UNTAGUNTAG

Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi Indonesia

Agresivitas merupakan perilaku destruktif yang sering muncul pada usia remaja. Tujuan penelitian ini untuk menguji hipotesis bahwa ada hubungan antara kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual dengan agresivitas pada remaja. Subjek penelitian terdiri dari 120 siswa SMAN 1 Grogol Kabupaten Kediri Jawa Timur. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala dari tiga variabel tersebut. Data analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi kemudian dilanjutkan dengan korelasi parsial. Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis tersebut terbukti, ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual dengan agresivitas, baik secara simultan maupun terpisah. Remaja yang memiliki kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual tinggi cenderung rendah dalam perilaku agresif.

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan negatif antara kecerdasan emosi dan spiritual dengan agresivitas pada remaja.Kecerdasan emosi berkontribusi sebesar 25,1% dan kecerdasan spiritual 47,9%.Remaja dengan kecerdasan emosi dan spiritual lebih tinggi menunjukkan perilaku agresif yang lebih rendah.

Penelitian lanjutan dapat mempelajari pengaruh media sosial terhadap perilaku agresif remaja. Selain itu, perlu diteliti interaksi antara kecerdasan emosi dan spiritual dalam konteks budaya berbeda. Studi juga bisa fokus pada pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritual sebagai upaya pencegahan kekerasan di kalangan remaja.

Read online
File size44.08 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test