WIRARAJAWIRARAJA

Journal of Food Technology and AgroindustryJournal of Food Technology and Agroindustry

Laro merupakan salah satu bahan pengawet alami pada jus siwalan yang dibuat dari kulit pohon dan dicampurkan setelah dihancurkan secara kasar. Penelitian ini menggunakan kulit laro dari pohon mete serta kulit pohon lainnya. Tujuan penelitian adalah menentukan kualitas jus siwalan dengan menggunakan berbagai jenis laro. Perlakuan dalam penelitian meliputi: jus siwalan tanpa penggunaan laro, nira siwalan yang menggunakan kulit pohon laro, dan nira siwalan yang menggunakan kulit pohon mete. Pada ketiga perlakuan tersebut, pasangan uji yang berbeda dilakukan terhadap rasa, warna, aroma, kekeruhan, serta uji pH. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rasa, warna, aroma, kekeruhan, dan pH pada jus siwalan masing‑masing perlakuan. Perlakuan terbaik untuk mutu nira siwalan adalah penggunaan laro dari pohon mete.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan berbagai jenis laro dapat mempengaruhi mutu nira siwalan, baik dari segi organoleptik maupun penurunan kenaikan pH.Di antara perlakuan yang diuji, penggunaan kulit jambu mete sebagai laro memberikan kualitas organoleptik terbaik.Oleh karena itu, kulit jambu mete direkomendasikan sebagai bahan laro yang paling efektif untuk mempertahankan mutu nira siwalan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji aktivitas antimikroba dari berbagai jenis kulit laro tanaman lain terhadap pertumbuhan mikroorganisme pada nira siwalan, sehingga dapat diketahui mana yang paling efektif menunda fermentasi. Selanjutnya, perlu dievaluasi pengaruh variasi konsentrasi kulit jambu mete sebagai laro terhadap sifat fisikokimia (pH, kekeruhan, kandungan gula) dan umur simpan nira selama periode penyimpanan yang lebih lama (misalnya hingga 30 hari) pada suhu berbeda, guna menentukan dosis optimal. Selain itu, pengembangan model prediktif dengan menggunakan metode response surface methodology dapat membantu mengoptimalkan kombinasi tipe dan konsentrasi laro untuk memperoleh kualitas organoleptik tertinggi sekaligus meminimalkan penurunan pH pada nira siwalan.

Read online
File size142.85 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test