UNJUNJ

Jurnal Sains GeografiJurnal Sains Geografi

Telukbetung Timur merupakan salah satu kecamatan di Kota Bandar Lampung yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tsunami akibat pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia, serta aktivitas tektonik dari Gunung Krakatau dan Sesar Semangko. Faktor geologis ini meningkatkan potensi gempa dan tsunami di wilayah tersebut, sebagaimana tercermin dari peristiwa tahun 1883 dan 2018. Dalam upaya mitigasi, dilakukan pemetaan jalur evakuasi tsunami menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan pendekatan network analysis untuk menentukan rute tercepat menuju shelter. Wilayah penelitian terbagi ke dalam zona sangat tinggi seluas 274,93 ha, zona tinggi 153,54 ha, dan zona aman 696,03 ha. Hasil menunjukkan empat jalur evakuasi utama yang mengarah ke enam shelter, sebagian besar berada di masjid dan mushola yang terletak di zona aman dan pada area dengan elevasi lebih tinggi. Shelter tambahan berupa sekolah juga dianalisis, namun tidak digunakan sebagai shelter utama karena keterbatasan struktur dan fungsi. Jalur evakuasi yang dirancang mempertimbangkan topografi, aksesibilitas, dan kapasitas shelter untuk memastikan proses evakuasi berlangsung cepat dan aman.

Telukbetung Timur memiliki tingkat kerawanan tsunami yang tinggi, terutama di area rendah dan padat penduduk.Upaya mitigasi dapat dilakukan melalui penyediaan shelter evakuasi dan perencanaan jalur evakuasi yang tepat untuk efektivitas penyelamatan saat bencana.Peningkatan mitigasi memerlukan pemetaan partisipatif, simulasi evakuasi berkala, dan penyesuaian kebijakan tata ruang untuk mencegah pembangunan di zona berisiko tinggi.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemahaman perilaku masyarakat dalam merespons peringatan dini tsunami, termasuk faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang memengaruhi kecepatan dan efektivitas evakuasi. Selain itu, studi tentang efektivitas berbagai jenis shelter, termasuk bangunan sekolah dan fasilitas publik lainnya, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan aspek struktural, kapasitas, dan aksesibilitas. Terakhir, pengembangan sistem peringatan dini tsunami berbasis komunitas yang terintegrasi dengan teknologi modern, seperti aplikasi seluler dan media sosial, dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mengurangi risiko korban jiwa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan mitigasi bencana tsunami di wilayah Telukbetung Timur dan wilayah pesisir lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan kompleksitas interaksi antara faktor alam, lingkungan binaan, dan perilaku manusia.

  1. Building Vulnerability Analysis Due to Tsunami by Using Probabilistic Tsunami Hazard Assessment (PTHA):... e3s-conferences.org/10.1051/e3sconf/202344701003Building Vulnerability Analysis Due to Tsunami by Using Probabilistic Tsunami Hazard Assessment PTHA e3s conferences 10 1051 e3sconf 202344701003
  2. Mitigasi Risiko Tsunami Berbasis Kerentanan Wilayah dan Persebaran Shelter Evakuasi di Telukbetung Timur... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jsg/article/view/58183Mitigasi Risiko Tsunami Berbasis Kerentanan Wilayah dan Persebaran Shelter Evakuasi di Telukbetung Timur journal unj ac unj index php jsg article view 58183
  3. Building Vulnerability Analysis Due to Tsunami by Using Probabilistic Tsunami Hazard Assessment (PTHA):... doi.org/10.1051/e3sconf/202344701003Building Vulnerability Analysis Due to Tsunami by Using Probabilistic Tsunami Hazard Assessment PTHA doi 10 1051 e3sconf 202344701003
  1. #simulasi evakuasi#simulasi evakuasi
  2. #mitigasi bencana#mitigasi bencana
Read online
File size745.55 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3rV
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test