FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER

International Journal of Libraries, Information and ArchivesInternational Journal of Libraries, Information and Archives

Kelompok musik tradisional merupakan bagian penting dari budaya nasional yang sering termarjinalkan secara sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk marginalisasi sosial yang dialami oleh pelaku musik tradisional dalam mengakses jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa faktor struktural, kultural, dan institusional merupakan hambatan utama dalam akses kelompok ini terhadap program jaminan sosial. Penelitian ini mengusulkan pendekatan kebijakan yang lebih inklusif serta pendampingan intensif bagi pekerja informal sektor budaya untuk memastikan perlindungan sosial yang komprehensif. Studi ini juga berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang keadilan sosial dalam perlindungan tenaga kerja.

Kelompok musik tradisional di Indonesia masih mengalami marginalisasi sosial yang signifikan dalam mengakses BPJS Ketenagakerjaan.Marginalisasi ini terjadi secara sistematis melalui rendahnya literasi sosial, hambatan teknis dalam mengakses BPJS, dan kurangnya pengakuan terhadap pekerjaan mereka.Perlunya mendorong regulasi terkait promosi budaya dan ekonomi kreatif untuk mengakomodasi perlindungan hak-hak pekerja seni secara lebih spesifik.Tanpa intervensi kebijakan yang inklusif dan pendekatan berbasis komunitas, kelompok ini akan terus berada di pinggiran sistem jaminan sosial nasional.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas program sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang disesuaikan dengan karakteristik kelompok musik tradisional, termasuk penggunaan bahasa daerah dan pendekatan berbasis komunitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan yang melibatkan aktor lokal, seperti tokoh masyarakat dan organisasi seni, untuk membantu pelaku musik tradisional dalam proses pendaftaran dan pemanfaatan program BPJS Ketenagakerjaan. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak kebijakan afirmasi yang dirancang khusus untuk melindungi hak-hak pekerja seni, termasuk jaminan sosial, kesehatan, dan pendapatan yang layak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi pelaku musik tradisional di Indonesia, serta memperkuat keberlanjutan budaya bangsa.

  1. LITERASI INFORMASI SEJAK DINI: PENGETAHUAN BARU BAGI ANAK USIA DINI | JIV-Jurnal Ilmiah Visi. literasi... doi.org/10.21009/JIV.0802.10LITERASI INFORMASI SEJAK DINI PENGETAHUAN BARU BAGI ANAK USIA DINI JIV Jurnal Ilmiah Visi literasi doi 10 21009 JIV 0802 10
Read online
File size150.35 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test