UBTUBT

J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu PertanianJ-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian

Cabai (Capsicum frutescens L.) merupakan tanaman hortikultura dari familia Solanaceae dengan nilai ekonomi tinggi. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai serta menentukan konsentrasi PGPR optimal untuk meningkatkan perkembangan dan produktivitas tanaman. Penelitian dilakukan di Desa Lakessi, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Hasil menunjukkan aplikasi PGPR berdampak signifikan pada tinggi tanaman tetapi tidak pada jumlah daun. Konsentrasi PGPR K2 (12,5 ml/L air) menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tertinggi (42,33 cm), sementara jumlah daun tertinggi tercatat pada K2 (50,67 daun) meskipun perbedaan tidak signifikan secara statistik.

Aplikasi PGPR tidak berdampak signifikan pada tinggi tanaman cabai, tetapi berdampak signifikan pada jumlah daun.Konsentrasi PGPR K2 (12,5 ml/L) meningkatkan tinggi tanaman hingga 42,33 cm, sedangkan jumlah daun mencapai 50,67 daun tanpa perbedaan signifikan pada parameter tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mempelajari dampak jangka panjang aplikasi PGPR terhadap kesuburan tanah dan produktivitas cabai di lahan terdegradasi. Selain itu, perlu diuji penyesuaian konsentrasi PGPR berdasarkan jenis tanah atau kondisi iklim lokal. Ide lain adalah mengkombinasikan PGPR dengan pupuk organik atau teknik pertanian berkelanjutan untuk mengevaluasi sinergi antara agen biologis dan input tradisional dalam peningkatan hasil tanaman.

  1. #hasil tanaman#hasil tanaman
  2. #spodoptera frugiperda#spodoptera frugiperda
Read online
File size416.5 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3qN
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test