POLITAPPOLITAP

JTM : JURNAL TEKNIK MESINJTM : JURNAL TEKNIK MESIN

Pemeriksaan 1000 km merupakan bagian dari perawatan awal kendaraan baru yang bertujuan untuk memastikan performa optimal dan mendeteksi masalah sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak . Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen lapangan dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi langsung dan wawancara dengan kepala bengkel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan ini memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan efisiensi mesin, pengurangan emisi, dan pencegahan kerusakan dini. Selain aspek teknis, pelayanan pemeriksaan juga berdampak terhadap tingkat kepuasan pelanggan, khususnya dalam hal efektivitas pelayanan, kualitas informasi yang diberikan, dan komunikasi teknisi. Pemeriksaan 1000 km terbukti tidak hanya memperpanjang usia pakai kendaraan dan menjaga performa mesin, tetapi juga memperkuat loyalitas konsumen terhadap layanan bengkel. Dengan demikian, pemeriksaan ini menjadi elemen penting dalam strategi pelayanan purna jual, karena memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mendukung reputasi bengkel. Studi ini menegaskan bahwa kombinasi antara kualitas teknis dan pelayanan yang baik merupakan kunci utama dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang memuaskan.

Pemeriksaan 1000 km sangat krusial dalam menjaga performa optimal mesin kendaraan dan memastikan keamanan pengendara dengan mengidentifikasi potensi kerusakan atau kebutuhan perawatan sejak dini, sehingga dapat mencegah kegagalan mesin yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.Lebih dari itu, pemeriksaan ini juga meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap bengkel atau perusahaan, memperkuat hubungan mereka melalui pengalaman layanan yang positif.Disarankan agar seluruh pemilik kendaraan tidak mengabaikan jadwal pemeriksaan ini, dan bengkel serta perusahaan otomotif terus mengedukasi pelanggan tentang manfaat dan urgensi pemeriksaan 1000 km.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak pemeriksaan 1000 km terhadap biaya perawatan kendaraan secara keseluruhan dalam jangka panjang. Hal ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas biaya dari pemeriksaan awal ini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem penilaian kepuasan pelanggan yang lebih terstruktur dan terukur, dengan mempertimbangkan berbagai aspek pelayanan seperti kecepatan, keramahan, dan kejelasan informasi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penerapan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, untuk meningkatkan efisiensi proses pemeriksaan 1000 km dan memberikan pengalaman yang lebih personal bagi pelanggan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana memaksimalkan manfaat pemeriksaan 1000 km bagi pemilik kendaraan, bengkel, dan industri otomotif secara keseluruhan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan purna jual dan kepuasan pelanggan.

  1. PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG INDUSTRI OTOMOTIF | JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas... doi.org/10.35968/jsi.v6i2.282PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG INDUSTRI OTOMOTIF JSI Jurnal Sistem Informasi Universitas doi 10 35968 jsi v6i2 282
  1. #kepuasan pelanggan#kepuasan pelanggan
  2. #industri otomotif#industri otomotif
Read online
File size285.2 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-3qO
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test