan memiliki beberapa program yang diantaranya yaitu wakaf, pendidikan, kemanusiaan, dan keagamaan. Dari setiap program tersebut memiliki kegiatan yang berbeda-beda.Kedua, Implementasi program pemberdayaan dan pelayanan diantaranya; (1) Program pendidikan terdiri dari kegiatan Gerakan orangtua peduli, kegiatan rumah bimbel, pelatihan komputer, dan wisata anak ceria, (2) program kemanusiaan terdiri dari jumat bersih, beras nusantara untuk keluargaku, cek kesehatan gratis, membangun kemandirian ekonomi, peduli bencana alam, (3) program keagamaan terdiri dari dzikir dan doa bersama, tahfidz al-quran kegiatan bulan Ramadhan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Yayasan Mutiara Harapan, dapat disimpulkan pertama bahwa Yayasan Mutiara Harapan memiliki beberapa program yang diantaranya yaitu wakaf, pendidikan, kemanusiaan, dan keagamaan.Dari setiap program tersebut memiliki kegiatan yang berbeda-beda.Kedua, implementasi program pemberdayaan dan pelayanan diantaranya.(1) Program pendidikan terdiri dari kegiatan Gerakan orangtua peduli, kegiatan rumah bimbel, pelatihan komputer, dan wisata anak ceria, (2) program kemanusiaan terdiri dari jumat bersih, beras nusantara untuk keluargaku, cek kesehatan gratis, membangun kemandirian ekonomi, peduli bencana alam, (3) program keagamaan terdiri dari dzikir dan doa bersama, tahfidz al-quran kegiatan bulan Ramadhan.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang terdapat dalam paper, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas program pemberdayaan sosial yang dijalankan oleh Yayasan Mutiara Harapan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengukur indikator-indikator ekonomi seperti pendapatan, pengeluaran, dan tingkat kemiskinan sebelum dan sesudah mengikuti program.. . Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam peran relawan dalam keberhasilan program pelayanan kemanusiaan. Penelitian ini dapat menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk menggali motivasi, tantangan, dan strategi relawan dalam menjalankan tugasnya.. . Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana Yayasan Mutiara Harapan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sipil, untuk memperluas jangkauan dan dampak program pemberdayaan sosial. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan studi kasus untuk menganalisis model kerjasama yang efektif dan berkelanjutan.
- PROGRAM PENDIDIKAN PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN PADA PEMUDA | EMPATI: Jurnal... journal.uinjkt.ac.id/index.php/empati/article/view/18227PROGRAM PENDIDIKAN PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN PADA PEMUDA EMPATI Jurnal journal uinjkt ac index php empati article view 18227
- PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH YAYASAN KUNTUM INDONESIA MELALUI KEWIRAUSAHAAN SOSIAL KAMPOENG WISATA BISNIS... doi.org/10.15408/empati.v8i1.14334PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH YAYASAN KUNTUM INDONESIA MELALUI KEWIRAUSAHAAN SOSIAL KAMPOENG WISATA BISNIS doi 10 15408 empati v8i1 14334
| File size | 457.21 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IJNMSIJNMS Pengetahuan (p = 0,001, r = 0,274), motivasi (p = 0,008, r = 0,218), dan dukungan sosial (p = 0,005, r = 0,231). Faktor yang paling dominan mempengaruhiPengetahuan (p = 0,001, r = 0,274), motivasi (p = 0,008, r = 0,218), dan dukungan sosial (p = 0,005, r = 0,231). Faktor yang paling dominan mempengaruhi
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini yaitu 7 orang. Teknik analisis data yaitu reduksi kata, penyajianJenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini yaitu 7 orang. Teknik analisis data yaitu reduksi kata, penyajian
LARISMALARISMA Evaluasi pembelajaran merupakan bagian penting dalam proses pendidikan karena berfungsi untuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran sekaligus mengevaluasiEvaluasi pembelajaran merupakan bagian penting dalam proses pendidikan karena berfungsi untuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran sekaligus mengevaluasi
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa faktor struktural, kultural, dan institusional merupakanDengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa faktor struktural, kultural, dan institusional merupakan
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepalaMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala
UPBUPB Permasalahan utama di desa ini mencakup rendahnya literasi, kurangnya kesadaran terhadap isu sosial (seperti bullying dan perlindungan anak), lemahnyaPermasalahan utama di desa ini mencakup rendahnya literasi, kurangnya kesadaran terhadap isu sosial (seperti bullying dan perlindungan anak), lemahnya
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini juga menyelidiki hubungan antara identitas Melayu dan Islam, terutama setelah kemerdekaan Malaysia pada tahun 1957, menyoroti pentingnyaPenelitian ini juga menyelidiki hubungan antara identitas Melayu dan Islam, terutama setelah kemerdekaan Malaysia pada tahun 1957, menyoroti pentingnya
KEMENSOSKEMENSOS Penelitian ini berfokus untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kapital (ekonomi, sosial, embodied dan digital) yang dimiliki oleh penerima bantuan sosialPenelitian ini berfokus untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kapital (ekonomi, sosial, embodied dan digital) yang dimiliki oleh penerima bantuan sosial
Useful /
UPBUPB KKN kelompok 5 Universitas Panca Bhakti dilaksanakan di Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, selama satu bulan (1–31 AgustusKKN kelompok 5 Universitas Panca Bhakti dilaksanakan di Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, selama satu bulan (1–31 Agustus
KEMENSOSKEMENSOS Bantuan sosial merupakan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan, terutama di daerah perdesaan yang rentan secara ekonomi. Penelitian ini bertujuanBantuan sosial merupakan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan, terutama di daerah perdesaan yang rentan secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan
LMULMU Semua balok menggunakan beton normal dengan mutu rencana 30 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola retak pada semua balok dimulai dari tumpuan danSemua balok menggunakan beton normal dengan mutu rencana 30 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola retak pada semua balok dimulai dari tumpuan dan
LMULMU Dengan demikian, kadar aspal optimum (KAO) yang direkomendasikan adalah 6,0%, menghasilkan stabilitas 1150,65 kg, flow 3,13 mm, rasio 1,15, VIM 3,48%,Dengan demikian, kadar aspal optimum (KAO) yang direkomendasikan adalah 6,0%, menghasilkan stabilitas 1150,65 kg, flow 3,13 mm, rasio 1,15, VIM 3,48%,