STAI ALISTAI ALI

Efada : Jurnal Pengabdian MasyarakatEfada : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako merupakan bagian dari pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KUKERTA Almunawwir STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, Fakultas Tarbiyah, Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Kegiatan ini bertujuan membantu meningkatkan kondisi ekonomi warga kurang mampu di Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Sebanyak 60 warga mendapatkan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahap: pengumpulan data warga kurang mampu melalui wawancara dengan ketua RT, persiapan pengemasan sembako, dan distribusi langsung kepada penerima manfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga setempat. Hasilnya menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif, meskipun terbatas, terhadap kesejahteraan masyarakat. Ke depannya, diusulkan untuk memperluas cakupan penerima manfaat dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah setempat guna menciptakan pemerataan distribusi bantuan.

Kegiatan pengabdian KUKERTA Almunawwir STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya di Desa Watusigar, Gunungkidul, melalui pembagian sembako kepada 60 warga kurang mampu, dapat sedikit membantu perekonomian warga setempat.Kegiatan ini menunjukkan wujud nyata pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya dapat memperluas jangkauan penerima manfaat dan meningkatkan kerjasama dengan pemerintah setempat untuk pemerataan bantuan.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari bantuan sembako terhadap perubahan perilaku ekonomi masyarakat Watusigar, seperti peningkatan usaha mikro atau partisipasi dalam program pelatihan keterampilan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai model bantuan sosial, termasuk bantuan sembako, transfer tunai, atau program pemberdayaan ekonomi, untuk menentukan pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kemitraan yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya pengentasan kemiskinan, dengan mempertimbangkan potensi sumber daya lokal dan kearifan tradisional untuk menciptakan solusi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

  1. Peran Mahasiswa dalam Pengentasan Kemiskinan: Pembagian Sembako di Desa Watusigar sebagai Wujud Pengabdian... doi.org/10.54214/efada.Vol1.Iss2.734Peran Mahasiswa dalam Pengentasan Kemiskinan Pembagian Sembako di Desa Watusigar sebagai Wujud Pengabdian doi 10 54214 efada Vol1 Iss2 734
Read online
File size381.98 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test