UBHARAUBHARA

INTELEKTUAL (Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi)INTELEKTUAL (Jurnal Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi)

Polisi Wanita (Polwan) merupakan bagian penting dari institusi kepolisian. Dalam pelaksanaan tugasnya, Polwan memiliki peran dan fungsi strategis, yaitu sebagai penegak hukum, pelindung, serta penyedia layanan kepada masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban umum. Pada era digital, keberadaan Polwan sangat diperlukan untuk menangani masalah konten media sosial yang masif di platform digital. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran Polwan pada era digital, selain tugas utama penegakan hukum, juga berperan sebagai aktor utama dalam mengisi konten media sosial sebagai sarana edukasi kesadaran hukum demi terciptanya keamanan dan ketertiban publik. Untuk melaksanakan peran ganda tersebut, Polwan harus memiliki keterampilan literasi digital yang memadai.

Globalisasi dan kemajuan teknologi informasi menuntut Polri, khususnya Polisi Wanita, untuk memiliki kemampuan organisasi, SDM, dan infrastruktur yang mumpuni.Polwan dengan kepekaan gendernya berperan penting dalam penanggulangan kejahatan berbasis seksual serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, terutama melalui pemanfaatan media digital.Oleh karena itu, peningkatan literasi digital Polwan menjadi prioritas strategis demi efektivitas tugas ganda sebagai penegak hukum dan edukator hukum di era digital.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji tingkat literasi digital di antara anggota Polwan di berbagai daerah Indonesia untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi dan faktor‑faktor yang mempengaruhinya. Selain itu, diperlukan studi intervensi yang merancang dan menguji program pelatihan literasi digital khusus bagi Polwan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap efektivitas penyuluhan hukum dan penanggulangan kejahatan siber di masyarakat. Selanjutnya, perbandingan antara unit kepolisian yang dipimpin oleh Polwan dengan unit campuran gender dalam penanganan kasus kejahatan berbasis digital dapat memberikan wawasan tentang kontribusi kepekaan gender terhadap hasil penegakan hukum dan kepuasan publik.

  1. #implementasi program#implementasi program
  2. #administrasi publik#administrasi publik
Read online
File size1.84 MB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3hT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test