STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikJurnal Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikTingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Sukabumi 2024 belum mencapai target 80% yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dengan capaian rata-rata hanya 69,78%. Rendahnya angka ini menunjukkan adanya hambatan dalam keterlibatan politik masyarakat, salah satunya yang berkaitan dengan perilaku pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku pemilih terhadap tingkat partisipasi dalam Pilkada. Perilaku pemilih dikaji melalui pendekatan sosiologis, psikologis, dan rasional. Di Kota Sukabumi, perilaku pemilih cenderung rasional-pragmatis, yaitu memilih berdasarkan pertimbangan manfaat langsung dan kepentingan pribadi yang konkret. Penelitian ini menggunakan metode mixed method, dengan pengumpulan data melalui survei, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa perilaku pemilih berpengaruh signifikan terhadap partisipasi, baik secara individu maupun kolektif. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa perilaku pemilih, khususnya yang bersifat rasional-pragmatis, berkontribusi positif terhadap peningkatan partisipasi dalam Pilkada Kota Sukabumi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pendekatan psikologis dan sosiologis masih relevan sebagai bagian dari kerangka teoritis perilaku pemilih, dalam praktiknya pendekatan rasional kini lebih dominan dalam mendorong partisipasi pemilih, khususnya di tingkat politik lokal.Namun, bentuk dominasi ini cenderung bersifat transaksional, menandakan pergeseran dari partisipasi berbasis nilai dan identitas menuju keputusan yang lebih pragmatis dan berorientasi hasil.Melemahnya loyalitas ideologis dan ikatan sosial menjadi indikator berkurangnya pengaruh emosi dan identitas kelompok dalam menentukan pilihan politik masyarakat.
Untuk meningkatkan kualitas partisipasi pemilih, perlu ada upaya sistematis untuk meningkatkan literasi politik masyarakat agar rasionalitas pemilih tidak hanya pragmatis-transaksional, tetapi bertumpu pada pemahaman yang lebih dalam terhadap isu publik dan proses demokrasi. Selain itu, aktor politik dan penyelenggara pemilu perlu menyusun pendekatan yang mampu menjawab pertimbangan kalkulatif pemilih secara substantif, misalnya dengan menonjolkan rekam jejak, solusi kebijakan konkret, dan keberlanjutan program tanpa mengandalkan iming-iming materi atau janji sesaat. Penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi intervensi kebijakan yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemilih yang lebih berkualitas dan bebas dari praktik transaksional.
- The measurement of party identification in Britain: Where do we stand now?: British Elections & Parties... doi.org/10.1080/13689880108413051The measurement of party identification in Britain Where do we stand now British Elections Parties doi 10 1080 13689880108413051
- MAX WEBER: Two Puzzling Questions | Archives of Business Research. max weber two puzzling questions archives... scholarpublishing.org/index.php/ABR/article/view/2654MAX WEBER Two Puzzling Questions Archives of Business Research max weber two puzzling questions archives scholarpublishing index php ABR article view 2654
- Perilaku Pemilih dan Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada Kota Sukabumi Tahun 2024 | Jurnal Ilmu Sosial... journal.stisipolrajahaji.ac.id/index.php/jisipol/article/view/277Perilaku Pemilih dan Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada Kota Sukabumi Tahun 2024 Jurnal Ilmu Sosial journal stisipolrajahaji ac index php jisipol article view 277
- 0. bu8 6k e1 fy 7q dqju ji hn s0 ln 0i fk dq et wn 4i nown nz ow jm ny ij bo bs sc doi.org/10.3389/fpsyg.2023.12181040 bu8 6k e1 fy 7q dqju ji hn s0 ln 0i fk dq et wn 4i nown nz ow jm ny ij bo bs sc doi 10 3389 fpsyg 2023 1218104
| File size | 370.95 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Dengan demikian, ketiadaan kepastian hukum dan mekanisme sanksi yang memadai pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 menyebabkan kerentanan sistem akuntabilitasDengan demikian, ketiadaan kepastian hukum dan mekanisme sanksi yang memadai pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 menyebabkan kerentanan sistem akuntabilitas
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Oleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan sekolah dan intervensi pedagogis berkelanjutan, seperti pelatihan guru dan pengembangan materi ajar yangOleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan sekolah dan intervensi pedagogis berkelanjutan, seperti pelatihan guru dan pengembangan materi ajar yang
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Budaya organisasi tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerjaBudaya organisasi tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penerapan strategi Fonik secara eksplisit, bertahap, dan sistematis terbukti mampu membangun kompetensi dasar dalam kesadaran fonologis, yang meliputiPenerapan strategi Fonik secara eksplisit, bertahap, dan sistematis terbukti mampu membangun kompetensi dasar dalam kesadaran fonologis, yang meliputi
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) yang dioperasikan melalui perangkatTeknik analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) yang dioperasikan melalui perangkat
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Fenomena ini tidak hanya memengaruhi aspek psikologis, tetapi juga berimplikasi pada perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisFenomena ini tidak hanya memengaruhi aspek psikologis, tetapi juga berimplikasi pada perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Implikasi temuan ini dapat digunakan dalam berbagai bidang seperti fisika dan teknik. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metodelogi analisisImplikasi temuan ini dapat digunakan dalam berbagai bidang seperti fisika dan teknik. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metodelogi analisis
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran PhET sangat berguna dalam proses pembelajaran materi gelombang berjalan dan stasioner. PenggunaanPenelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran PhET sangat berguna dalam proses pembelajaran materi gelombang berjalan dan stasioner. Penggunaan
Useful /
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Penelitian ini menyimpulkan bahwa festival internasional dapat menjadi platform strategis dalam diplomasi budaya dan internasionalisasi seni tradisional,Penelitian ini menyimpulkan bahwa festival internasional dapat menjadi platform strategis dalam diplomasi budaya dan internasionalisasi seni tradisional,
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA W. F. Hegel. Pendekatan ini menekankan interaksi pemahaman tradisional dan modern dan menyoroti betapa dinamisnya pembentukan identitas. Melalui pendekatanW. F. Hegel. Pendekatan ini menekankan interaksi pemahaman tradisional dan modern dan menyoroti betapa dinamisnya pembentukan identitas. Melalui pendekatan
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Selain itu, keberadaan FDI dalam konteks tersebut dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi internasional, memperluas kapasitasSelain itu, keberadaan FDI dalam konteks tersebut dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi internasional, memperluas kapasitas
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Cyberbullying menyebabkan penurunan kepercayaan diri, kesejahteraan emosional yang buruk, dan gangguan psikosomatis seperti sakit kepala, migrain, danCyberbullying menyebabkan penurunan kepercayaan diri, kesejahteraan emosional yang buruk, dan gangguan psikosomatis seperti sakit kepala, migrain, dan