UBHARAUBHARA
INTELEKTUAL (Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi)INTELEKTUAL (Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi)Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Implementasi program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Melalui E-Warung di Kelurahan Sumput Kecamatan Driyorejo. Bantuan pangan non tunai merupakan bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) setiap bulannya Rp.200.000 dengan melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warung/pedagang bahan pangan yang telah bekerja sama dengan bank. Tujuan program bantuan pangan non tunai ini adalah mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat (KPM) melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan. Kelompok sasaranya adalah keluarga penerima manfaat. Pelaksana program ini adalah menteri sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada implementasi bantuan pangan non tunai (BPNT) melalui e-warung dikelurahan sumput kecamatan driyorejo. Dengan menggunakan teori George Edward III dengan menggunakan4 indikator yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat indikator sudah tercapai tetapi belum maksimal.
Implementasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui E-warung di Kelurahan Sumput Kecamatan Driyorejo merupakan upaya mereformasi program Subsidi Rastra.Pelaksanaan Program BPNT di Kelurahan Sumput telah dilaksanakan sejak bulan Januari tahun 2019.Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan antara lain.Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi.Implementasi program ini menghadapi kendala seperti minimnya pengetahuan KPM, kurangnya pengawasan, dan keterlambatan penyaluran, namun didukung oleh partisipasi masyarakat, lokasi e-warung yang strategis, dan komitmen pemerintah.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program BPNT dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat secara holistik, tidak hanya dari segi pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga aspek pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi aktif KPM dalam memanfaatkan e-warung, termasuk aspek literasi digital dan aksesibilitas. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana program BPNT dapat diintegrasikan dengan program-program pemberdayaan masyarakat lainnya, seperti pelatihan keterampilan dan akses terhadap modal usaha, sehingga dapat menciptakan efek domino yang positif bagi peningkatan kualitas hidup KPM.
| File size | 157.1 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBHARAUBHARA Terlepas dari beberapa permasalahan di atas, peneliti menyimpulkan kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen pada tahun 2016 sudahTerlepas dari beberapa permasalahan di atas, peneliti menyimpulkan kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen pada tahun 2016 sudah
UMSUMS Selain itu, advokasi pengolahan mie cassava berbasis pangan lokal tinggi protein dikembangkan sebagai upaya pemenuhan gizi balita melalui Pemberian MakananSelain itu, advokasi pengolahan mie cassava berbasis pangan lokal tinggi protein dikembangkan sebagai upaya pemenuhan gizi balita melalui Pemberian Makanan
UPN VeteranUPN Veteran Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang baik meningkatkan kepuasan masyarakat penerima bantuan pangan beras di Kelurahan Bukit Surungan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang baik meningkatkan kepuasan masyarakat penerima bantuan pangan beras di Kelurahan Bukit Surungan.
KEMENSOSKEMENSOS Perubahan kebijakan penyaluran BPNT dilakukan tanpa adanya evaluasi dan monitoring yang terukur mengakibatkan kebijakan BPNT tidak memilih arah dan tujuanPerubahan kebijakan penyaluran BPNT dilakukan tanpa adanya evaluasi dan monitoring yang terukur mengakibatkan kebijakan BPNT tidak memilih arah dan tujuan
UNRIUNRI Data sekunder tersebut konsep implementasi smart farming. Hasil penelitian bahwa dinas ini berupaya untuk meningkatkan indeks ketahanan pangan di KotaData sekunder tersebut konsep implementasi smart farming. Hasil penelitian bahwa dinas ini berupaya untuk meningkatkan indeks ketahanan pangan di Kota
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penyuluh pertain menjadi agen perubahan yang dapat menjadikan petani lebih baik dan meningkatkan produktivitasnya guna meningkatkan ketahanan pangan. KabupatenPenyuluh pertain menjadi agen perubahan yang dapat menjadikan petani lebih baik dan meningkatkan produktivitasnya guna meningkatkan ketahanan pangan. Kabupaten
UMPUMP Dengan jumlah penduduk sekitar 1. 755.400 jiwa, daerah ini masih mengalami surplus pangan pokok sebesar 53.637 ton beras. Tingginya konsumsi beras mengindikasikanDengan jumlah penduduk sekitar 1. 755.400 jiwa, daerah ini masih mengalami surplus pangan pokok sebesar 53.637 ton beras. Tingginya konsumsi beras mengindikasikan
UGMUGM Berbeda dengan kajian sebelumnya yang melihat faktor kelembagaan dan doktrin militer, studi ini menunjukkan bahwa peran penting otoritas politik dalamBerbeda dengan kajian sebelumnya yang melihat faktor kelembagaan dan doktrin militer, studi ini menunjukkan bahwa peran penting otoritas politik dalam
Useful /
RAHARJARAHARJA Tujuan dari makalah ini adalah untuk menunjukkan bagaimana evolusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam bidang partisipasi budaya digital telahTujuan dari makalah ini adalah untuk menunjukkan bagaimana evolusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam bidang partisipasi budaya digital telah
UPN VeteranUPN Veteran Namun, implementasi e-procurement juga menghadapi tantangan, terutama terkait kesiapan infrastruktur teknologi dan kompetensi digital SDM. Oleh karenaNamun, implementasi e-procurement juga menghadapi tantangan, terutama terkait kesiapan infrastruktur teknologi dan kompetensi digital SDM. Oleh karena
UPN VeteranUPN Veteran Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah Desa Suko dengan informan utama terdiri dari pejabatPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah Desa Suko dengan informan utama terdiri dari pejabat
UPN VeteranUPN Veteran Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, danTeknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan