ITNYITNY

KURVATEKKURVATEK

Industri pertambangan batubara menghasilkan limbah cair yang berpotensi mencemari lingkungan. Hasil analisis air limbah tambang batubara di PT Mifa Bersaudara menunjukkan parameter pH, Fe, dan Mn sudah sesuai baku mutu. Namun, kadar Total Suspended Solid (TSS) masih melebihi batas yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas awal air limbah tambang batubara serta menganalisis efektivitas cangkang telur dan kulit pisang sebagai biokoagulan alami dalam menurunkan TSS. Penelitian dilakukan melalui uji laboratorium menggunakan metode jar test pada air limbah dari Water Monitoring Point 13 di PT Mifa Bersaudara. Variasi yang digunakan meliputi dosis koagulan cangkang telur (0-5 g/L) dan kulit pisang (0-2 g/L) dengan waktu sedimentasi 30, 60, 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum cangkang telur 2 g/L pada waktu 30 menit dapat menurunkan TSS dari 489 mg/L menjadi 138 mg/L, sedangkan dosis kulit pisang 1 g/L dapat menurunkan TSS menjadi 181 mg/L. Pemanfaatan biokoagulan alami ini terbukti efektif dan berpotensi menjadi alternatif ramah lingkungan sebagai pengganti koagulan kimia dalam pengolahan air limbah tambang batubara.

Cangkang telur dan kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai biokoagulan alami untuk menurunkan TSS pada air limbah tambang batubara.Dosis optimum cangkang telur 2 g/L dengan waktu sedimentasi 30 menit dapat menurunkan TSS dari 489 mg/L menjadi 138 mg/L, sementara dosis optimum kulit pisang 1 g/L dengan waktu sedimentasi 30 menit dapat menurunkan TSS menjadi 181 mg/L.Kedua bahan ini terbukti lebih ramah lingkungan dan mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan dibandingkan penggunaan koagulan kimia.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas biokoagulan lain seperti limbah makanan lainnya (contoh: kulit jagung atau bubuk kopi) dalam menurunkan TSS pada jenis air limbah lain. Penelitian juga perlu membandingkan efisiensi biocoagulants berbasis limbah organik dengan variasi komposisi (campuran cangkang telur dan kulit pisang) untuk mencapai optimalisasi biaya dan efektivitas. Selain itu, perlu dilakukan studi lanjutan terkait dampak jangka panjang penggunaan biokoagulan alami pada lingkungan, khususnya terhadap ekosistem air dan keanekaragaman hayati di sekitar lokasi penambangan.

  1. EFFECTIVENESS OF EGGSHELL AND BANANA PEEL BIOCOAGULANTS IN REDUCING TSS IN COAL MINE WASTEWATER | KURVATEK.... doi.org/10.33579/krvtk.v10i2.6196EFFECTIVENESS OF EGGSHELL AND BANANA PEEL BIOCOAGULANTS IN REDUCING TSS IN COAL MINE WASTEWATER KURVATEK doi 10 33579 krvtk v10i2 6196
Read online
File size608.34 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-3AL
DMCAReport

Related /

ads-block-test