USIUSI
Bilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisBilingual : Jurnal Pendidikan Bahasa InggrisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan diskusi kelompok terhadap keterampilan berbicara siswa kelas tujuh SMPN 4 Pematangsiantar. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen sejati. Populasi penelitian terdiri dari 313 siswa kelas tujuh yang tersebar dalam 10 kelas, sedangkan sampel yang diambil berjumlah 64 siswa yang dibagi ke dalam dua kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan pre‑test dan post‑test, sedangkan analisis data dilakukan dengan program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung (4,553) lebih besar dari t tabel (1,695) pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = 31, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Nilai post‑test secara signifikan lebih tinggi daripada nilai pre‑test, menandakan bahwa penggunaan diskusi kelompok secara efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Diskusi kelompok dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang memperkuat kepercayaan diri, kerja tim, koreksi pengucapan, dan penemuan kosakata baru, sehingga dapat dianggap sebagai metode pengajaran yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa SMP.
Analisis statistik menunjukkan bahwa nilai t hitung (4,553) melebihi nilai t tabel (1,695) pada α = 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan terdapat pengaruh signifikan penggunaan model diskusi kelompok terhadap keterampilan berbicara siswa kelas tujuh SMPN 4 Pematangsiantar.Siswa pada kelas eksperimen yang menerima pembelajaran melalui diskusi kelompok menunjukkan tingkat keaktifan yang lebih tinggi, serta peningkatan kemampuan berbicara yang tercermin dari hasil post‑test.Penerapan strategi diskusi kelompok yang meliputi stimulasi pendapat, koreksi pengucapan, dan kolaborasi dalam menyusun teks prosedur terbukti meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara secara jelas dan tenang.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas antara metode diskusi kelompok tradisional dengan penggunaan platform kolaboratif digital, seperti aplikasi video konferensi, dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas tujuh, sehingga dapat diketahui apakah teknologi digital memberikan tambahan manfaat atau justru mengurangi interaksi tatap muka. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti keberlanjutan peningkatan kemampuan berbicara setelah intervensi diskusi kelompok, misalnya dengan melakukan evaluasi kembali pada akhir semester atau pada tahun ajaran berikutnya, untuk menilai sejauh mana keterampilan yang diperoleh dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki pengaruh variasi ukuran dan komposisi kelompok (misalnya kelompok heterogen versus homogen dalam hal kemampuan bahasa) terhadap hasil belajar berbicara, dengan tujuan menemukan konfigurasi kelompok yang paling optimal untuk memaksimalkan partisipasi, motivasi, dan pencapaian akademik siswa.
- The Application of Group Discussion Method to Improvr the Students’ Achievement on Speaking Skills... jurnal.usi.ac.id/index.php/jbl/en/article/view/1998The Application of Group Discussion Method to Improvr the StudentsAo Achievement on Speaking Skills jurnal usi ac index php jbl en article view 1998
- Research Approach: A Comparative Analysis of Quantitative and Qualitative Methodologies in Social Science... doi.org/10.20944/preprints202412.1128.v1Research Approach A Comparative Analysis of Quantitative and Qualitative Methodologies in Social Science doi 10 20944 preprints202412 1128 v1
- Pioneer: journal of Language and Literature. study teaching speaking techniques peace english course... unars.ac.id/ojs/index.php/pioneer/article/view/1382Pioneer journal of Language and Literature study teaching speaking techniques peace english course unars ac ojs index php pioneer article view 1382
| File size | 351.32 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA Persentase tujuan belajar yang tercapai sepenuhnya juga meningkat dari 71,4% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hal ini terlihat bahwa penerapanPersentase tujuan belajar yang tercapai sepenuhnya juga meningkat dari 71,4% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hal ini terlihat bahwa penerapan
UNIPEMUNIPEM Hasil dari pengolahan data dan pengujian berdasarkan perhitungan metode Analytical Hierarchy Process didapatkan bahwa kriteria Kualitas Sekolah Dasar menjadiHasil dari pengolahan data dan pengujian berdasarkan perhitungan metode Analytical Hierarchy Process didapatkan bahwa kriteria Kualitas Sekolah Dasar menjadi
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Namun, ditemukan tiga kelemahan kritis: (1) tidak adanya asesmen diagnostik untuk memetakan kebutuhan individu siswa, bertentangan dengan prinsip pembelajaranNamun, ditemukan tiga kelemahan kritis: (1) tidak adanya asesmen diagnostik untuk memetakan kebutuhan individu siswa, bertentangan dengan prinsip pembelajaran
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Nilai rata-rata kelas naik 20%, dan partisipasi aktif siswa dalam diskusi serta tugas daring meningkat 30%. Siswa juga lebih mudah memahami konsep berkatNilai rata-rata kelas naik 20%, dan partisipasi aktif siswa dalam diskusi serta tugas daring meningkat 30%. Siswa juga lebih mudah memahami konsep berkat
PRINPRIN Evaluasi ini bertujuan untuk memahami sejauh mana kualitas RPP dalam mencakup kompetensi yang diharapkan dan sejauh mana RPP tersebut dapat mendukung prosesEvaluasi ini bertujuan untuk memahami sejauh mana kualitas RPP dalam mencakup kompetensi yang diharapkan dan sejauh mana RPP tersebut dapat mendukung proses
PRINPRIN A. 2022/2023. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Pahae Julu T. 2022/2023 yang berjumlah 34 siswa dan objek dalam penelitian ini adalahA. 2022/2023. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Pahae Julu T. 2022/2023 yang berjumlah 34 siswa dan objek dalam penelitian ini adalah
SEMINAR IDSEMINAR ID Sekolah Menengah Atas merupakan jenjang terakhir yang wajib ditempuh sebelum melanjutkan pendidikan pada tingkat lebih tinggi seperti Diploma ataupun Sarjana.Sekolah Menengah Atas merupakan jenjang terakhir yang wajib ditempuh sebelum melanjutkan pendidikan pada tingkat lebih tinggi seperti Diploma ataupun Sarjana.
STTSSTTS Memanfaatkan teknologi, keterbatasan akses informasi dan materi belajar, terutama keterbatasan ruang dan waktu dapat dijembatani dengan menggunakan E-learning.Memanfaatkan teknologi, keterbatasan akses informasi dan materi belajar, terutama keterbatasan ruang dan waktu dapat dijembatani dengan menggunakan E-learning.
Useful /
USIUSI This study emphasizes the importance of vocabulary instruction as a foundation for developing speaking skills in English learning. Based on the researchThis study emphasizes the importance of vocabulary instruction as a foundation for developing speaking skills in English learning. Based on the research
PRINPRIN Setelah data diperoleh, kemudian dihitung secara manual panjang pipa air yang terpasang adalah 32.645 m dengan 86 verteks dan 100 edges, kemudian panjangSetelah data diperoleh, kemudian dihitung secara manual panjang pipa air yang terpasang adalah 32.645 m dengan 86 verteks dan 100 edges, kemudian panjang
PRINPRIN Algoritma Nearest Neighbor merupakan Algoritma yang sederhana dan cepat untuk membangun panjang tur awal yang layak dari TSP dimana teknik mengambil jarakAlgoritma Nearest Neighbor merupakan Algoritma yang sederhana dan cepat untuk membangun panjang tur awal yang layak dari TSP dimana teknik mengambil jarak
PRINPRIN Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemecahan masalah merupakan keterampilan yang penting baik dalam pembelajaran di satuan pendidikan maupun di kehidupanPenelitian ini menyimpulkan bahwa pemecahan masalah merupakan keterampilan yang penting baik dalam pembelajaran di satuan pendidikan maupun di kehidupan